Dorong Inisiatif Digital, Volume Transaksi Mobile Banking BNI Tumbuh 52%
Jum'at, 26 Januari 2024 - 19:32 WIB
loading...
A
A
A
Melalui BNI Open API, kata dia, perseroan terus berupaya untuk menyediakan platform digital yang menjawab kebutuhan secara komprehensif, mengoptimalkan saluran mitra dalam menyediakan solusi keuangan yang terintegrasi dan berkesinambungan.
Pencapaian digital channel tersebut menurutnya akan dilanjutkan pada tahun ini dengan mengoptimalkan BNI Mobile Banking dan BNIDirect sebagai champions transactional channel BNI. Susi menyebutkan, BNI optimistis dapat menjadi mitra perbankan utama di segmen ritel dengan menyediakan ekosistem super apps.
Ke depannya, lanjut dia, perseroan juga akan mengoptimalkan Artificial Intelligence (AI) untuk memberikan hyperpersonalisasi layanan untuk meningkatkan engagement dan pengalaman bertransaksi nasabah. "Kami berharap dapat memberikan personalisasi layanan dan meningkatkan pengalaman transaksi nasabah yang dapat menjadikan BNI sebagai digital channel utama pilihan nasabah," tandasnya.
Di bagian lain, Direktur Risk Management BNI David Pirzada mengatakan, sebagai bank milik negara yang menjadi motor penggerak pelaksana keuangan berkelanjutan di Indonesia, BNI juga terus berkomitmen menginternalisasi prinsip keuangan berkelanjutan. Selama tahun 2023, kata dia, BNI telah melakukan berbagai inisiatif sebagai first mover implementasi Environmental, Social, and Governance (ESG) di sektor perbankan.
"Salah satu inisiatif yang dilakukan adalah dengan menetapkan target Net Zero Emission (NZE) aktivitas operasional BNI pada 2028 dan NZE pembiayaan pada tahun 2060. BNI akan mendorong sejumlah inisiatif baik dari sisi operasional maupun pembiayaan," paparnya.
Dari sisi operasional, lanjut dia, BNI telah melakukan perhitungan emisi scope 1, 2, dan 3 baik di kantor pusat, kantor wilayah, dan kantor cabang sesuai standar Greenhouse Gas (GHG) Protocol. Untuk usaha penurunan emisi, kata dia, BNI akan meningkatkan upaya efisiensi energi sampai ke level wilayah dan cabang serta memperbaiki proses pengelolaan limbah untuk mengurangi waste to landfill.
Pencapaian digital channel tersebut menurutnya akan dilanjutkan pada tahun ini dengan mengoptimalkan BNI Mobile Banking dan BNIDirect sebagai champions transactional channel BNI. Susi menyebutkan, BNI optimistis dapat menjadi mitra perbankan utama di segmen ritel dengan menyediakan ekosistem super apps.
Ke depannya, lanjut dia, perseroan juga akan mengoptimalkan Artificial Intelligence (AI) untuk memberikan hyperpersonalisasi layanan untuk meningkatkan engagement dan pengalaman bertransaksi nasabah. "Kami berharap dapat memberikan personalisasi layanan dan meningkatkan pengalaman transaksi nasabah yang dapat menjadikan BNI sebagai digital channel utama pilihan nasabah," tandasnya.
Di bagian lain, Direktur Risk Management BNI David Pirzada mengatakan, sebagai bank milik negara yang menjadi motor penggerak pelaksana keuangan berkelanjutan di Indonesia, BNI juga terus berkomitmen menginternalisasi prinsip keuangan berkelanjutan. Selama tahun 2023, kata dia, BNI telah melakukan berbagai inisiatif sebagai first mover implementasi Environmental, Social, and Governance (ESG) di sektor perbankan.
"Salah satu inisiatif yang dilakukan adalah dengan menetapkan target Net Zero Emission (NZE) aktivitas operasional BNI pada 2028 dan NZE pembiayaan pada tahun 2060. BNI akan mendorong sejumlah inisiatif baik dari sisi operasional maupun pembiayaan," paparnya.
Dari sisi operasional, lanjut dia, BNI telah melakukan perhitungan emisi scope 1, 2, dan 3 baik di kantor pusat, kantor wilayah, dan kantor cabang sesuai standar Greenhouse Gas (GHG) Protocol. Untuk usaha penurunan emisi, kata dia, BNI akan meningkatkan upaya efisiensi energi sampai ke level wilayah dan cabang serta memperbaiki proses pengelolaan limbah untuk mengurangi waste to landfill.
Lihat Juga :