alexametrics

Harga Minyak Meredup Karena Kekhawatiran Suriah Mereda

loading...
Harga Minyak Meredup Karena Kekhawatiran Suriah Mereda
Harga minyak meredup seiring meredanya kekhawatiran konflik di Suriah. Foto/Ilustrasi/Istimewa
A+ A-
NEW YORK - Harga minyak mentah dibuka lebih rendah pada perdagangan Jumat (13/4/2018), karena ketegangan di Suriah mulai mereda. Meski demikian, harga minyak telah melompat tinggi lebih dari tiga tahun sejak awal pekan ini. Kenaikan harga si emas hitam pada pekan ini juga menjadi kenaikan mingguan terbesar sejak Juli 2017.

Melansir dari Reuters, harga minyak berjangka New York (NYMEX) untuk pengiriman Mei turun 23 sen atau 0,3% menjadi USD66,84 per barel pada pukul 01:48 GMT. Sementara itu, harga minyak mentah Brent London turun 25 sen atau 0,3% menjadi USD71,77 per barel.

Namun kedua kontrak minyak tersebut naik sekitar 7% pada pekan ini. Menjadi kenaikan mingguan terbesar sejak Juli 2017.

Adapun OPEC pada Kamis kemarin mengatakan, organisasi produsen minyak dan sekutunya bersiap memperpanjang pakta pemangkasan produksi hingga tahun 2019. Sekretaris Jenderal OPEC Mohammad Barkindo mengatakan, OPEC akan melakukan perpanjangan pemangkasan produksi hingga 2019, kendati pasokan minyak mentah mulai berkurang pada September depan. Hal ini demi menopang harga minyak lebih tinggi.

Sebelumnya, harga minyak melonjak pada Rabu ke level tertinggi, setelah Arab Saudi dan Presiden AS Donald Trump memperingatkan kemungkinan tindakan militer di Suriah, yang menimbulkan kekhawatiran tentang kemungkinan gangguan pasokan minyak.
(ven)
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak