Warga India Rebutan Cari Pekerjaan di Israel Tak Peduli Perang Gaza Berkecamuk

Senin, 05 Februari 2024 - 19:23 WIB
loading...
Warga India Rebutan...
Warga India mengantre panjang demi untuk mendapatkan pekerjaan di Israel ketika perang dengan Hamas terus berlanjut. Foto/Dok Reuters
A A A
NEW DELHI - Warga India mengantre panjang demi untuk mendapatkan pekerjaan di Israel ketika perang dengan Hamas terus berlanjut. Para pencari kerja asal India ini mengatakan, risiko yang mengancam jiwa bagi mereka lebih baik daripada kelaparan di negara sendiri.

Baca Juga: Israel Datangkan 10.000 Pekerja India untuk Gantikan Warga Palestina

Mereka mencoba mengisi kekurangan tenaga kerja di Israel yang diperburuk oleh hampir empat bulan pertempuran melawan militan Palestina di Gaza. Di sisi lain ekonomi terbesar kelima di dunia dan salah satu negara yang paling cepat berkembang, India masih kesulitan menciptakan pekerjaan penuh waktu dan gaji yang cukup bagi jutaan orang.

Baca Juga: IMF Ramal Ekonomi Israel Makin Hancur Tahun Ini Akibat Perang

Bagi ratusan orang India yang mengantre, dimana kebanyakan adalah pria, peluang pekerjaan konstruksi terampil di Israel - dan upah hingga 18 kali lebih tinggi - melebihi ketakutan mereka.

"Jika tertulis dalam takdir kita untuk mati, kita akan mati di sana – setidaknya anak-anak kita akan mendapatkan sesuatu," kata Jabbar Singh yang merupakan mekanik sepeda motor.

"Semua ini lebih baik daripada kelaparan di sini," sambung Jabbar Singh yang berdesakan di antara kerumunan para pencari kerja di pusat pelatihan dan tempat perekrutan di Lucknow, ibukota negara bagian Uttar Pradesh.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kapal Tanker India Lintasi...
Kapal Tanker India Lintasi Selat Hormuz, Tandai Pulihnya Jalur Strategis usai Kesepakatan Damai AS-Iran
Impor Energi dari 41...
Impor Energi dari 41 Negara, India Tak Mampu Tolak Minyak Rusia: Kami Cari yang Paling Murah!
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Tiga Kapal Tanker Tujuan...
Tiga Kapal Tanker Tujuan China dan India Diam-diam Tinggalkan Selat Hormuz, Begini Caranya
India Kembali Naikkan...
India Kembali Naikkan Harga BBM, Sudah 4 Kali dalam Dua Pekan
Harga BBM di India Melonjak...
Harga BBM di India Melonjak Tajam, Naik Tiga Kali dalam Delapan Hari
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
Rekomendasi
Padi Reborn hingga Mahalini...
Padi Reborn hingga Mahalini Bakal Hibur Warga pada Puncak HUT Jakarta
Pengurus PPP Laporkan...
Pengurus PPP Laporkan Toni, Badri, dan Saiful Hakim ke Polda Metro Atas Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan
Rekam Jejak Eks Ketua...
Rekam Jejak Eks Ketua PN Kudus yang Dipecat karena Tilep Uang Rp2 Miliar
Berita Terkini
Kantongi Pendanaan USD11,3...
Kantongi Pendanaan USD11,3 Juta, FLOQ Pacu Integrasi Teknologi Blockchain
Tanpa Kompensasi, Harga...
Tanpa Kompensasi, Harga Asli Pertamax Tembus Rp20.000 per Liter
Pacu Sektor Pariwisata,...
Pacu Sektor Pariwisata, TikTok GO Integrasikan Konten Kreator dengan Sistem Pemesanan Tiket
AHY Ungkap Ego Sektoral...
AHY Ungkap Ego Sektoral Jadi Hambatan Tata Kelola Kebandarudaraan
Danamon Gelar DIVE-Chapter...
Danamon Gelar DIVE-Chapter Youth, Kenalkan Perbankan ke Generasi Muda
Asabri Gandeng Bio Farma...
Asabri Gandeng Bio Farma Edukasi Kanker Serviks di Sespim Polri
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved