Shandong Heavy Industry-Weichai Power Gelar Konferensi dan Pameran Alat Berat di Indonesia

Selasa, 23 Januari 2024 - 12:32 WIB
loading...
Shandong Heavy Industry-Weichai...
Shandong Heavy Industry - Weichai Power resmi menggelar Konferensi Mitra Global atau Global Partner Conference. Ini merupakan pertemuan ke-3 yang dimeriahkan dengan pameran produk alat berat baru perusahaan. Foto/Dok
A A A
TANGERANG - Shandong Heavy Industry - Weichai Power resmi menggelar Konferensi Mitra Global atau Global Partner Conference. Ini merupakan pertemuan ke-3 yang dimeriahkan dengan pameran produk alat berat baru perusahaan.

Baca Juga: Shandong Heavy Industry Group Investasi 40% di MNC Leasing

Acara ini dihadiri lebih dari 1.000 distributor dan klien utama perusahaan di Asia Tenggara, Asia Timur, Australia, Selandia Baru, dan sekitarnya. Kegiatan bertempat di ICE BSD City, Kabupaten Tangerang, Banten, Selasa (23/1/2024).

Sebagai negara dengan perekonomian terbesar di Asia Tenggara, Indonesia menjadi pasar utama bagi industri alat berat Shandong selama lebih dari tiga dekade lamanya. RI menjadi negara ketiga yang menjadi tuan rumah kegiatan Shandong Heavy Industry - Weichai Power’s Global Partner Conference, setelah kegiatan serupa yang telah berlangsung di Asia Tengah dan Timur Tengah.

Adapun konferensi ini bertujuan untuk menjajaki potensi kerja sama di tingkat internasional, membuka peluang kolaborasi yang saling menguntungkan, dan mengindentifikasi langkah pengembangan bisnis bagi industri.

Baca Juga: Gandeng MNC Group, Shandong Heavy Industry Group Bakal Perluas Pasar di RI

Chairman and General Manager of Shandong Heavy Industry Group dan Chairman of Weichai Power, Tan Xuguang memberikan sambutan sekaligus penghargaan kepada 14 mitra strategis.

Shandong Heavy Industry-Weichai Power Gelar Konferensi dan Pameran Alat Berat di Indonesia


Dalam pidatonya berjudul “Kolaborasi Demi Memaksimalkan Nilai bagi Pelanggan”, secara umum Ia menegaskan, komitmen pihaknya terhadap pada pelanggan dan keberlanjutan bisnis demi profitabilitas perusahaan.Tan juga meyakinkan bahwa produk dan pelayanan Shandong Heavy Industry memiliki kecepatan dan ketapatan waktu.

“Kami memiliki teknologi terkini dalam fitur utama kami terutama yang menyangkut aspek keselamatan, kenyamanan, dan kelestarian lingkungan,” kata Tan dalam pidatonya, Selasa (23/1/2024).

Shandong Heavy Industry Group merupakan raksasa alat berat yang berpusat di Jinan, China . Perusahaan merupakan pemain kunci di sektor peralatan industri global, dengan pendapatan tahunan mencapai USD72 miliar

Grup ini memiliki beberapa merek terkenal termasuk Weichai Power, China National Heavy Duty Truck, SHACMAN, Weichai Lovol Intelligent Agricultural Technology, Shantui Construction Machinery, dan Zhongtong Bus.

Lebih jauh, korporasi ini juga memiliki portofolio investasi dengan kepemilikan saham di sejumlah entitas internasional terkemuka seperti Ferretti dari Italia, KION Group dan Linde Hydraulics dari Jerman, Dematic dan PSI dari Amerika Seriakt, dan Moteurs Baudouin dari Prancis.

Grup beroperasi di enam segmen utama yakni sistem tenaga listrik, kendaraan komersial, peralatan pertanian, alat konstruksi, smart-logistics, dan peralalatan transportasi laut. Shandong Heavy Industry telah mendirikan pusat inovasi teknologi di lebih dari 10 negara di seluruh dunia, menyediakan solusi produk dan layanan ke lebih dari 150 negara dan wilayah.

Ini mencakup mesin dan alat berat, heavy-duty transmission, truk berat, forklift industri, dan kapal pesiar mewah yang memimpin pangsa pasar secara global dalam hal teknologi dan penjualan. Dalam beberapa tahun terakhir, Shandong Heavy Industry telah meningkatkan investasinya di pasar Asia Tenggara, menciptakan nilai tambah bagi pelanggan di kawasan, sekaligus memberikan pertumbuhan yang saling menguntungkan.

Tonggak sejarah yang berhasil dicapai perusahaan antara lain penjualan mesin yang telah melampauai 100.000 unit, dan ekspor truk berat (heavy-trucks) lebih dari 110.00 unit dalam kurun waktu 5 tahun terakhir.

Perusahaan juga telah mencapai tonggak penting, dengan penjualan mesin yang melampaui 100.000 unit dan ekspor truk berat melebihi 110.000 unit dalam hampir lima tahun, menempatkannya sebagai yang terdepan di antara merek-merek Tiongkok.

Kolaborasi dengan MNC Group

Selama konferensi tersebut, Shandong Heavy Industry secara resmi menandatangani perjanjian dengan MNC Group dari Indonesia dan Meratus melalui divisi China National Heavy Duty Truck. Sinergi ini merupakan langkah untuk memperkuat pertumbuhan bisnis dan manufakturnya di Asia Tenggara.

Pameran Produk Baru akan diadakan bersamaan dengan Konferensi Mitra Global atau Conference Global Partner, dengan lebih dari sepuluh anak perusahaan. Mereka menampilkan produk andalan dengan teknologi terkini, sebagai salah satu kontribusi perusahaan sebagai pemain industri alat berat kelas dunia.

Sejumlah truk-truk besar, bus listrik, peralatan pertanian, dan powertrains dipamerkan. Tan menawarkan solusi khusus yang siap memenuhi kebutuhan beragam dan spesifik dari klien globalnya.

“Jakarta sangat penting bagi Bapak Tan karena di sinilah beliau memulai karirnya di bidang perdagangan internasional sekitar 33 tahun yang lalu. Dia berencana untuk merefleksikan peristiwa penting dalam hidup ini dalam pidatonya,” terang manajemen dalam rilisnya.

Pidato tersebut akan menggarisbawahi komitmen Industri Berat Shandong dalam menjalin kemitraan yang kuat, terlibat dengan pasar lokal, menjajaki peluang baru, dan memperkuat jajaran mereknya di panggung internasional, mengartikulasikan visi kerja sama yang mendorong pertumbuhan dan manfaat bersama di ekosistem dunia.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Indo Build Tech 2026,...
Indo Build Tech 2026, AMBPI Bawa Sejumlah Inovasi Baru
JRP Insurance Hadir...
JRP Insurance Hadir di Jakarta Fair 2026, Jamin Perlindungan Asuransi bagi Pengunjung
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
Menangkap Pangsa Terbesar...
Menangkap Pangsa Terbesar Wisata Medis, Malaysia Fair 2026 Hadir di Jakarta
Blibli Gelar Pameran...
Blibli Gelar Pameran Teknologi di GI, Tawarkan Kemudahan Tukar Tambah Gadget
Ambil Peluang Investasi...
Ambil Peluang Investasi Syariah di Booth MNC Sekuritas dalam Sharia Investment Week 2026
House And Vox Indonesia...
House And Vox Indonesia Ramaikan IIFEX EASTFOOD 2026, Hadirkan Inovasi Produk dan Cooking Demo
Pameran Menyibak Kabut...
Pameran Menyibak Kabut Angkat 100 Tahun Kelahiran Pelukis Zaini
UNJ Expo 2026 Dibuka,...
UNJ Expo 2026 Dibuka, Hadirkan Pameran Inovasi, Tes Kesehatan, hingga Kuliner Nusantara
Rekomendasi
Hakim: Kerugian Negara...
Hakim: Kerugian Negara Akibat Kasus Chromebook Nadiem Rp1,5 Triliun
GSDC 2026 di ICE BSD...
GSDC 2026 di ICE BSD Perkuat Posisi Indonesia dalam Industri MICE Berkelanjutan
Ramalan Diego Maradona...
Ramalan Diego Maradona Jadi Kenyataan? Kritik Piala Dunia di Amerika Serikat Kembali Viral
Berita Terkini
Apes, Uni Eropa Terancam...
Apes, Uni Eropa Terancam Kehilangan Pasokan Gas AS usai Tinggalkan Rusia
Dampak Pembiayaan PNM...
Dampak Pembiayaan PNM Diakui, Kini Melayani 23 Juta Nasabah Perempuan Prasejahtera
Investasi Hijau, Pertamina...
Investasi Hijau, Pertamina Port & Logistics Tanam 600 Mangrove di Balikpapan
Belanja Puas, Dompet...
Belanja Puas, Dompet Aman dengan Promo Spesial Blibli BRIDAY
Jatuhkan Denda ke 97...
Jatuhkan Denda ke 97 Pindar, Putusan KPPU Dinilai Tidak Sah
Hadir di CEO Talks Unand,...
Hadir di CEO Talks Unand, Pegadaian Ajak Generasi Muda Melek Investasi Sejak Dini
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved