Soal Usul Pajak Motor Bensin Naik, Luhut: Jangan Bilang Saya Jahat
Jum'at, 26 Januari 2024 - 21:26 WIB
loading...
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan. FOTO/dok.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Menteri Koordinator Maritim dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan terkait rencana kenaikan Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB). Rencana tersebut akan dilakukan kajian yang melibatkan pihak terkait untuk memperoleh berbagai perspektif.
"Ini baru wacana sangat awal. Nanti kita dengarkan dari publik masukannya. Jadi, jangan dibilang kok pikiran saya jahat, enggak. Kita cari solusi terbaik, kita ajak semua masyarakat lihat. Kalau ada yang pintar-pintar itu silakan, boleh datang ke saya," ujar Luhut saat ditemui di Kemenko Marves, Jakarta, Jumat (26/1/2024).
Baca Juga: Soal Tenaga Kerja Asing Mendominasi dalam Proyek Hilirisasi, Luhut: Hanya 10-15%
Luhut menyebutkan jika pajak BBM kendaraan bermotor naik untuk mengurangi subsidi BBM. "Jadi nggak perlu subsidi, kita belum tahu, kita lagi hitung, kita pengennya jangan seperti hiburan tadi, pajak hiburan. Kita umumin saja semua wacana-wacana itu, ayo feedback-nya mana," jelas Luhut.
Baca Juga: Luhut Soal Isu Menteri Mundur Berjamaah: Sudah Ditawari, Nggak Mundur-mundur
"Ini baru wacana sangat awal. Nanti kita dengarkan dari publik masukannya. Jadi, jangan dibilang kok pikiran saya jahat, enggak. Kita cari solusi terbaik, kita ajak semua masyarakat lihat. Kalau ada yang pintar-pintar itu silakan, boleh datang ke saya," ujar Luhut saat ditemui di Kemenko Marves, Jakarta, Jumat (26/1/2024).
Baca Juga: Soal Tenaga Kerja Asing Mendominasi dalam Proyek Hilirisasi, Luhut: Hanya 10-15%
Luhut menyebutkan jika pajak BBM kendaraan bermotor naik untuk mengurangi subsidi BBM. "Jadi nggak perlu subsidi, kita belum tahu, kita lagi hitung, kita pengennya jangan seperti hiburan tadi, pajak hiburan. Kita umumin saja semua wacana-wacana itu, ayo feedback-nya mana," jelas Luhut.
Baca Juga: Luhut Soal Isu Menteri Mundur Berjamaah: Sudah Ditawari, Nggak Mundur-mundur
Lihat Juga :