Jika Menang, Trump Rencanakan Perang Dagang Jilid 2 dengan China

Senin, 29 Januari 2024 - 10:22 WIB
loading...
Jika Menang, Trump Rencanakan...
Mantan Presiden AS dan kandidat terdepan calon presiden dari Partai Republik Donald Trump. FOTO/Ilustrasi/Dok.
A A A
JAKARTA - Mantan Presiden AS Donald Trump disebut mengatakan kepada para penasihatnya bahwa dirinya akan mengenakan tarif sebesar 60% pada semua impor dari China, jika ia memenangkan pemilu tahun ini. Hal itu dilaporkan Washington Post akhir pekan lalu, mengutip tiga orang sumber yang tidak disebutkan namanya yang diklaim mengetahui rencana tersebut.

Menanggapi rencana tersebut, para ekonom dari partai Demokrat dan Republik kepada surat kabar tersebut mengatakan bahwa langkah ini dipastikan bakal memicu gangguan besar terhadap Amerika dan perekonomian di seluruh dunia, yang jauh melebihi dampak perang dagang yang diprakarsai oleh Trump pada masa jabatan presiden pertamanya.

Baca Juga: Ekonomi AS Melaju Kencang, Makin Jauh Tinggalkan China

Selama kampanye saat ini, Trump telah berjanji untuk mencabut status China sebagai "most favored nation" atau negara yang paling favorit dalam perdagangan dengan AS. Penunjukan ini berlaku untuk hampir semua negara yang melakukan bisnis dengan AS. Gedung Putih dapat menerapkan tarif apa pun atas barang impor dari negara-negara yang tidak memiliki tarif tersebut.

Menurut kandidat terdepan dari Partai Republik ini, tarif impor terhadap barang-barang asing meningkatkan pendapatan penting bagi anggaran AS. Sementara itu, pungutan impor AS saat ini dinilai termasuk yang paling rendah di dunia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS-Iran Sepakat Damai,...
AS-Iran Sepakat Damai, Harga Minyak Dunia Langsung Anjlok
10 Presiden Terkaya...
10 Presiden Terkaya Sepanjang Sejarah AS, Trump Jauh Lebih Unggul dari Pendahulunya
Buntut Dugaan Kerja...
Buntut Dugaan Kerja Paksa, Indonesia Terancam Digetok Tarif Baru dari AS
Gegara Ledakan AI, Industri...
Gegara Ledakan AI, Industri Cip Rp27.000 Triliun Jadi Medan Perang AS-China
Gaya Hidup Miliarder,...
Gaya Hidup Miliarder, Begini Cara Keluarga Trump Membelanjakan Hartanya
China Komitmen Borong...
China Komitmen Borong Produk Pertanian AS Senilai Rp301 Triliun hingga 2028
Trump: AS Tidak akan...
Trump: AS Tidak akan Bayar Iran Rp5 Triliun, Itu Berita Palsu
Wapres AS Sebut Iran...
Wapres AS Sebut Iran Bisa Dapat Rp5.312 Triliun, tapi Trump Ragu
Ini Alasan Trump Puji...
Ini Alasan Trump Puji Putin dan Xi Jinping atas Kesepakatan Damai AS-Iran
Rekomendasi
Prancis vs Senegal:...
Prancis vs Senegal: Ulangan Kejutan 2002?
Kisah Mas Rushh Bangun...
Kisah Mas Rushh Bangun Personal Branding lewat Konten Keluarga
Momen Terakhir Wanita...
Momen Terakhir Wanita Tewas dalam Bungee Jumping 39 Meter: 'Bernapas Terengah-engah'
Berita Terkini
Krisis LNG Timur Tengah,...
Krisis LNG Timur Tengah, Permintaan Batu Bara di Asia Melonjak
Risiko Geopolitik dan...
Risiko Geopolitik dan Dampaknya terhadap Pasar Mata Uang
Revisi UU Hak Cipta...
Revisi UU Hak Cipta Dikhawatirkan Bebani UMKM hingga Startup
Libur 1 Muharram, Harga...
Libur 1 Muharram, Harga Emas Antam Stagnan di Rp2,7 Juta per Gram
Sambut Kabar Damai AS-Iran,...
Sambut Kabar Damai AS-Iran, Harga Bitcoin Melesat Tembus USD65.900
Kapal Tanker India Lintasi...
Kapal Tanker India Lintasi Selat Hormuz, Tandai Pulihnya Jalur Strategis usai Kesepakatan Damai AS-Iran
Infografis
Donald Trump - Elon...
Donald Trump - Elon Musk Memanas, Perang Alien Vs Predator Dimulai?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved