Raksasa Pelayaran Asal Jerman Sebut Rute Laut Merah Masih Berbahaya

Jum'at, 29 Desember 2023 - 07:15 WIB
loading...
A A A
Beberapa kapal yang melintasi Laut Merah, dengan Yaman di selatannya, telah diserang oleh pesawat tak berawak (drone) dan roket oleh pemberontak Houthi. Sebagai respons dari teror tersebut, lebih dari selusin negara telah bergabung dengan koalisi AS yang disebut Prosperity Guardian untuk mencoba melindungi pengiriman komersial di daerah tersebut.

Keputusan Hapag-Lloyd disampaikan sehari setelah Mediterranean Shipping Company (MSC) mengatakan, bahwa salah satu kapal kontainernya diserang saat transit di Laut Merah selatan dalam perjalanan ke Pakistan dari Arab Saudi.

Dalam sebuah pernyataan, perusahaan yang berbasis di Swiss itu mengatakan, sudah memberi tahu gugus tugas angkatan laut koalisi dan "seperti yang diinstruksikan, sempat melakukan manuver mengelak". MSC menambahkan, semua kru selamat tanpa cedera.

Dengan Terusan Suez yang berasa di utara Laut Merah, rute ini menjadikan rute ini salah satu rute terpenting di dunia untuk pengiriman barang-barang konsumsi, minyak, dan gas alam cair.

Menggunakan Rute alternatif, di sekitar Cape of Good Hope, membuat kapal harus berlayar lebih panjang 3.500 mil laut yang memicu kekhawatiran adanya gangguan pasokan barang yang diangkut melalui Terusan Suez, dan kenaikan harga untuk menutupi biaya transportasi yang lebih tinggi.

Hapag-Lloyd mengatakan kepada BBC bahwa 25 kapal telah dialihkan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ancaman Blokade Laut...
Ancaman Blokade Laut Merah, Asia Nego Arab Saudi Alihkan Rute Tanker Minyak ke Afrika
EskaIasi Laut Merah...
EskaIasi Laut Merah Tekan Rupiah, Dolar AS Ditutup ke Rp17.936 Sore Ini
AS Gempur Iran 12 Malam...
AS Gempur Iran 12 Malam Beruntun & Houthi Tembak Tanker Saudi, Harga Minyak Dunia Tembus USD96/Barel
Harga Minyak Mendidih...
Harga Minyak Mendidih 1% saat Houthi Blokade Arab Saudi, Bakal Tembus USD100 per Barel?
Lebih Ngeri dari Blokade...
Lebih Ngeri dari Blokade Selat Hormuz, Penutupan Laut Merah Ancam Energi Global
IISM dan Indonesia Cold...
IISM dan Indonesia Cold Chain Expo 2026 Dorong Efisiensi Rantai Pasok Pangan
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
Houthi Yaman Blokade...
Houthi Yaman Blokade Arab Saudi, Riyadh Marah
Houthi Resmi Kobarkan...
Houthi Resmi Kobarkan Perang Melawan Arab Saudi, Ini Alasan Utamanya
Rekomendasi
Sinopsis Terlanjur Mencintaimu...
Sinopsis 'Terlanjur Mencintaimu' Eps.22: Momen Romantis Elio yang Berniat Melamar Arumi Berubah Menjadi Mimpi Buruk
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
Bandung Jadi Tuan Rumah...
Bandung Jadi Tuan Rumah Perdana Erafone Run 2026, Targetkan 2.000 Peserta
Berita Terkini
Bitcoin Kembali ke Level...
Bitcoin Kembali ke Level USD65.500, Didukung Regulasi AS dan Arus ETF
Dukung Pendidikan Wilayah...
Dukung Pendidikan Wilayah Pesisir, PHE Gelar Pemeriksaan Mata Gratis di Kepulauan Seribu
Indonesia Digetok Tarif...
Indonesia Digetok Tarif Baru Trump 10%, Purbaya: Baik Buat Kita
Harga Minyak Dunia Kembali...
Harga Minyak Dunia Kembali Tembus USD100 per Barel, Pertalite Bakal Naik?
Perluas Akses Asuransi,...
Perluas Akses Asuransi, IFG Life Gandeng Bank Papua Lindungi Debitur KPR
IHSG Ditutup Anjlok...
IHSG Ditutup Anjlok 1,88% ke 6.196, Hampir Seluruh Sektor Merana
Infografis
Blokade Laut Merah Houthi...
Blokade Laut Merah Houthi Berhasil, Pelabuhan Eilat Israel Bangkrut
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved