Pertumbuhan Ekonomi 8% Bukan Mustahil Dicapai, Ini Syarat-syaratnya

Rabu, 25 Februari 2026 - 13:15 WIB
loading...
Pertumbuhan Ekonomi...
President Club menggelar diskusi bertema Indonesias Forward: Kolaborasi untuk Ketahanan Nasional di President Lounge, lantai dasar Menara Batavia, Jakarta, Jumat (6/2/2026) lalu. Foto/Dok. SindoNews
A A A
JAKARTA - President Club menggelar diskusi bertema Indonesia's Forward: Kolaborasi untuk Ketahanan Nasional di President Lounge, lantai dasar Menara Batavia, Jakarta, Jumat (6/2/2026) lalu. Diskusi ini menyoroti pentingnya kolaborasi antara akademisi, pemerintah, dan dunia usaha mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus memperkuat ketahanan nasional.

Seperti diketahui, tahun ini konflik geopolitik global makin memanas dan meningkatkan ketidakpastian ekonomi global yang turut berdampak pada stabilitas ekonomi nasional. Diskusi ini menghadirkan Prof Budi Susilo Soepandji selaku keynote speaker.

Selain itu, turut hadir Staf Khusus Menteri Pertahanan Kris Wijoyo Soepandji; Chief Economist Trimegah Sekuritas & Soemitro Economic Forum Fakhrul Fulvian; Guru Besar Fakultas Ekonomi & Bisnis Universitas Indonesia Prof Telisa Aulia Falianty; dan Executive Director President Club Prof Chandra Setiawan. Baca juga: BI Optimistis Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,7% di 2026

Fakhrul Fulvian menilai dunia sedang memasuki periode perubahan besar. Setiap perubahan selalu diikuti tantangan sosial, ekonomi, dan ketahanan negara. Dalam satu dekade terakhir, perkembangan teknologi berlangsung sangat cepat, dari semi-digital menjadi digital penuh.

Di tengah perubahan tersebut, menurutnya, negara perlu memperkuat koordinasi fiskal dan moneter. ”Termasuk mengambil kebijakan yang tepat agar dunia usaha tetap bergerak dan ekonomi mampu tumbuh menuju target 8%,” katanya.

Sementara itu, Kris Wijoyo Soepandji menambahkan, mencapai pertumbuhan ekonomi 8% bukan hal yang mudah. Tapi jika semua terkonsolidasi dengan gotong royong, target 8% bisa dicapai. Astacita Presiden Prabowo Subianto poin kedua memiliki konsep defence supports economy, yaitu pengembangan sistem pertahanan dan keamanan yang mendukung ekonomi, melalui swasembada pangan, energi dan air.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menkeu Purbaya di Nankai...
Menkeu Purbaya di Nankai University: Mesin Ekonomi Indonesia Melaju Kencang, Fiskal Sehat dan Tangguh
Ekonom Soroti Data Positif...
Ekonom Soroti Data Positif Fiskal dan Investasi, Narasi Sell Indonesia Dinilai Keliru
Sensus Ekonomi 2026...
Sensus Ekonomi 2026 Resmi Dimulai Besok 15 Juni 2026, Usaha Nasional Didata Tanpa Terkecuali
Beban Berat Kelas Menengah...
Beban Berat Kelas Menengah di Tengah Kenaikan Pertamax jadi Rp16.250/Liter
Purbaya Targetkan Ekonomi...
Purbaya Targetkan Ekonomi Indonesia Tumbuh 6,5% di 2027
Istana Buka Suara soal...
Istana Buka Suara soal Variabel Kejatuhan Rupiah ke Rp18.000: Singgung Kemandirian Ekonomi
Prabowo: Selat Hormuz...
Prabowo: Selat Hormuz Ditutup, Kita Percaya Diri Mampu Mengatasi
Qodari: Stimulus Tarif...
Qodari: Stimulus Tarif Transportasi Dikucurkan saat Libur Sekolah dan Nataru
Pemerintah dan Dunia...
Pemerintah dan Dunia Usaha Perkuat Kolaborasi pada Perayaan Hari Susu Nusantara 2026
Rekomendasi
2 Calon Manajer Kopdes...
2 Calon Manajer Kopdes dan Kampung Nelayan Meninggal saat Latsarmil, TB Hasanuddin Berharap Lakukan Evaluasi Menyeluruh
Israel Anggap Turki...
Israel Anggap Turki Lebih Berbahaya Dibandingkan Iran
Besok Hari Asyura, Ini...
Besok Hari Asyura, Ini Doa yang Dianjurkan dan Mulai Diamalkan Malam Ini!
Berita Terkini
NHM Peduli Dampingi...
NHM Peduli Dampingi Pasien Jantung Rematik Asal Lingkar Tambang Hingga Sukses Jalani Operasi di Jakarta
Prabowo Prediksi Indonesia...
Prabowo Prediksi Indonesia Swasembada BBM 3 Tahun Lagi
Potongan Aplikasi Gojek...
Potongan Aplikasi Gojek Turun Jadi 8% Mulai 1 Juli 2026, Manajemen GOTO Angkat Suara
Biaya Medis Meningkat,...
Biaya Medis Meningkat, Allianz Ajak Pahami Pentingnya Perlindungan Kesehatan
Pascapengumuman MSCI,...
Pascapengumuman MSCI, IHSG Sesi Siang Ambruk 1,62% ke Level 6.002
Harga Emas Terjun Rp18...
Harga Emas Terjun Rp18 Ribu, Hari Ini 1 Gram Dijual Rp2.655.000 per Gram
Infografis
Ini Beda Spek dan Harga...
Ini Beda Spek dan Harga Motor Listrik Mahal BGN Emmo JVX GT vs JVH Max
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved