Menteri Teten Ingin Koperasi Tak Banyak Bermain di Bisnis Utang

Kamis, 13 Agustus 2020 - 12:03 WIB
loading...
Menteri Teten Ingin...
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Teten Masduki menyayangkan fakta bahwa masih banyak koperasi di Indonesia yang belum bergerak di sektor riil. Dari jenis usaha yang dijalankan koperasi Indonesia, koperasi simpan pinjam (KSP) masih menjadi usaha dominan, makanya angka unit usaha simpan pinjam sebesar 59,9%.

"Di sini berarti sektor riil belum menjadi pilihan. Padahal sektor ini sangat penting ke depannya," ujar Teten dalam webinar bertema "Masihkah Koperasi Menjadi Andalan?" yang diselenggarakan oleh Indonesian Consortium for Cooperatives Innovation (ICCI) dan Inke Maris & Associates di Jakarta, Kamis (13/8/2020). ( Baca juga:Susah Maju, Menteri Teten Sebut Koperasi Berjalan Seperti Andong )

Untuk itu, pihak KemenKop UKM ingin mendorong koperasi untuk bergerak di sektor riil (produksi). Terutama sektor rill yang menjadi keungulan domestik.

"Koperasi harus bisa memperkuat sektor produktif dan unggulan, banyak potensi di sektor pertanian, kelautan, bahkan komoditas," lanjut Teten.

Dalam sektor kelautan, Indonesia bisa dikatakan 100% bahan bakunya lengkap. Di sektor komoditas, Indonesia juga tidak kalah dengan potensi besar dalam komoditas kelapa sawit, kakao, dan kopi.

"Untuk itu, kami ingin koperasi masuk ke sektor-sektor itu. Sehingga, koperasi juga menjadi perpanjangan rantai produksi dari para petani, nelayan, atau peternak, hingga pengrajin untuk terhubung ke market yang lebih besar," pungkas Teten.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Laporan Menkop ke Prabowo:...
Laporan Menkop ke Prabowo: 15.845 Koperasi Merah Putih Sudah Berdiri, 19 Ribu Masih Dibangun
INDEF: Pemerintah Perlu...
INDEF: Pemerintah Perlu Evaluasi Kebijakan Ekonomi dan Perkuat Kolaborasi
Maksimalkan Peran Koperasi...
Maksimalkan Peran Koperasi Hijau untuk Dukung Pengembangan PLTS
LPDB Dorong Koperasi...
LPDB Dorong Koperasi Lebih Berdaya, 15 Inkubator Terpilih Siap Dampingi Koperasi Naik Kelas
Pertumbuhan Ekonomi...
Pertumbuhan Ekonomi 8% Bukan Mustahil Dicapai, Ini Syarat-syaratnya
Pasca Indonesia Economic...
Pasca Indonesia Economic Outlook 2026, DPR Soroti Momentum Eksekusi Investasi Strategis
Dekopin: Juli Bulan...
Dekopin: Juli Bulan Koperasi, Banyak Daerah Masih Merayakan
Dekopin Siap Kawal Amanat...
Dekopin Siap Kawal Amanat Presiden Prabowo Jadikan Koperasi Motor Utama Ekonomi Rakyat
MNC University Hadiri...
MNC University Hadiri Peringatan Hari Koperasi Nasional ke-79, Perkuat Wawasan Mahasiswa tentang Ekonomi Kerakyatan
Rekomendasi
VISION+ Rilis Teaser...
VISION+ Rilis Teaser Trailer My Chef in Crime, Saat Insting Memasak Jadi Kunci Kasus Kriminal
Prabowo, Jokowi, SBY...
Prabowo, Jokowi, SBY Kompak Hadiri Pernikahan Putra Boy Thohir
Peretas Retas Perusahaan...
Peretas Retas Perusahaan Pertahanan Israel IMCO, Dokumen Rahasia Militer Israel Bocor
Berita Terkini
Musk Peringatkan Bahaya...
Musk Peringatkan Bahaya Utang AS, Pajak Miliarder Tak Akan Cukup Hapus Defisit
Bidik Calon Kreditur,...
Bidik Calon Kreditur, CLIK Propensity Score Bantu Bank Ambil Keputusan Akurat
Babinsa Awasi Pajak...
Babinsa Awasi Pajak Bisa Picu Persepsi Negatif, DPR: Jangan Sampai Dianggap Mata-mata
Redam Perang Dagang...
Redam Perang Dagang dengan AS, China Usul Pangkas Tarif Rp535 triliun
Tarif 3 Jalan Tol Berpotensi...
Tarif 3 Jalan Tol Berpotensi Naik Tahun Ini, Semuanya di Pulau Jawa
PLN EPI Bidik Pasar...
PLN EPI Bidik Pasar Hidrogen Hijau untuk Industri dan Penerbangan
Infografis
10 Pesawat Tempur Paling...
10 Pesawat Tempur Paling Laku di Pasaran, Juaranya Tak Terduga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved