7 Cara Membangun Tim Bisnis yang Sukses dari Nol

Minggu, 04 Februari 2024 - 17:19 WIB
loading...
7 Cara Membangun Tim...
Memiliki tim yang solid merupakan kunci utama dalam mencapai kesuksesan bisnis. Lalu, bagaimana cara membangun tim bisnis yang sukses dari nol? Wirson menulis, ada tujuh cara. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Memiliki tim yang solid merupakan kunci utama dalam mencapai kesuksesan bisnis . Tim yang kompak dan efektif dapat bekerja sama dengan baik, menyelesaikan tugas dengan efisien, dan mencapai target yang telah ditetapkan.

Namun, membangun tim yang sukses bukanlah perkara mudah. Diperlukan usaha, strategi, dan komitmen dari semua pihak untuk menciptakan tim yang ideal. Baca Juga: HT: Kunci Sukses Membangun Bisnis Harus Adaptif

Dalam buku Titik Kritis Bisnis & Solusinya, Konsultan Bisnis Kerakyatan, Wirson menulis, tim bisnis yang sukses dimulai dari pemilik bisnis . Pemilik bisnis harus dapat meyakinkan dan membentuk para anggota tim, agar dapat berkerja sama meraih tujuan.

"Semua anggota tim harus yakin bahwa pundak Anda lebih dari pantas untuk dijadikan tempat mereka meletakkan harapan atas kesejahteraan dan kebahagiaan mereka," tulis Wirson.

Baca Juga: Pentingnya Pembekalan Manajemen Bagi Pengusaha dalam Membangun Bisnis

Lalu, bagaimana cara membangun tim bisnis yang sukses dari nol? Wirson menulis, ada tujuh cara untuk membangun tim bisnis yang sukses dari awal, seperti berikut.

1. Cari Orang yang Paham Hal-hal Teknis


Langkah awal untuk membangun tim bisnis yang sukses adalah merekrut orang-orang yang tepat untuk bergabung dengan tim. Pastikan kamu memilih kandidat yang memiliki keahlian dan paham hal-hal teknis, bisa jadi kamu sendiri tidak menguasai hal teknis tersebut.

"Minimal, harus tahu kualifikasi orang yang bisa membantu sesuai dengan pekerjaannya nanti," tulis Wirson.

2. Libatkan Karyawan dalam Meraih Tujuan


Libatkan anggota tim secara fisik, batin, dan emosional dalam bisnis kamu. Namun ingat, tetap beri rambu-rambu supaya mereka juga jangan sampai merasa besar kepala.

Tunjukkan bahwa kamu tidak bisa diancam dengan pembangkangan. Kamu juga harus jeli dengan taktik komunikasi verbal maupun non-verbal yang mereka lakukan untuk menunjukkan hal itu.

Pemilik bisnis harus menunjukkan cara komunikasi yang baik dan elegan supaya tidak terjadi konflik yang sia-sia.

"Jadi, apa pun dan bagaimanapun yang terjadi dalam tim kerja adalah cerminan diri sendiri sebagai leader mereka," tulis Wirson.

3. Jangan Takut Tidak Mampu Menggaji


Pemilik bisnis kerap ragu untuk memiliki tim bisnis meski membutuhkannya. Hal ini disebabkan kekhawatiran akan gaji karyawan ditengah kondisi keuangan belum stabil.

Meski begitu, pemilik bisnis harus bersungguh-sungguh mengupayakan upah yang layak bagi karyawannya. Menurut Wirson, pemilik bisnis harus jeli mengambil peluang agar transaksi terus datang.

"Tujuannya supaya karyawan bisa tetap bekerja, ada penghasilan dan keuntungan, dan bisa membayar semua biaya operasional," ujar Wirson.

4. Jangan Buru-Buru Menambah Anggota Tim


Menurut Wirson, pemilik bisnis tidak perlu terburu-buru menambah jumlah tim kerja. Dalam proses awal membangun tim bisnis yang sukses, bisnis owner harus merangkap beberapa pekerjaan.

Tujuannya, agar keuangan stabil terlebih dahulu dan pemilik bisnis tidak terlalu terbebani.

"Nanti dapat menambah jumlah karyawan sesuai dengan kebutuhan dan melihat kemampuan finansial,"

5. Rekrutmen Karyawan


Konsulan Bisnis Kerakyatan, Wirson turut membagikan beberapa trik untuk membangun tim bisnis yang sukses saat rekrutmen karyawan. Menurutnya, ada dua jenis rekrutmen karyawan yang dapat digunakan bisnis owner.

Pertama, tambah karyawan pelan-pelan, sembari menggembleng karyawan yang sudah ada bisa multitalented. Kedua, setiap melihat orang bertalenta, ajak dia bergabung meskipun belum ada lowongan kerja di perusahaan kamu.

Cara tersebut dapat disesuaikan kebutuhan perusahaan.

"Pertimbangkan juga jenis atau beban pekerjaan dengan seseorang yang mampu menyelesaikannya," ujar Wirson.

6. Kekuatan Tim Inti


Dalam membangun tim bisnis yang solid, pemilik bisnis harus memiliki tim inti yang solid dan kokoh. Tim inti adalah orang yang akan menjadi tangan kanan pada pokok-pokok bisnis kamu.

Menurut Wirson, ketika pemilik bisnis sudah menemukan sosok yang akan mengisi tim inti. Tularkan pada mereka prinsip-prinsip vital yang menjadi keyakinan Anda selama ini.

" Percayalah jika mereka memang sosok yang tepat, maka dalam waktu singkat mereka akan memahaminya dan berada pada mindset dan frekuensi yang sama dengan Anda," tulis Wirson.

7. Kaderisasi Karyawan


Kaderisasi karyawan merupakan proses penting dalam sebuah perusahaan untuk membangun fondasi masa depan yang kokoh. Hal ini merupakan upaya strategis untuk mempersiapkan talenta-talenta terbaik agar siap mengambil alih peran dan tanggung jawab di masa depan.

"Sebagai leader, pemilik bisnis pun harus bisa mengkader karyawan," tulis Wirson.

Kaderisasi karyawan dapat dilakukan dengan menjadi pelayan dalam tim. Pemilik bisnis melayani dalam gagasan, konsep, pemikiran, menyediakan fasilitas kerja, dan melayani supaya orang lain mau bergerak menjalankan bisnis.

Dalam pelayanan itu, Anda harus bisa berbuat adil, bersikap baik, menunjukkan keteladanan, tangguh, bisa dipercaya, memotivasi, mengayomi, dan lainnya. Hasil akhirnya, karyawan dapat menjalankan bisnis secara auto-pilot.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Modernland Realty Dorong...
Modernland Realty Dorong Pertumbuhan Bisnis Berbasis Keberlanjutan
Menuju Tujuh Dekade...
Menuju Tujuh Dekade Astra: Perkuat Fokus Strategis untuk Dorong Pertumbuhan Perusahaan
Perang AS-Israel Lawan...
Perang AS-Israel Lawan Iran Bikin Badai Ekonomi ke Seluruh Dunia, Sektor Bisnis Tekor Rp441 Triliun
VFive Group Ekspansi...
VFive Group Ekspansi ke Sektor Energi dan Kesehatan di Indonesia
KADIN Net Zero Hub Perkenalkan...
KADIN Net Zero Hub Perkenalkan Arah Baru Percepat Dekarbonisasi Sektor Bisnis via Kolaborasi
Membaca Peluang di Tengah...
Membaca Peluang di Tengah Ketidakpastian Ekonomi, Perempuan Pengusaha Tekankan Kolaborasi
Grab Business Forum...
Grab Business Forum 2026 Jadi Wadah Kolaborasi Pemimpin Bisnis
Rakernas Inkopotren...
Rakernas Inkopotren 2026 Fokus Dorong UMKM Pesantren Go Internasional
Stanford University...
Stanford University Buka Program Pelatihan Bisnis untuk Pengusaha Indonesia
Rekomendasi
Shakira Buka Piala Dunia...
Shakira Buka Piala Dunia 2026 dengan Penampilan Spektakuler, Cetak Sejarah Baru di FIFA
Kementerian HAM Kawal...
Kementerian HAM Kawal Penyelesaian Persoalan Tempat Ibadah Jemaat POUK Tesalonika Teluknaga
Mengapa Muharram Menjadi...
Mengapa Muharram Menjadi Bulan Pertama Tahun Hijriah? Ini Sejarah dan Keistimewaannya
Berita Terkini
Penjelasan PLN soal...
Penjelasan PLN soal Blackout di Beberapa Wilayah Pulau Jawa
Emas Antam Kembali Berkilau,...
Emas Antam Kembali Berkilau, Hari Ini Naik Rp20 Ribu Sentuh Rp2.709.000 per Gram
IHSG Dibuka Perkasa...
IHSG Dibuka Perkasa Sentuh Level 5.960, Ada 380 Saham Berlari di Zona Hijau
Aliran Modal Asing Mulai...
Aliran Modal Asing Mulai Masuk, Rupiah Membaik Tinggalkan Rp18.000 per Dolar AS
Beban Berat Kelas Menengah...
Beban Berat Kelas Menengah di Tengah Kenaikan Pertamax jadi Rp16.250/Liter
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
Infografis
Dzikry Lazuardi, Analis...
Dzikry Lazuardi, Analis Persija yang Dipercaya John Herdman Masuk Tim Pelatih Timnas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved