Jokowi Klaim Tidak Ada Politisasi Penyaluran Bansos Baru Jelang Pilpres 2024
Jum'at, 02 Februari 2024 - 12:15 WIB
loading...
A
A
A
Terkait pemberian BLT Rp 200.000 perbulan, kata Jokowi, hal tersebut telah disepakati dan disetujui oleh DPR dengan menggunakan APBN.
"Iya, itu semuanya sekali lagi itu kan sudah lewat mekanisme persetujuan di DPR, APBN itu. Jangan dipikir hanya keputusan kita sendiri, tidak seperti itu dalam mekanisme kenegaraan kita, pemerintahan kita nggak seperti itu," kata Jokowi.
Baca Juga: Politisasi Bansos Jadi Sorotan, Puluhan Ekonom Minta Setop
Diketahui, Pemerintahan Jokowi bakal mengucurkan BLT baru sebesar Rp11,25 triliun untuk 18 juta KPM. Rencananya BLT tersebut bakal disalurkan pada tiga bulan pertama tahun 2024 dari mulai Januari hingga Maret. Pemerintah juga akan menyalurkan bantuan langsung tunai (BLT) Rp200.000 per bulan kepada 18,8 juta KPM mulai Februari 2024. Bansos baru tersebut diberikan bertepatan menjelang Pilpres 2024.
"Iya, itu semuanya sekali lagi itu kan sudah lewat mekanisme persetujuan di DPR, APBN itu. Jangan dipikir hanya keputusan kita sendiri, tidak seperti itu dalam mekanisme kenegaraan kita, pemerintahan kita nggak seperti itu," kata Jokowi.
Baca Juga: Politisasi Bansos Jadi Sorotan, Puluhan Ekonom Minta Setop
Diketahui, Pemerintahan Jokowi bakal mengucurkan BLT baru sebesar Rp11,25 triliun untuk 18 juta KPM. Rencananya BLT tersebut bakal disalurkan pada tiga bulan pertama tahun 2024 dari mulai Januari hingga Maret. Pemerintah juga akan menyalurkan bantuan langsung tunai (BLT) Rp200.000 per bulan kepada 18,8 juta KPM mulai Februari 2024. Bansos baru tersebut diberikan bertepatan menjelang Pilpres 2024.
(nng)
Lihat Juga :