Harga Minyak Dunia Merangkak Saat Hambatan Ekonomi Membebani Permintaan

Senin, 22 Januari 2024 - 13:44 WIB
loading...
A A A
Baca Juga: Harga Minyak Dunia Bakal Berlipat Ganda, Goldman Sachs Ungkap Ancamannya

Harga hampir tidak beranjak, meski ada dugaan serangan pesawat tak berawak Ukraina di terminal ekspor bahan bakar Rusia. Produsen Rusia Novatek (NVTK. MM), mengutarakan bahwa pihaknya terpaksa menangguhkan beberapa operasi di terminal Laut Baltik akibat kebakaran.

"Dengan tidak adanya eskalasi besar, minyak mentah rangebound, meski masih adanya beberapa tekanan ke bawah," kata Vandana Hari, pendiri penyedia analisis pasar minyak Vanda Insights.

Di Timur Tengah, perang Gaza masih berkecamuk, sementara AS melayangkan serangan rudal anti-kapal untuk menghadapi militan Houthi Yaman. Serangan terhadap Houthi Yaman yang bersekutu dengan Iran di Laut Merah dan Teluk Aden telah mengganggu perdagangan global.

Situasi panas di Laut Merah semakin memperketat pasar minyak mentah ke Eropa dan Afrika dan mendorong premi kontrak Brent menjadi USD1,99 pada hari Jumat, terluas sejak November. Struktur ini, yang disebut backwardation, menunjukkan persepsi pasokan yang lebih ketat untuk pengiriman cepat.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS-Iran Kembali Saling...
AS-Iran Kembali Saling Balas Serangan, Harga Minyak Langsung Mendidih
Harga Minyak Kembali...
Harga Minyak Kembali ke Level Sebelum Perang, Mengapa Bensin Tak Ikut Turun?
Harga Minyak Dunia Hancur...
Harga Minyak Dunia Hancur Mendekati Level Normal! Kapan BBM RI Turun?
Harga Bensin di AS Tetap...
Harga Bensin di AS Tetap Mahal meski Minyak Dunia Rontok, Trump Semprot Raksasa Energi
Pasokan Teluk Pulih,...
Pasokan Teluk Pulih, Harga Minyak Mentah Brent Turun ke Level Terendah dalam Empat Bulan
Harga LNG Naik Turun...
Harga LNG Naik Turun Mengacu Harga Minyak Dunia
Harga Minyak Dunia Sudah...
Harga Minyak Dunia Sudah Turun, PDIP Minta Pemerintah Evaluasi Harga Pertamax
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Evaluasi Harga BBM Non-Subsidi Pascaanjloknya Harga Minyak Dunia
Uni Emirat Arab Resmi...
Uni Emirat Arab Resmi Keluar dari OPEC, Harga Minyak Bakal Meledak?
Rekomendasi
Jerman vs Paraguay:...
Jerman vs Paraguay: Menanti 3 Rekor Der Panzer
Pernikahan Membuka Pintu...
Pernikahan Membuka Pintu Rezeki, Benarkah?
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Berita Terkini
Lindungi Bursa Saham...
Lindungi Bursa Saham dari Ancaman Siber, ADIGSI Gandeng APEI
Tak Sekadar Nyaman,...
Tak Sekadar Nyaman, Hunian Masa Depan Kini Mengandalkan Energi Hijau
Pajak JHT Diminta Hapus,...
Pajak JHT Diminta Hapus, Begini Janji Menkeu Purbaya
Program CID Pertamina...
Program CID Pertamina Patra Niaga Ubah Tantangan Lokal Jadi Peluang Usaha
SIG Berdayakan UMKM...
SIG Berdayakan UMKM Berbasis Potensi Lokal di Tuban
Keamanan Aset Kripto...
Keamanan Aset Kripto Bukan Hanya soal Teknologi, tetapi Kesadaran Pengguna
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved