Peringkat Kredit dan Utang Israel Diturunkan Imbas Perang dengan Hamas

Minggu, 11 Februari 2024 - 07:30 WIB
loading...
A A A
Moody's juga memproyeksikan bahwa beban utang Israel akan lebih tinggi dari yang diprediksi sebelum konflik. Sebelumnya Moody's menempatkan peringkat kredit Israel pada tinjauan kembali pada bulan Oktober, kurang dari dua minggu setelah negara itu menyatakan perang terhadap Hamas menyusul serangan mendadak oleh kelompok militan yang menewaskan sekitar 1.200 orang Israel.

Selain itu S&P dan Fitch juga menempatkan Israel pada pengawasan peringkat negatif, tetapi sejauh ini belum menurunkan skor kreditnya. S&P memperingatkan, pada bulan lalu bahwa mereka bisa menurunkan prospek kredit Israel dari stabil menjadi negatif karena risiko yang dapat meluas akibat konflik Israel-Hamas.

Mengomentari penurunan peringkat, Perdana Menteri atau PM Israel, Benjamin Netanyahu bersikeras itu tidak mencerminkan keadaan ekonomi negaranya, tetapi "sepenuhnya karena fakta bahwa kita sedang berperang."

"Peringkat akan kembali naik segera setelah kita memenangkan perang," katanya dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip oleh Bloomberg.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
Israel Lepas Ketergantungan...
Israel Lepas Ketergantungan Dolar AS, Menerima Rp5.193 Triliun Sejak PD II
Dalih Iran Soal Penutupan...
Dalih Iran Soal Penutupan Ketat di Selat Hormuz, Stabilitas Harga Energi Masih Jauh
Purbaya Bawa Kabar Gembira...
Purbaya Bawa Kabar Gembira dari Washington: S&P Pertahankan Rating RI Tetap Triple B
Rupiah Masih Rapuh,...
Rupiah Masih Rapuh, Hari Ini Sentuh Level Rp17.104 per USD
Hamas Ungkap Pertemuan...
Hamas Ungkap Pertemuan di Kairo Bahas Penerapan Gencatan Senjata Gaza
Hamas Tak akan Serahkan...
Hamas Tak akan Serahkan Persenjataan, tapi Hanya Polisi yang Bawa Senjata di Gaza
Menlu Iran dan Pemimpin...
Menlu Iran dan Pemimpin Hamas di Gaza Bahas Perkembangan Terkini Palestina
Rekomendasi
Momen Middleton Bertemu...
Momen Middleton Bertemu Mantan Pacarnya di Pernikahan Peter Phillips
AS Curigai Zionis, Pentagon...
AS Curigai Zionis, Pentagon Naikkan Tingkat Ancaman Spionase Israel Jadi Kritis
Dokter Gigi Asal Vietnam...
Dokter Gigi Asal Vietnam Buka Praktik di Ciputat Pakai Izin Tinggal Kunjungan, Endingnya Dideportasi
Berita Terkini
Jelajahi 197 Negara,...
Jelajahi 197 Negara, Peneliti Temukan Kesederhanaan Jadi Kunci Kebahagiaan
Pasar Keuangan Ambruk...
Pasar Keuangan Ambruk Lebih Dalam, Rupiah Diramal Tembus Rp19.000 Akhir Bulan Ini
BRIN Apresiasi Program...
BRIN Apresiasi Program Konservasi Astra Agro Dukung Target Biodiversitas
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Mager di Rp2,73 Juta per Gram, Berikut Rinciannya
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Perkuat Ketahanan Pangan Melalui Program CID
BUMN Mulai Pangkas Anak...
BUMN Mulai Pangkas Anak Usaha, dari Pupuk Indonesia sampai PLN
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved