Kata Stafsus BUMN, Bersyukurlah Ada Partner Global Mau Bekerja Sama Terkait Vaksin Covid

Rabu, 12 Agustus 2020 - 11:49 WIB
loading...
Kata Stafsus BUMN, Bersyukurlah...
Staf Khusus Kementrian BUMN Arya Sinulingga di Bio Farma. Foto/SINDOnews
A A A
BANDUNG - Staf Khusus Kementrian BUMN Arya Sinulingga menegaskan, Indonesia mesti bersyukur bisa bekerja sama dengan partner global Sinovac asal China untuk melakukan uji klinis vaksin Covid-19 . Kerja sama itu itu diharapkan bisa mempercepat pemberian vaksin kepada masyarakat.

"Banyak negara rebutan kerja sama dengan partner global, seperti Sinovac. Karena vaksin ini sudah masuk fase tiga, artinya proses sudah di ujung. Ini tinggal mengambil sampel beberapa negara. Karena ini pandemi, harus cepat. Kita beruntung, mereka mau kerja sama dengan kita," kata Arya di kawasan Bio Farma, Kota Bandung, Rabu (12/8/2020).

Menurut dia, saat ini hampir semua negara mencari vaksin Covid-19. Pasalnya, setelah vaksin selesai, diproduksi dan disuntikkan kepada mayarakat, akan ada konsekwensi ekonomi, sosial, dan lainnya terhadap suatu negara. Sebagai gambaran, saat ini hampir semua negara mengalami kontraksi ekonomi akibat pandemi. ( Baca juga:Alasan Din Syamsuddin dkk Deklarasikan Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia di Tugu Proklamasi )

Menurut Arya, proses uji klinis vaksin Sinovac yang saat ini sedang dilakukan Unpad dan Bio Farma menjadikan Indonesia menjadi salah satu negara di dunia yang pertama sekali akan mengunakan vaksin Covid-19. Hanya sedikit negara dunia yang sekarang sedang proses vaksin ini, seperti Inggris, Amerika Serikat, dan Rusia.

Pada dasarnya, kata dia, Indonesia tak hanya bekerja sama dengan Sinovac. Tetapi juga dengan beberapa lembaga lainnya, seperti WHO dan lembaga dalam negeri yang akan memprediksi vaksin COVID, merah putih. Pemerintah akan mencari siapa yang paling cepat membuat vaksin.

Arya menyebut, tak ada keraguan terhadap kemampuan Bio Farma memproduksi vaksin. BUMN ini telah memproduksi 75% vaksin polio dunia. 14 vaksin telah dibuat Bio Farma serta telah diekspor ke 149 negara. 57 negara di antaranya adalah negara Islam (OKI).
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pangkas 250 BUMN, Prabowo...
Pangkas 250 BUMN, Prabowo Sebut Negara Hemat Rp50 Triliun
Marketing CoE Danantara,...
Marketing CoE Danantara, Jasa Marga Jadi Mentor Pengelolaan Command Center
Bio Farma Luncurkan...
Bio Farma Luncurkan Bio-TCV, Perkuat Kedaulatan Vaksin Lewat Kolaborasi Akademisi dan Industri
Jasa Marga Perkuat Penciptaan...
Jasa Marga Perkuat Penciptaan Nilai Berkelanjutan, Selaras Arah Transformasi Danantara
Dirut PTPN I Beberkan...
Dirut PTPN I Beberkan Lima Pilar Industri Perkebunan
Kinerja BUMN Menguat,...
Kinerja BUMN Menguat, Muncul Motor Pertumbuhan Baru
MA-Kemenkum: Kepastian...
MA-Kemenkum: Kepastian Hukum dan Pemahaman BJR Penting dalam Pengambilan Keputusan di BUMN
Prabowo Sebut BUMN Sumber...
Prabowo Sebut BUMN Sumber Korupsi: Kembalikan Kekayaan Rakyat
Sucofindo Buka Lowongan...
Sucofindo Buka Lowongan Kerja 2026, Lulusan D3/S1 Berbagai Jurusan Merapat!
Rekomendasi
Pengamat Soroti Rumor...
Pengamat Soroti Rumor Privat di Kasus Febrie: Jangan Geser Fokus dari Substansi Hukum
Bos FBI Temui Prabowo,...
Bos FBI Temui Prabowo, Artefak Papua yang Diselundupkan ke AS Kembali ke Indonesia
Dokter Tifa Siap Terima...
Dokter Tifa Siap Terima Apa Pun Putusan Sela Hari Ini
Berita Terkini
Jelang Mandatori SAF...
Jelang Mandatori SAF 1% di 2027, Pertamina Patra Niaga Percepat Ekosistem
Tren Penguatan IHSG...
Tren Penguatan IHSG Lanjut ke 6.346, Transaksi di Awal Sesi Cetak Rp627 Miliar
AS Gempur Iran 12 Malam...
AS Gempur Iran 12 Malam Beruntun & Houthi Tembak Tanker Saudi, Harga Minyak Dunia Tembus USD96/Barel
Purbaya Bebaskan Bea...
Purbaya Bebaskan Bea Masuk Impor LPG dan Komponen Pesawat Udara
Indonesia Punya 40%...
Indonesia Punya 40% Cadangan Nikel Dunia, Anehnya Tak Bisa Pimpin Rantai Pasok Baterai Global
1.500 Pekerja Tekstil...
1.500 Pekerja Tekstil Terancam Kena PHK, Said Iqbal Ungkap Lokasinya
Infografis
WHO Tegaskan Orang Sehat...
WHO Tegaskan Orang Sehat Tak Perlu Disuntik Vaksin Covid-19
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved