Ledakan Smelter di Morowali, Pengamat Nilai Investor Abaikan Keselamatan Tambang

Selasa, 26 Desember 2023 - 13:21 WIB
loading...
Ledakan Smelter di Morowali,...
Meledaknya smelter di Morowali makin membuktikan bahwa investor smelter mengabaikan standar keselamatan pertambangan. FOTO/Ist
A A A
JAKARTA - Pengamat energi dari Universitas Gajah Mada (UGM) Fahmy Radhi menilai, meledaknya smelter di Morowali makin membuktikan bahwa investor smelter mengabaikan standar keselamatan pertambangan atau mining savety standar.

Ia bahkan menyebutkan bahwa ada indikasi bahwa Pemerintah lebih mementingkan kepentingan investor ketimbang keselamatan kerja karyawan.

Diungkapkannya, penerapan standar K3 seharusnya mengacu pada standar International, bukan standar Nasional maupun standar China. Investor China biasanya cenderung minimizing cost, termasuk mining savety cost

"Pemerintah harus memberlakukan savety International standar dengan zero accidents kepada seluruh investor, termasuk investor China. Jangan lebih mementingkan masuknya investor smelter dengan mengabaikan savety system," tegas Fahmy, Selasa (26/12/2023).

Baca Juga: Tungku Smelter Meledak, Said Iqbal Soroti Penerapan K3: Sanksi Berat Bagi Pelanggar

Pihaknya juga meminta savety audit diadakan secara reguler untuk memastikan bahwa savety system bekerja sesuai savety standar. Diberitakan sebelumnya, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) juga mengaku akan menurunkan tim pengawas ketenagakerjaan untuk menindaklanjuti kecelakaan di smellter PT Indonesia Tsingshan Stainless Steel (ITSS), Morowali tersebut.

Direktur Jenderal Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan dan Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Kemnaker, Haiyani Rumondang menyampaikan pihaknya telah melakukan koordinasi dengan pihak Dinas Tenaga Kerja Provinsi Sulawesi Tengah dan juga perusahaan terkait kecelakaan tersebut.

Baca Juga: Resmi! Ford Motor Suntik Modal Smelter Milik Vale Rp88,71 Miliar

Tim Pengawas Ketenagakerjaan Provinsi Sulawesi Tengah dan Pusat melakukan pengawasan, termasuk memberikan pembinaan penerapan norma ketenagakerjaan khususnya K3.

"Maka harus benar-benar dipastikan semua keadaan sesuai dengan persyaratan K3, terlebih pada industri smelter yang memiliki risiko bahaya tinggi. Pembinaan terus dilakukan termasuk memastikan prosedur dan personil K3 yang memenuhi standar K3," jelasnya.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
MSP Targetkan Penggunaan...
MSP Targetkan Penggunaan Energi Terbarukan 100% di Fasilitas Smelter
Nama Misbakhun Santer...
Nama Misbakhun Santer jadi Ketua OJK, Ekonom Ingatkan Harus Profesional
MSCI Bekukan Saham Indonesia,...
MSCI Bekukan Saham Indonesia, Bennix Duga Ada Pola Sama dengan Kejatuhan Yunani
Pengamat Ekonomi Pertanyakan...
Pengamat Ekonomi Pertanyakan Skema Bantuan bagi Orang Kehilangan Pekerjaan Akibat Bencana Sumatera
Bandara IMIP Morowali...
Bandara IMIP Morowali Picu Polemik, Luhut Ungkap Sederet Kontrak dengan China
Ada Bandara Diduga Ilegal...
Ada Bandara Diduga Ilegal di Morowali, Purbaya Siap Kirim Petugas Bea Cukai
Ledakan Dahsyat Guncang...
Ledakan Dahsyat Guncang Situs LNG Qatar, 54 Orang Terluka, 18 Hilang
119 Pekebun Morowali...
119 Pekebun Morowali Ikuti Pelatihan Sawit di Palu, Fokus ISPO hingga Pemetaan Kebun
Digeruduk Mahasiswa...
Digeruduk Mahasiswa UGM saat Diskusi, Budiman Sudjatmiko: Kami Bersedia untuk Dikritik
Rekomendasi
Lebaran Anak Yatim:...
Lebaran Anak Yatim: Antara Dalil, Tradisi, dan Makna Kepedulian Sosial
Ini Respons KPAI usai...
Ini Respons KPAI usai Didatangi Ruben Onsu yang Adukan Polemik Hak Asuh Anak
SPMB Jakarta 2026 untuk...
SPMB Jakarta 2026 untuk Sekolah Swasta SMP-SMA Tahap 2 Dibuka, Cek Cara Pilih Sekolah
Berita Terkini
2 Pembangkit Besar Jadi...
2 Pembangkit Besar Jadi Penyebab Pemadaman Listrik di Jawa, Dirut PLN: Satu Berhasil Pulih
MNC Sekuritas dan BRI...
MNC Sekuritas dan BRI Manajemen Investasi Ajak Investor Raih Reward Reksa Dana Total Rp2,5 Juta
Kinerja Apik 2025, INALUM...
Kinerja Apik 2025, INALUM Cetak Rekor Kinerja dan Operasional Tertinggi
3,88 Juta Lowongan Kerja...
3,88 Juta Lowongan Kerja Ramah Lingkungan Bakal Terbuka di 2026, Catat Sektor Industrinya
Lindungi Generasi Muda,...
Lindungi Generasi Muda, Sejumlah Elemen Dukung Standardisasi Kemasan Rokok
Mendag Busan Pastikan...
Mendag Busan Pastikan Harga MinyaKita Tak Jadi Naik
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved