Salurkan Dana PEN Rp455 Miliar, Bos LPDB-KUMKM: ke Macam-macam Sektor
Selasa, 11 Agustus 2020 - 03:11 WIB
loading...
Direktur Utama LPDB KUMKM Supomo mengatakan, realisasi tersebut terhitung hingga Selasa, 10 Agustus 2020 hari ini. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi, Usaha Mikro, Kecil Dan Menengah (LPDB-KUMKM) mencatat telah merealisasikan dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) sebesar Rp455 miliar dari total anggaran Rp1 triliun. Realisasi itu diberikan kepada sejumlah sektor bisnis Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).
(Baca Juga: Bagi-bagi Uang Tunai Rp2,4 Juta ke Pelaku UMKM Sudah Dekat, Erick Beri Bocoran )
Direktur Utama LPDB KUMKM Supomo mengatakan, realisasi tersebut terhitung hingga Selasa, 10 Agustus 2020 hari ini. "Yang sudah terealisasi sebesar Rp455 miliar, aplikasinya dananya ke macam-macam sektor," ujar Supomo usai melakukan Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara PT Bhanda Ghara Reksa (Persero) atau BGR Logistics, dan PT Perikanan Nusantara (Persero) atau Perinus, Jakarta, Senin (10/8).
Bahkan, Supomo menyebut, bila realisasi dana PEN senilai Rp1 triliun, maka ada kemungkinan pihaknya menggunakan dana internal untuk memberikan insentif kepada UMKM. Bahkan kata dia, Presiden Joko Widodo (Jokowi) pun mengarahkan untuk menambahkan dana bagi LPDB KUMKM.
"Dana kami di LPDB ada Rp1 triliun yang sudah diamanahkan oleh program PEN, namun kalau itu habis kan dana internal masih ada. Bahkan, jadi Presiden bakal ditambahkan lagi," kata dia.
(Baca Juga: Bagi-bagi Uang Tunai Rp2,4 Juta ke Pelaku UMKM Sudah Dekat, Erick Beri Bocoran )
Direktur Utama LPDB KUMKM Supomo mengatakan, realisasi tersebut terhitung hingga Selasa, 10 Agustus 2020 hari ini. "Yang sudah terealisasi sebesar Rp455 miliar, aplikasinya dananya ke macam-macam sektor," ujar Supomo usai melakukan Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara PT Bhanda Ghara Reksa (Persero) atau BGR Logistics, dan PT Perikanan Nusantara (Persero) atau Perinus, Jakarta, Senin (10/8).
Bahkan, Supomo menyebut, bila realisasi dana PEN senilai Rp1 triliun, maka ada kemungkinan pihaknya menggunakan dana internal untuk memberikan insentif kepada UMKM. Bahkan kata dia, Presiden Joko Widodo (Jokowi) pun mengarahkan untuk menambahkan dana bagi LPDB KUMKM.
"Dana kami di LPDB ada Rp1 triliun yang sudah diamanahkan oleh program PEN, namun kalau itu habis kan dana internal masih ada. Bahkan, jadi Presiden bakal ditambahkan lagi," kata dia.
Lihat Juga :