Luhut Usul Pajak Motor Bensin Naik, Pengamat: Perlu Ada Kajian Matang

Senin, 22 Januari 2024 - 19:50 WIB
loading...
Luhut Usul Pajak Motor...
Rencana kenaikan pajak motor bahan bakar minyak atau bensin perlu kajian yang matang. FOTO/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Pengamat Pajak Fajry Akbar turut menanggapi rencana Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan mengusulkan menaikkan pajak kendaraan berbahan bakar minyak (BBM) atau bensin.

Fajry menilai rencana itu sejatinya bagus mengingat banyak eksternalitas negatif yang dihasilkan dari kendaran pribadi, dari polusi sampai kemacetan sehingga pajak dapat menjadi instrumen.

"Tapi, perlu ada studinya terlebih dahulu. Apakah benar bisa mengalihkan penggunaan pribadi ke kendaraan umum? Mengingat tidak semua penduduk, punya akses transportasi umum yang baik dari tempat tinggalnya. Contoh, beberapa kluster perumahan di daerah penyangga Jakarta tidak punya akses transportasi umum yang baik," terangnya kepada MNC Portal Indonesia dikutip Senin (22/1/2024).

Baca Juga: Pajak Hiburan Naik, Pemda Bisa Beri Insentif di Bawah 40 Persen

Kedua, lanjut Fajry, perlunya mengundang stakeholders terkait untuk membicarakan rencana ini ke para pelaku usaha termasuk para penjual mobil bekas yang sebagian besar adalah UMKM.

"Saran saya, kenaikan tarif tersebut penerimaannya perlu di-earmark untuk memperbaiki transpotasi umum. Dengan pertimbangan kondisi politik terkini, agar kemudian tidak disalah persepsikan untuk membiayai hal yang lain seperti pembangunan IKN dan sebagainya," urainya.

Baca Juga: Ketua MPR Bamsoet Dorong Pemerintah Kaji Ulang soal Pajak Hiburan

Ia pun menyarankan pemerintah untuk argumen kendaraan listrik jangan menggunakan kerangka kebijakan untuk memperbaiki kondisi lingkungan tapi lebih sebagai kebijakan industri (industrial policy).

"Dengan gap perbedaaan biaya kepemilikan yang semakin jauh antara kendaraan menggunakan combustion engine dengan kendaraan listrik, saya kira sudah cukup. Tidak usah menggunakan instrumen subsidi, biar subsidi hanya untuk transportasi umum," jelasnya.

"Di samping itu, saya berpendapat jika perlu memperbanyak pelaku usaha kendaraan listrik agar masyarakat tidak curiga kalau kebijakan ini hanya menguntungkan pengusaha tertentu," tutupnya
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kajian 13 Proyek Hilirisasi...
Kajian 13 Proyek Hilirisasi Rampung Juli, Nilainya Ditaksir Capai Rp239 Triliun
Pemutakhiran NIK Jadi...
Pemutakhiran NIK Jadi Kunci Pembebasan PBB-P2 di Jakarta
Momentum Jakarta Fair,...
Momentum Jakarta Fair, Bapenda DKI Permudah Warga Bayar Pajak Kendaraan
Chatib Basri Sangkal...
Chatib Basri Sangkal Ditawari Prabowo Posisi Menkeu Gantikan Purbaya
Dasco Ungkap Tujuan...
Dasco Ungkap Tujuan Prabowo Panggil Chatib Basri-Luhut ke Istana
Bareng Luhut Temui Prabowo,...
Bareng Luhut Temui Prabowo, Chatib Basri Buka Suara soal Isu Gantikan Purbaya
Harga Pertamax Naik,...
Harga Pertamax Naik, Pengamat UGM: Tak Bisa Ditahan Lagi Pemerintah
Pengamat: Kenaikan Harga...
Pengamat: Kenaikan Harga Pertamax Minim Timbulkan Risiko Gejolak Sosial
Kejagung Ungkap Siasat...
Kejagung Ungkap Siasat Curang Pengadaan Motor Listrik BGN
Rekomendasi
10 Ruas Jalan di Jakarta...
10 Ruas Jalan di Jakarta Ditutup saat Presiden Jerman Melintas Besok Pagi
Bintang Ghana Thomas...
Bintang Ghana Thomas Partey Dilarang Masuk Kanada Buntut Kasus Pelecehan Seksual
Jadwal Piala Dunia 2026:...
Jadwal Piala Dunia 2026: Jerman vs Curacao, Belanda Ditantang Jepang
Berita Terkini
Sensus Ekonomi 2026...
Sensus Ekonomi 2026 Resmi Dimulai Besok 15 Juni 2026, Usaha Nasional Didata Tanpa Terkecuali
Prabowo Perintahkan...
Prabowo Perintahkan Rosan Jelaskan Kondisi Investasi RI di Istana Merdeka Besok
Mengapa Harga Pertamax...
Mengapa Harga Pertamax Naik? Kemkomdigi: Karena Indonesia Tak Hidup Sendirian
Siap-siap! Harga Rumah...
Siap-siap! Harga Rumah Subsidi Bakal Naik, Ini Penyebabnya
Dorong Penguatan Pendidikan...
Dorong Penguatan Pendidikan Vokasi Ganda, Endress+Hauser Gelar Education Forum 2026
IHSG Besok Berpeluang...
IHSG Besok Berpeluang Lanjut Reli ke Level 6.100, Intip Faktor Pendongkraknya
Infografis
Perlu Diketahui, Ini...
Perlu Diketahui, Ini Sejarah dan Asal Usul THR di Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved