Jokowi Wariskan Utang Rp8.000 Triliun di Akhir Jabatan, Ditanggung Presiden Baru

Jum'at, 22 Desember 2023 - 13:35 WIB
loading...
Jokowi Wariskan Utang...
Jokowi bakal mewariskan utang kepada calon presiden baru terpilih mencapai Rp8.000 triliun di akhir jabatan. FOTO/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Pemerintah kembali menarik utang baru sebesar Rp90,94 triliun sepanjang bulan November 2023 lalu. Sehingga posisi utang pemerintah per November sebesar Rp8.041 triliun.

Peneliti Ekonomi CORE (Center of Reform on Economic) Yusuf Rendy Manilet mengatakan dengan penambahan utang baru tersebut juga sejalan dengan peningkatan rasio utang terhadap Produk Domestik Bruto pada Bulan November sebesar 38,11%. Menurut Yusuf, peningkatan utang baru tersebut tentunya bakal PR (Pekerjaan Rumah) baru bagi pemerintah di Tahun depan.

"Penambahan (utang) yang terjadi punya konsekuensi, bagaimana pun pemerintah ingin menyasar agar rasio utang terhadap PDB itu setidaknya kembali sebelum terjadinya pandemi, penambahan ini menjadi PR Pemerintah nantinya dalam jangka menengah dan panjang," ujar Yusuf dalam Market Review IDXChannel, Jumat (22/12/2023).

Baca Juga: Kabar Buruk! Utang Baru Indonesia Bisa Tembus Rp2.000 Triliun per Tahun hingga Kiamat

Namun demikian, Yusuf menilai penambahan utang yang dilakukan pemerintah kadang kurang optimal. Sebab realisasi belanja hanya gencar dilakukan ketika sudah memasuki kuartal IV atau akhir tahun saja.

"Sayangnya kalau konteks belanja, ini PR yang terjadi setiap tahun diangkat pemerintah dalam hal realisasi belanja. Kalau kita lihat polanya, umumnya di kuartal IV pertumbuhan realisasi belanja pemerintah mengalami peningkatan, baik di pusat maupun di daerah, sehingga dugaan saya di akhir tahun Belanja baru di gas, untuk bisa lebih tinggi realisasinya," lanjut Yusuf.

"Kalau sudah menarik utang, dan realisasi belum baik, makanya itu kemudian menjadi diskursus tersendiri, perlu ada peningkatan realisasi pemerintah," sambungnya.

Baca Juga: Naik! Utang Luar Negeri Indonesia Tembus Rp6.079 Triliun

Lebih lanjut, Yusuf menjelaskan penambahan beban utang negara baru yang tembus Rp8.000 triliun itu akan menjadi PR bagi siapapun capres - cawapres yang terpilih tahun depan. Sebab jatuh tempo utang 2-3 tahun kedepan itu relatif lebih besar jika dibandingkan dengan kondisi beberapa tahun sebelumnya.

"Tentu kalau jatuh tempo utang, Pemerintah perlu memikirkan strategi apakah kemudian melakukan refinancing, atau kemudian membayarkan utangnya. Ini akan berkaitan dengan kondisi ekonomi global dan domestik, termasuk didalamnya suku bunga acuan," pungkasnya.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Panda Bond Bakal Dinilai...
Panda Bond Bakal Dinilai Lembaga Rating China, Purbaya Tak Peduli Hasil S&P dan Moody's
Purbaya soal Anggaran...
Purbaya soal Anggaran MBG: Saya Maunya Nol, Tapi Nggak Bisa Kan
Purbaya Buka Peluang...
Purbaya Buka Peluang Kerek Dana Transfer ke Daerah di 2027 hingga Rp90 Triliun
Purbaya Pede Harga BBM...
Purbaya Pede Harga BBM Pertamax Bakal Turun Efek Damai AS-Iran
Ekonom Soroti Data Positif...
Ekonom Soroti Data Positif Fiskal dan Investasi, Narasi Sell Indonesia Dinilai Keliru
Dongkrak Investasi Rp69,3...
Dongkrak Investasi Rp69,3 Triliun, BP Batam Buktikan Mampu Mandiri Tanpa APBN
Kunjungi Maliosewu,...
Kunjungi Maliosewu, Jokowi Jajan Es Teh Manis
Jokowi Minta Kader PSI...
Jokowi Minta Kader PSI Hidupkan Mesin Partai sampai Tingkat Desa
Ahmad Ali Beberkan Alasan...
Ahmad Ali Beberkan Alasan Jokowi Turun Langsung Keliling Daerah
Rekomendasi
Sensasi Merayakan Cinta...
Sensasi Merayakan Cinta di Kapel Tebing Bali 70 Meter di Atas Samudera Hindia
Timnas Iran Pulang Tanpa...
Timnas Iran Pulang Tanpa Kekalahan
Mahasiswa Doktoral UNJ...
Mahasiswa Doktoral UNJ Perkuat Literasi Keuangan bagi Calon Guru Malaysia di UTHM
Berita Terkini
Pemerintah Akan Turunkan...
Pemerintah Akan Turunkan Harga Gas Industri Senin Besok, Said Iqbal: Mitigasi PHK Massal
IHSG Pekan Depan Diprediksi...
IHSG Pekan Depan Diprediksi Rawan Koreksi, Bakal Menguji Level 5.723-5.784
Ancaman PHK Masih Mengintai,...
Ancaman PHK Masih Mengintai, Said Iqbal: Dipicu Kenaikan Harga BBM dan Relokasi Pabrik
Prabowo Targetkan Pangkas...
Prabowo Targetkan Pangkas 1.000 BUMN Jadi Tinggal Tersisa 250
Pahami Prosedur Pemisahan...
Pahami Prosedur Pemisahan dah Pecah Sertifikat Tanah, Berikut Syaratnya
Potongan Aplikator 8%...
Potongan Aplikator 8% Hanya untuk Ojol Bukan Taksi Online, Begini Kata Menhub
Infografis
Rp603 Triliun Milik...
Rp603 Triliun Milik Amerika Serikat Habis Terbakar di Langit Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved