alexametrics

Best Buy, Terapkan Strategi Pertumbuhan Renew Blue

loading...
Best Buy, Terapkan Strategi Pertumbuhan Renew Blue
Salah satu super sotre Best Buy. FOTO/CNET
A+ A-
PERUSAHAAN ritel nomor satu di Amerika Serikat (AS) Best Buy menerapkan strategi pertumbuhan Renew Blue ke depannya untuk menghadapi peritel online. Strategi itu sebagai kelanjutan New Blue yang mampu memperkuat performa perusahaan.

Chairman dan CEO Hubert Joly mengatakan, transformasi Renew Blue meningkatkan pengalaman pelanggan dan memperbaiki bagian yang kurang atau rusak. "Membangun apa yang kita usahakan, kita terkejut dengan banyak ke sempatan dalam babak berikutnya," tuturnya.

Joly menjelaskan babak baru pertumbuhan di mana Best Buy membantu pelanggan untuk menemukan passion dan memperkaya kehidupan mereka dengan bantuan teknologi. "Banyak ide dan kesempatan menjadi strategi baru," katanya.

Strategi tersebut telah bekerja dengan baik dalam mengatasi permasalahan fundamental, yakni penjualan negatif dan penurunan tingkat pendapatan operasional. Best Buy juga melihat jangka panjang pada 2020. Mereka akan fokus menghidupkan lingkungan dengan penuh kesempatan, mengutamakan inovasi, dan memenuhi kebutuhan pelanggan.

Hingga Februari lalu, penjualan Best Buy meningkat 9%. Menurut Chief Financial Office Best Buy Corie Barry, pencapaian tersebut merupakan hasil strategi yang kuat dengan mengombinasikan ketersediaan produk yang lebih baik. "Itu juga didukung kepercayaan konsumen yang masih sehat dan kondisi mikro yang menguat," paparnya.

Barry mengatakan faktor pertumbuhan penjualan elektronik di sektor permainan dan lingkungan yang kompetitif mendukung performa tepat Best Buy. "Kami juga diuntungkan dengan penurunan dari kompetitor," katanya. Dikuatkan oleh Joly, dirinya juga senang dengan hasil yang kuat dari performa Best Buy. "Kami bangga dengan pertumbuhan penjualan mencapai9%," tuturnya.

Ia menjelaskan, pelanggan memberikan respons positif terhadap strategi 2020 yang diterapkan Best Buy. "Tingkat energi dan dedikasi melayani pelanggan masih saya lihat di perusahaan ini. Itu sungguh menginspirasi. Saya berterima kasih kepada semua karyawan atas kerja keras ini," ucap Joly.

Tahun lalu beberapa prioritas Renew Blue yang dijalankan Best Buy antara lain membangun posisi industri yang kuat serta kemampuan multikanal untuk mendorong bisnis yang ada. Best Buy menerapkan sejumlah inisiatif, baik dalam merchandising, pemasaran, digital, toko, layanan, maupun rantai pasok.

Prioritas lain adalah mendorong efisiensi dan pengurangan biaya. Perusahaan juga memprakarsai sejumlah inisiatif kunci guna mendorong pertumbuhan dan diferensiasi pada masa depan. Kemunculan Internet of Things memberikan cara teknologi baru yang membuat model operasi Best Buy semakin relevan bagi pelanggan.

Berencana Tutup 250 Gerai Ponsel
Best Buy berencana akan menutup 250 gerai mini yang menjual ponsel di mal-mal di Negeri Paman Sam. Itu salah satu cara agar perusahaan tetap untung dan bersaing di tengah kompetisi yang ketat. Gerai-gerai ponsel itu sebenarnya hanya berkontribusi 1% dari pendapatan perusahaan, tetapi kebijakan penutupan itu bertujuan sebagai penyelamatan secara keseluruhan.

Perusahaan ritel berbasis di Mineapolis itu mengaku akan tetap melanjutkan penjualan ponsel melalui 1.000 gerai besar dan online. Keputusan itu juga tidak berdampak terhadap 52 gerai ponsel di Kanada. Best Buy mulai membuka gerai ponsel sejak satu dekade lalu sebelum Apple meluncurkan iPhone.

"Margin keuntungan bisnis penjualan ponsel itu sebenarnya cukup tinggi," kata Joly, dilansir Reuters. "Pada 2018 yang bergerak cepat dan bisnis ponsel yang sudah matang, margin keuntungan bisa ditekan, dan biaya operasional gerai kecil lebih tinggi dibandingkan toko yang lebih besar," ujarnya.

Perusahaan tersebut menolak membeberkan berapa banyak karyawan yang akan terkena dampak keputusan penutupan tersebut. Best Buy akan membantu para karyawan yang dipecat untuk mencari pekerjaan dalam kurun waktu tiga bulan.
halaman ke-1 dari 2
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak