ISCA Teken MoU dengan Asosiasi Profesi Akuntansi dan Lembaga Pendidikan RI
Rabu, 24 Januari 2024 - 13:14 WIB
loading...
A
A
A
ISCA dan IAPI akan berkolaborasi dalam berbagai kegiatan pelatihan, Menyusun konten yang sesuai dengan kebutuhan unik masing-masing pasar, serta merencanakan perjalanan pengembangan bisnis ke Singapura dan Indonesia bagi PKM yang berpartisipasi untuk menjajaki peluang bisnis.
Hubungan kerja yang lebih erat antara ISCA dan asosiasi profesi akuntansi di Indonesia diyakini akan semakin mendukung pertumbuhan profesi dan bisnis di kawasan ini. Dengan 26,7 juta perusahaan Indonesia, 650 firma akuntansi publik, dan 686 firma jasa akuntansi dengan lebih dari 40.000 anggota yang terdaftar di IAI dan IAPI, terbuka luas peluang bagi para akuntan yang kompeten dan berkualifikasi, serta bagi mereka yang ingin berkarir di bidang akuntansi.
Nota kesepahaman ketiga adalah dengan London School of Accountancy & Finance (LSAF). Untuk menjembatani kesenjangan keterampilan dan membekali akuntan Indonesia dengan keahlian yang diperlukan, ISCA menunjuk LSAF sebagai pusat pembelajaran resmi di Indonesia. Kolaborasi ini diyakini akan meningkatkan kapasitas para profesional akuntansi di Indonesia sehingga dapat mengakses beragam pelatihan dan peningkatan keterampilan berkualitas tinggi yang selaras dengan standar internasional.
"MoU ini menandai tonggak penting dalam komitmen ISCA untuk mendorong pengembangan profesi akuntansi di seluruh kawasan. Melalui kolaborasi dengan IAI, IAPI, dan LSAF, kami menciptakan kerangka kerja yang kokoh untuk memfasilitasi pertukaran pengetahuan, pengembangan profesional, serta kemajuan karir bagi akuntan di Singapura dan Indonesia," ungkap Presiden ISCA Teo Ser Luck dalam keterangannya, Rabu (24/1/2024).
Dia menambahkan, upaya bersama ini tidak hanya akan memberikan manfaat bagi para profesional individu, tetapi juga akan memperkuat ekosistem akuntansi dan bisnis yang lebih luas di kedua negara. Kolaborasi ini, kata dia, juga memperkuat kerja sama internasional dan menumbuhkan peluang baru bagi profesi akuntansi di kedua negara.
Hubungan kerja yang lebih erat antara ISCA dan asosiasi profesi akuntansi di Indonesia diyakini akan semakin mendukung pertumbuhan profesi dan bisnis di kawasan ini. Dengan 26,7 juta perusahaan Indonesia, 650 firma akuntansi publik, dan 686 firma jasa akuntansi dengan lebih dari 40.000 anggota yang terdaftar di IAI dan IAPI, terbuka luas peluang bagi para akuntan yang kompeten dan berkualifikasi, serta bagi mereka yang ingin berkarir di bidang akuntansi.
Nota kesepahaman ketiga adalah dengan London School of Accountancy & Finance (LSAF). Untuk menjembatani kesenjangan keterampilan dan membekali akuntan Indonesia dengan keahlian yang diperlukan, ISCA menunjuk LSAF sebagai pusat pembelajaran resmi di Indonesia. Kolaborasi ini diyakini akan meningkatkan kapasitas para profesional akuntansi di Indonesia sehingga dapat mengakses beragam pelatihan dan peningkatan keterampilan berkualitas tinggi yang selaras dengan standar internasional.
"MoU ini menandai tonggak penting dalam komitmen ISCA untuk mendorong pengembangan profesi akuntansi di seluruh kawasan. Melalui kolaborasi dengan IAI, IAPI, dan LSAF, kami menciptakan kerangka kerja yang kokoh untuk memfasilitasi pertukaran pengetahuan, pengembangan profesional, serta kemajuan karir bagi akuntan di Singapura dan Indonesia," ungkap Presiden ISCA Teo Ser Luck dalam keterangannya, Rabu (24/1/2024).
Dia menambahkan, upaya bersama ini tidak hanya akan memberikan manfaat bagi para profesional individu, tetapi juga akan memperkuat ekosistem akuntansi dan bisnis yang lebih luas di kedua negara. Kolaborasi ini, kata dia, juga memperkuat kerja sama internasional dan menumbuhkan peluang baru bagi profesi akuntansi di kedua negara.
Lihat Juga :