Warga India Rebutan Cari Pekerjaan di Israel Tak Peduli Perang Gaza Berkecamuk

Senin, 05 Februari 2024 - 19:23 WIB
loading...
A A A
Sementara itu sebagai informasi tingkat pengangguran perkotaan di India mengalami penurunan menjadi 5,1% pada Juli 2022-Juni 2023, dari 6,6% antara bulan yang sama tahun sebelumnya.

Selama periode yang sama, hampir 22% tenaga kerja India diklasifikasikan sebagai "tenaga kerja lepas", dengan upah bulanan rata-rata 7.899 rupee (USD95), menurut angka pemerintah.

Desainer ubin India, Deepak Kumar mengeluhkan, masalah di tempat ini adalah "bekerja selama empat hari, makan selama dua hari".

Kumar mengatakan, dia mengikuti berita dan tahu risikonya, tetapi Ia ingin mencari pekerjaan demi anak-anaknya. "Saya akan tersenyum saat menghadapi peluru – tetapi akan mengambil 150.000 rupee (USD1.800)," katanya.

10.000 Keluarga Akan Diberi Makan


Orang India yang bekerja di Israel menlihat peluang bagus. Di sisi lain Kedutaan Besar India di Tel Aviv mengatakan, ada sekitar 18.000 warga India di Israel. Mereka kebanyakan bekerja sebagai pengasuh yang merawat orang tua, serta banyak lainnya bekerja sebagai pedagang berlian dan profesional TI. Sedangkan lainnya sebagai pelajar.

Tetapi perekrut telah meluncurkan dorongan baru bagi pencari kerja.

Kepala Institut Pelatihan Industri Lucknow, Raj Kumar Yadav mengatakan, mereka memfasilitasi perekrut dari Israel dalam mencari 10.000 pekerja konstruksi terampil yang bisa mengantongi upah USD1.685 per bulan.

"Mereka akan memberi visa dan mengangkut orang-orang ini dengan pesawat sewaan," katanya, seraya menambahkan bahwa "10.000 keluarga akan diberi makan dengan baik dan akan terus bertambah".
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Modi Incar Harta Karun...
Modi Incar Harta Karun Terlarang Australia demi Terangi Negaranya
RI-India Bidik Nilai...
RI-India Bidik Nilai Kerja Sama Ekonomi Tembus Rp445,8 Triliun, dari Infrastruktur hingga SDA
Bertemu PM Modi, Prabowo...
Bertemu PM Modi, Prabowo Minta QRIS Segera Bisa Dipakai di India
Pasar Mulai Cemas, Mata...
Pasar Mulai Cemas, Mata Uang Rupee India Kehabisan Napas justru Saat Dolar AS Lemah
Kapal Tanker India Lintasi...
Kapal Tanker India Lintasi Selat Hormuz, Tandai Pulihnya Jalur Strategis usai Kesepakatan Damai AS-Iran
Impor Energi dari 41...
Impor Energi dari 41 Negara, India Tak Mampu Tolak Minyak Rusia: Kami Cari yang Paling Murah!
Trump Geram pada Netanyahu...
Trump Geram pada Netanyahu karena Kritik Rencana AS Jual Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
Presiden Israel Ingin...
Presiden Israel Ingin Berdamai dengan Arab Saudi: Saya Menghormati Mohammed bin Salman
Israel Marah atas Runtuhnya...
Israel Marah atas Runtuhnya Dukungan AS, Padahal Sudah Bayar Buzzer Rp26,8 Miliar Per Bulan
Rekomendasi
Usai Diperiksa Kejagung...
Usai Diperiksa Kejagung sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan
ICW Soroti Mutasi ASN...
ICW Soroti Mutasi ASN Kementerian PU, Diduga Hanya Jadi Alat Balas Dendam
Kelakar Prabowo: Nanti...
Kelakar Prabowo: Nanti Ada Pertandingan Jenderal-Jenderal, Saya Wasitnya
Berita Terkini
S&P Tahan RI Masih Investment...
S&P Tahan RI Masih Investment Grade, Fuad Bawazier Prediksi Ekonomi Bangkit 6 Bulan Lagi!
Transaksi Serba Digital,...
Transaksi Serba Digital, Pembelian Token Listrik Semakin Praktis
BI Injeksi Likuiditas...
BI Injeksi Likuiditas Rp837,11 Triliun, Tekanan di Pasar Uang Mulai Reda
Mantan Menkeu Ungkap...
Mantan Menkeu Ungkap 3 Gol Besar Sistem Ekspor Satu Pintu yang Dipuji S&P
MAMI Kelola Aset Rp125...
MAMI Kelola Aset Rp125 Triliun hingga Juni 2026, Catat Lebih 2,6 Juta Investor
Elnusa Petrofin Pastikan...
Elnusa Petrofin Pastikan Distribusi BBM di Sumatra Utara Kembali Normal
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved