Wall Street Dibuka Hijau di Akhir Pekan, Saham Big Caps Jadi Pendorong
Jum'at, 19 Januari 2024 - 21:52 WIB
loading...
A
A
A
Indeks sektor teknologi (.SPLRCT) sempat mencapai rekor tertinggi pada Rabu (17/1). Kenaikan tersebut didorong oleh rebound saham-saham produsen mikrochip, menyusul adanya ekspektasi positif terhadap teknologi kecerdasan buatan (AI).
“Tampaknya masyarakat benar-benar melihat (saham) chip sebagai mesin sebenarnya yang akan mendorong pertumbuhan (AI),” kata Chris Zaccarelli, kepala investasi di Independent Advisor Alliance, dilansir Reuters, Jumat (19/1/2024).
Secara historis indeks Nasdaq (.IXIC) masih berada di jalur hijau selama sepekan, demikian juga S&P 500 (.SPX) yang mendekati rekor tertinggi, kendati sempat tertekan di awal pekan ini.
Di sisi makro, investor menantikan data penjualan properti di Amerika Serikat, sekaligus survei indeks kepuasan konsumen dari Universitas Michigan. Satu hal yang juga menjadi perhatian adalah pidato Presiden Fed San Francisco Mary Daly dan Wakil Ketua Bidang Pengawasan Michael Barr.
Kedua pejabat Fed ini dapat memberi petunjuk mengenai prospek kebijakan terkait kemungkinan penurunan suku bunga lebih cepat. Indikator FedWatch membaca peluang sebesar 52% bank sentral akan mulai memangkas 25 basis poin suku bunga pada Maret 2024.
“Tampaknya masyarakat benar-benar melihat (saham) chip sebagai mesin sebenarnya yang akan mendorong pertumbuhan (AI),” kata Chris Zaccarelli, kepala investasi di Independent Advisor Alliance, dilansir Reuters, Jumat (19/1/2024).
Secara historis indeks Nasdaq (.IXIC) masih berada di jalur hijau selama sepekan, demikian juga S&P 500 (.SPX) yang mendekati rekor tertinggi, kendati sempat tertekan di awal pekan ini.
Di sisi makro, investor menantikan data penjualan properti di Amerika Serikat, sekaligus survei indeks kepuasan konsumen dari Universitas Michigan. Satu hal yang juga menjadi perhatian adalah pidato Presiden Fed San Francisco Mary Daly dan Wakil Ketua Bidang Pengawasan Michael Barr.
Kedua pejabat Fed ini dapat memberi petunjuk mengenai prospek kebijakan terkait kemungkinan penurunan suku bunga lebih cepat. Indikator FedWatch membaca peluang sebesar 52% bank sentral akan mulai memangkas 25 basis poin suku bunga pada Maret 2024.
(akr)
Lihat Juga :