Biro Klasifikasi Indonesia Dukung Sustainable Industri Kemaritiman

Minggu, 21 Januari 2024 - 17:45 WIB
loading...
Biro Klasifikasi Indonesia...
Sebagai induk Holding BUMN Jasa Survei atau IDSurvey bersama seluruh stakeholders maritim bahas kemajuan industri kemaritiman Indonesia dalam pertemuan rutin Majelis BKI. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero) atau BKI sebagai induk Holding BUMN Jasa Survei atau IDSurvey bersama seluruh stakeholders maritim bahas kemajuan industri kemaritiman Indonesia dalam pertemuan rutin Majelis BKI bertempat di Ballroom Ali Sadikin Graha BKI pada Selasa, 16 Januari 2024. Pertemuan ini dihadiri oleh seluruh Jajaran Direksi BKI, Ketua dan seluruh anggota Majelis BKI.

Baca Juga: Kolaborasi Memajukan Potensi Kelautan dan Kemaritiman Lokal

Pertemuan ini diawali dengan sambutan dari Direktur Utama IDSurvey/BKI, Arisudono Soerono. Pada sambutannya, Arisudono mengatakan,1 bahwa dalam dua tahun terakhir, BKI berhasil menunjukkan kapabilitas sebagai Induk Holding BUMN Jasa Survei, yang beranggotakan SUCOFINDO dan Surveyor Indonesia.

BKI sebagai satu-satunya Badan Klasifikasi Nasional yang ditugaskan pemerintah Republik Indonesia pada tahun baru ini berfokus pada proses bergabungnya International Association of Classification Societies (IACS), mempertahankan predikat white-list di Tokyo MoU, sustainability dan peningkatan jasa serta layanan industri maritim.

“BKI sedang dalam proses bergabung menjadi anggota International Association of Classification Societies (IACS). November 2023, BKI berstatus sebagai applicant untuk keanggotaan IACS. Kita semua tentunya berharap proses yang dijalani oleh BKI dapat berbuah hasil terbaik di penghujung tahun ini atau awal tahun depan,” ujar Arisudono Soerono.

Baca Juga: Potensi Kemaritiman Harus Ditingkatkan untuk Kesejahteraan Masyarakat

“Saat ini dunia fokus kepada keberlanjutan (sustainability) dalam ekonomi, sosial dan lingkungan. Sektor maritim menjadi salah satu sektor yang berkontribusi terhadap ekonomi dunia karena 80% perdagangan internasional diangkut oleh transportasi laut. Ketergantungan kepada sektor maritim, terlebih Indonesia adalah negara kepulauan, membuat kita semua di sini sangat relevan untuk berkolaborasi dalam pencapaian keberlanjutan di industri maritim dalam rangka Empowering Maritime Industries towards Sustainable Shipping,” kata Arisudono Soerono.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Operasi BKI, R. Benny Susanto memaparkan, perkembangan dan fokus perusahaan di tahun 2024. “BKI mendukung memajukan pelayaran Indonesia yang sustainable, diantaranya kami akan menyiapkan target energy efficiency pada kapal berbendara Indonesia yang didukung oleh stakeholder, peningkatan kualitas safety, pencapaian Net Zero Emission, dan Road Map Dual Fuel and Ship Recycling, pencapaian mutu kualitas internasional bersama, kerjasama dalam melakukan awareness dan familiarisasi kondisi peraturan maritim internasional, dan mendorong upaya meminimalisir resiko kapal yang berlayar secara internasional,” bebernya.

“Kami berharap dengan hadirnya Bapak / Ibu majelis dapat mendukung BKI dan mensosialisasikan kepada para stakeholders. BKI terus melakukan pengembangan untuk kemajuan industri kemaritiman, kami terus melakukan riset dan melakukan beragam upaya untuk menghadirkan kualitas terbaik,” kata R. Benny Susanto.

Pada rapat yang dijalankan, jajaran Dewan Majelis BKI bahas perkembangan maritim di Indonesia, pengetahuan jasa klasifikasi dan tekankan kolaborasi antar organisasi dan instansi.

Hal ini disampaikan oleh Ketua Majelis BKI, Laksamana TNI (Purn) Prof. Dr. Marsetio “Banyak pendapatan industri klasifikasi yang berasal dari luar negeri, padahal di balik itu adalah pengerjaan orang Indonesia. Kuncinya adalah ketidaktahuan, maka mari bersama-sama kita ketahui seperti TKDN dan peningkatan kompetensi SDM. BKI memiliki BKI Academy, untuk memfasilitasi pemahaman terkait jasa klasifikasi. Kehadiran dari seluruh stakeholders memiliki peran penting untuk mengetahui perkembangan terbaru BKI dan industri maritim,” ujar Marsetio.

Sesi diskusi tanya-jawab juga menyoroti white-list Tokyo MoU, bahwa kategori white-list secara konsiten dan berkelanjutan perlu terus dijaga agar kapal-kapal berbendara Indonesia tidak masuk black-list, dengan memperkuat pemenuhan kualifikasi para SDM kapal. Selain itu, juga turut menekankan pentingnya forum diskusi, majelis BKI untuk mengundang para stakeholders guna saling mengetahui informasi terkini BKI dan industri kemaritiman Indonesia serta luar negeri.

“Kami ucapkan terima kasih atas kehadirannya Bapak/Ibu anggota majelis serta mohon dukungan untuk memberikan motivasi kepada BKI, baik dalam aspek teknis, saran, dan masukan-masukan lainnya agar BKI terus tumbuh menjadi badan klasifikasi terbaik untuk menjaga keselamatan dan keamanan pelayaran di Indonesia,” tutup Arisudono Soerono.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
BKI Gelar Sidang KOMTEK,...
BKI Gelar Sidang KOMTEK, Pastikan Aturan Klasifikasi Relevan bagi Industri Maritim
Dalih Iran Soal Penutupan...
Dalih Iran Soal Penutupan Ketat di Selat Hormuz, Stabilitas Harga Energi Masih Jauh
BKI Kunjungi Otoritas...
BKI Kunjungi Otoritas Maritim China, Perluas Layanan Global
Surveyor Indonesia dan...
Surveyor Indonesia dan ICDX Perkuat Ekosistem Renewable Energy Certificate Nasional
IDSurvey dan Universitas...
IDSurvey dan Universitas Ary Ginanjar Cetak Generasi Emas Berkarakter
RSO Kukuhkan Asosiasi,...
RSO Kukuhkan Asosiasi, Siap Jadi Pilar Keamanan Maritim Indonesia
Perkuat Sektor Kemaritiman,...
Perkuat Sektor Kemaritiman, BRIN Gandeng Yayasan Garuda di Lautku Inisiatif
Rekomendasi
Indonesia Raih Peringkat...
Indonesia Raih Peringkat 2 Dunia Destinasi Wisata Ramah Muslim Versi GMTI 2026
Pertama Kalinya, China...
Pertama Kalinya, China Pamer Peluncuran Rudal Hipersonik Dongfeng-17 sebagai Pesan untuk AS
Sepekan Digelar, Jakarta...
Sepekan Digelar, Jakarta Fair 2026 Raih 1,5 Juta Pengunjung
Berita Terkini
IHSG Menghijau di Awal...
IHSG Menghijau di Awal Pekan, Pagi Ini Sentuh Level 6.217
Harga Emas Malas Bergerak...
Harga Emas Malas Bergerak di Posisi Rp2.668.000 per Gram, Intip Daftar Lengkapnya
Dibayangi Outflow Rp4,5...
Dibayangi Outflow Rp4,5 Triliun, IHSG Pekan Ini Diprediksi Bergerak Fluktuatif
Spesial, Investor Patriot...
Spesial, Investor Patriot Bond Dilindungi dari Tuntutan Pidana hingga Pajak
Janji Manis Investasi...
Janji Manis Investasi Rp5.323 Triliun di Balik Kesepakatan Damai AS-Iran
Runtuhkan Dolar AS,...
Runtuhkan Dolar AS, Putin Kumpulkan 11 Pemimpin ASEAN Termasuk Indonesia
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved