alexametrics

BI Siap Kembali Naikkan Suku Bunga jika Masih Ada Ketidakpastian

loading...
BI Siap Kembali Naikkan Suku Bunga jika Masih Ada Ketidakpastian
Deputi Gubernur Bank Indonesia Dody Budi Waluyo. Foto/Istimewa
A+ A-
JAKARTA - Bank Indonesia (BI) menyatakan siap untuk kembali menaikkan suku bunga BI 7-Day Reverse Repo Rate jika masih ada ketidakpastian perekonomian global, terutama dari Amerika Serikat (AS) yang berpeluang kembali meningkatkan level Fed rate.

Deputi Gubernur BI Dody Budi Waluyo mengatakan, sebelumnya kebijakan BI sudah menaikan suku bunga sebanyak dua kali dalam dua pekan hingga 50 basis poin ke level 4,75%.

"Kita siap memanfaatkan ruang untuk dinaikkan lagi. Kita tidak inginkan itu, tapi kalau ketidakpastian terganggu, kita akan pilih itu," ujarnya di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (5/6/2018).



Menurut Dody, sebenarnya kondisi nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) sudah mulai menguat dari sempat Rp14.200 per USD menjadi Rp13.800 per USD.

"Saya percaya ini dari sentimen, bukan fundamental perekonomian. Surat utang negara kita juga yield dari 7,56% ke 6,92%. Ini harga surat utang kita mahal," katanya.

Dia menambahkan, pemerintah bersama BI lebih memilih menjaga stabilitas untuk dikedepankan dengan level inflasi rendah serta nilai tukar rupiah terjaga.

"Ini bisa terjaga kalau ada koordinasi antara otoritas fiskal, moneter, perbankan dan pasar modal. Respon dengan suku bunga sebenarnya tidak kita inginkan, tapi kalau kondisi ke depan risiko tinggi, kita lakukan untuk jaga nilai tukar dan inflasi rendah," pungkasnya.
(ven)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak