AS-Inggris Serang Yaman, Semakin Banyak Kapal Tanker Minyak Hindari Laut Merah

Sabtu, 13 Januari 2024 - 14:06 WIB
loading...
A A A
"Namun, serangan AS dan Inggris di Yaman dapat menandai titik balik karena setidaknya untuk beberapa hari Selat Bab al-Mandab akan menjadi zona perang," kata kepala penelitian di Medco Shipbrokers yang berbasis di Spanyol, Alberto Ayuso Martin.

Baca Juga: AS dan Inggris Bombardir Yaman, Ini Reaksi Dunia Internasional

Grup kapal tanker minyak Denmark, Torm (TRMDa.CO) mengatakan mereka memutuskan untuk menghentikan sementara semua transit melalui Laut Merah bagian selatan. Perusahaan pelayaran Hafnia (HAFNI.OL) dan Stena Bulk juga mengatakan bahwa mereka akan menghindari Bab al-Mandab.

Perusahaan pelayaran peti kemas besar Maersk (MAERSKb.CO) dan Hapag Lloyd (HLAG.DE) menyambut baik langkah-langkah untuk mengamankan wilayah tersebut. Namun mereka tidak mengatakan apakah serangan AS dan Inggris akan cukup bagi mereka untuk kembali ke Terusan Suez, rute tercepat antara Asia dan Eropa yang menyumbang sekitar 12% lalu lintas peti kemas global.

Bulan lalu, perusahaan kapal tanker minyak Belgia, Euronav (EUAV.BR) mengatakan mereka akan menghindari wilayah Laut Merah sampai pemberitahuan lebih lanjut. Seorang juru bicara perusahaan mengatakan bahwa kebijakan tersebut tidak berubah.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ancaman Blokade Laut...
Ancaman Blokade Laut Merah, Asia Nego Arab Saudi Alihkan Rute Tanker Minyak ke Afrika
EskaIasi Laut Merah...
EskaIasi Laut Merah Tekan Rupiah, Dolar AS Ditutup ke Rp17.936 Sore Ini
Kuasai 25% Kekayaan...
Kuasai 25% Kekayaan Miliarder AS: 144 Imigran Terkaya Pecahkan Rekor Rp39.261 Triliun
AS Gempur Iran 12 Malam...
AS Gempur Iran 12 Malam Beruntun & Houthi Tembak Tanker Saudi, Harga Minyak Dunia Tembus USD96/Barel
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Heboh Surat Dinas ke...
Heboh Surat Dinas ke AS dengan Keluarga Bocor, Menteri PU: Saya Nggak Jadi Berangkat
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Rekomendasi
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
Kisah Menakjubkan dalam...
Kisah Menakjubkan dalam Al-Qur'an: Orang-Orang yang Diselamatkan Allah dari Berbagai Musibah
Sebut Ada 3 Kancil Politik...
Sebut Ada 3 Kancil Politik Indonesia, Prabowo: Kalau Berkumpul, Bahaya
Berita Terkini
Hari Anak Nasional,...
Hari Anak Nasional, Jasa Raharja Ajak Generasi Muda Jadi Pelopor Keselamatan
Gonjang-ganjing Sektor...
Gonjang-ganjing Sektor Energi, Singapura Rombak Kabinet Besar-besaran
Di Balik Penghargaan...
Di Balik Penghargaan CCEPC Indonesia, Gao Hai Komitmen Bangun Kemitraan Jangka Panjang
Pertamina Trans Kontinental...
Pertamina Trans Kontinental Ajak Siswa Lestarikan Ekosistem Laut
PLN EPI Tawarkan Kontrak...
PLN EPI Tawarkan Kontrak hingga 5 Tahun untuk Pemasok Biomassa
Ancaman Blokade Laut...
Ancaman Blokade Laut Merah, Asia Nego Arab Saudi Alihkan Rute Tanker Minyak ke Afrika
Infografis
Jet Tempur F/A-18 AS...
Jet Tempur F/A-18 AS Seharga Rp1 Triliun Hilang di Laut Merah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved