Harga Beras Ugal-ugalan, Pedagang Pasar Cipinang Akui Pasokan Tersendat

Selasa, 13 Februari 2024 - 17:40 WIB
loading...
Harga Beras Ugal-ugalan,...
Pedagang beras di pasar induk Cipinang, Jakarta Timur mengeluhkan harga beras yang saat ini mengalami kenaikan. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Pedagang beras di pasar induk Cipinang, Jakarta Timur mengeluhkan harga beras yang saat ini mengalami kenaikan. Bahkan sejak awal tahun hingga saat ini harga beras sudah naik Rp2.000 per kilo sejak Januari lalu.

Baca Juga: Harga Beras Mencekik, Dirut Bulog Ungkap Petani Padi dan Penggilingan Sakit Kepala

Salah satu pedagang beras di pasar induk Cipinang, Ida menuturkan, tingginya harga beras dipasar saat ini lantaran beras operasi pasar milik pemerintah tidak banyak yang turun ke pasar. Hal itu membuat pasokan tersendat yang akhirnya harga beras di tingkat konsumen mengalami kenaikan.

"Sekarang beras operasi pasar tidak terlalu banyak, jadi harga beras jadi tinggi. Mempengaruhi harga tinggi itu karena beras operasi pasar sedang tidak banyak, sehingga mempengaruhi harga pasar," ujar Ida saat ditemui MNC Portal di Pasar Induk Cipinang, Selasa (13/2/2024).

Baca Juga: Harga Beras Menggila, Mentan Lapor ke Jokowi Produksi Petani Turun

Ida juga menceritakan, ketika pasokan beras dari operasi pasar Pemerintah sedang melimpah, maka harga beras cenderung stabil. Kalaupun mengalami kenaikan, tidak setinggi seperti yang saat ini tengah terjadi.

"Kalau beras operasi pasar lagi banyak atau melimpah, mungkin harga pasar bisa stabil. Tapi ini beras operasi pasar sedikit yang keluar, jadi tidak bisa menstabilkan harga ini," sambungnya.

Pada kesempatan tersebut, Ida juga memaparkan kenaikan harga beras tertinggi ini terjadi untuk beras maros IR 64 dan IR42. Harga beras IR 64 saat ini dibanderol Ida dengan harga Rp15.500 per kg, padahal bulan Januari lalu harganya masih sekitar Rp13.000/kg. Kondisi demikian juga terjadi untuk harga beras IR42 atau beras perak, yang saat ini mengalami lonjakan.

Menurutnya, kenaikan harga beras ini praktis menimbulkan reaksi ditingkat konsumen. Ida mengaku banyak konsumen yang mulai menahan belanja beras hingga pemilu, karena diperkirakan harganya kembali turun pasca pencoblosan.

"Kalau beras harga tinggi gini pembeli bimbang, takut setelah pemilu ada penurunan harga," lanjutnya.

Senada juga diungkapkan oleh Pejual Beras lain di Pasar Induk Cipinang, Yono menambahkan, kondisi harga perberasan pada tahun ini menjadi yang terburuk dibandingkan dengan kondisi-kondisi sebelumnya.

Yono sendiri menjual 2 jenis beras premium di pasar Cipinang yaitu beras Sumedang dan Bandung. Bahkan kedua harga beras tersebut saat ini sudah tembus Rp16.000/kg. Padahal harga sebelumnya hanya Rp13.000/kg, yang sudah terjadi sekitar bulan Desember lalu.

"Emang gak ada stok (jadi mahal). Harga tahun ini yang paling tinggi, sebelumnya belum pernah," pungkasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Serap Beras Petani,...
Serap Beras Petani, Kapasitas Gudang Bulog Ditambah hingga 7 Juta Ton
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
Cadangan Beras RI Sentuh...
Cadangan Beras RI Sentuh Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah, Capai 5,37 Juta Ton
Dalih Iran Soal Penutupan...
Dalih Iran Soal Penutupan Ketat di Selat Hormuz, Stabilitas Harga Energi Masih Jauh
Dampak Perang Iran,...
Dampak Perang Iran, Harga Beras Asia Cetak Rekor Tertinggi dalam Dua Tahun
Tepis Feri Amsari, HKTI...
Tepis Feri Amsari, HKTI Sebut Kondisi Riil Stok Beras Melimpah
Pasar Cipulir Banjir,...
Pasar Cipulir Banjir, Pedagang Sedih Omzet Turun Drastis
Pramono Diminta Pertimbangkan...
Pramono Diminta Pertimbangkan Nasib Pedagang Sebelum Terapkan Perda KTR
Rekomendasi
PN Jakpus Eksekusi Lahan...
PN Jakpus Eksekusi Lahan Hotel Sultan Senilai Rp28,9 Triliun
Terluka saat Hadang...
Terluka saat Hadang Eksekusi Hotel Sultan, Kivlan Zen: Darah Saya untuk Perjuangan
Soundrenaline 2026 Digelar...
Soundrenaline 2026 Digelar di 5 Kota, Hadirkan DIIV, Last Dinosaurs, hingga Efek Rumah Kaca
Berita Terkini
Aturan Baru ESDM, Blending...
Aturan Baru ESDM, Blending Batu Bara Harus Dapat Restu Bahlil
Antisipasi Lonjakan...
Antisipasi Lonjakan 5,46 Juta Penumpang Libur Sekolah, InJourney Airports Hadirkan Fasilitas Ramah Keluarga
IHSG Berakhir di Zona...
IHSG Berakhir di Zona Merah Sentuh 6.172, Transaksi Bursa Cetak Rp17,8 Triliun
Tips MotionTrade: Jangan...
Tips MotionTrade: Jangan Tertipu, Waspadai Contoh Modus Investasi Ilegal Ini
Jangan Lewatkan! Kejar...
Jangan Lewatkan! Kejar Promo Rumah, Kendaraan, & Liburan di BRI Consumer Expo 2026 Makassar
BI Tancap Gas, Suku...
BI Tancap Gas, Suku Bunga Acuan Kembali Naik 25 Bps ke Level 5,75%
Infografis
10 Negara Menaikkan...
10 Negara Menaikkan Harga BBM Akibat Perang AS-Iran, Banyak Tetangga RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved