Indonesia Lindungi WNA dengan JKN, Warga Asal Jerman Terkesan
Senin, 15 Januari 2024 - 16:36 WIB
loading...
A
A
A
Hans dan Ala sangat berterima kasih karena pemerintah sudah menghadirkan Program JKN yang dikelola BPJS Kesehatan. Terlebih, ada regulasi yang secara khusus menegaskan bahwa Program JKN juga dirancang untuk memberikan perlindungan jaminan kesehatan, tidak hanya kepada seluruh penduduk Indonesia, namun juga termasuk WNA yang tinggal di Indonesia dengan kriteria tertentu.
“Terima kasih sekali sudah dibantu oleh BPJS Kesehatan. Sekitar 20 tahun yang lalu, mungkin saya tidak mau melakukan operasi karena mahalnya tindakan untuk mengobati penyakit saya. Tapi kalau sekarang, saya sudah sangat yakin dengan pelayanan kesehatan di Indonesia, khususnya di Kota Mataram. Itu juga atas saran dari dokter yang merawat saya selama ini,” tutur Hans.
Hans juga menceritakan bahwa dia juga sangat mempromosikan Program JKN kepada rekan-rekanya sesama WNA yang bekerja di Pulau Lombok. Hans berharap kepada BPJS Kesehatan agar WNA yang menjadi peserta JKN di Indonesia dapat mengakses layanan kesehatan dengan nyaman, setara, dan sesuai dengan kebutuhan mereka.
“Saya sudah sampaikan kepada teman-teman yang juga berkebangsaan asing untuk mengikuti Program JKN. Saya bilang ke mereka, kalau mereka harus ikut program ini. Program JKN sangat bagus buat mereka, tidak ada ruginya, apalagi mereka tinggal di Indonesia. Kalau di Indonesia, ya harus terdaftar Program JKN untuk menjamin biaya kesehatan. Sistem BPJS Kesehatan sudah bagus, Program JKN bisa tetap memberikan kepastian layanan kesehatan yang diperlukan oleh WNA yang menjadi pesertanya,” kata Hans menutup perbincangan.
“Terima kasih sekali sudah dibantu oleh BPJS Kesehatan. Sekitar 20 tahun yang lalu, mungkin saya tidak mau melakukan operasi karena mahalnya tindakan untuk mengobati penyakit saya. Tapi kalau sekarang, saya sudah sangat yakin dengan pelayanan kesehatan di Indonesia, khususnya di Kota Mataram. Itu juga atas saran dari dokter yang merawat saya selama ini,” tutur Hans.
Hans juga menceritakan bahwa dia juga sangat mempromosikan Program JKN kepada rekan-rekanya sesama WNA yang bekerja di Pulau Lombok. Hans berharap kepada BPJS Kesehatan agar WNA yang menjadi peserta JKN di Indonesia dapat mengakses layanan kesehatan dengan nyaman, setara, dan sesuai dengan kebutuhan mereka.
“Saya sudah sampaikan kepada teman-teman yang juga berkebangsaan asing untuk mengikuti Program JKN. Saya bilang ke mereka, kalau mereka harus ikut program ini. Program JKN sangat bagus buat mereka, tidak ada ruginya, apalagi mereka tinggal di Indonesia. Kalau di Indonesia, ya harus terdaftar Program JKN untuk menjamin biaya kesehatan. Sistem BPJS Kesehatan sudah bagus, Program JKN bisa tetap memberikan kepastian layanan kesehatan yang diperlukan oleh WNA yang menjadi pesertanya,” kata Hans menutup perbincangan.
(skr)
Lihat Juga :