Interbeauty Indonesia 2024 Dorong Lahirnya Entrepreneur Baru
Jum'at, 16 Februari 2024 - 09:46 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Indonesia Punya Semuanya untuk Jadi Negara Maju, Tapi...
Sebagai catatan, Indonesia harus mencapai rasio wirausaha nasional 3,95%, dan pertumbuhan wirausaha baru minimal 4% dimana saat ini Indonesia baru mencapai 3,47%.
Dalam pameran itu, integrasi produk kosmetik, herbal, suplemen dan parfum ke dalam satu kegiatan pameran. Nantinya, ide bisnis kecantikan, herbal dan suplemen akan hadir.
Pameran ini, lanjut Alex, juga mendapatkan dukungan Pemerintah dan Asosiasi terkait, melalui hadirnya booth-booth dari BPOM, LPPOM MUI, APSKI (Asosiasi Pengusaha Suplemen Kesehatan Indonesia), dan FOKUS UMKM.
“Kami ingin pameran Interbeauty Indonesia 2024, CMEI 2024 dan Health+Beauty Expo 2024, menjadi sebuah One Stop Solution bagi para pengusaha muda di Indonesia untuk mendapatkan ide bisnis baru serta terjun langsung menjadi Brand Owner dan Wirausaha yang mandiri, sekaligus juga sebagai bagian dari peranan sektor swasta dalam mendorong lahirnya banyak Wirausahawan/ Entrepreneur di Indonesia,” tutup Alex.
Sebagai catatan, Indonesia harus mencapai rasio wirausaha nasional 3,95%, dan pertumbuhan wirausaha baru minimal 4% dimana saat ini Indonesia baru mencapai 3,47%.
Dalam pameran itu, integrasi produk kosmetik, herbal, suplemen dan parfum ke dalam satu kegiatan pameran. Nantinya, ide bisnis kecantikan, herbal dan suplemen akan hadir.
Pameran ini, lanjut Alex, juga mendapatkan dukungan Pemerintah dan Asosiasi terkait, melalui hadirnya booth-booth dari BPOM, LPPOM MUI, APSKI (Asosiasi Pengusaha Suplemen Kesehatan Indonesia), dan FOKUS UMKM.
“Kami ingin pameran Interbeauty Indonesia 2024, CMEI 2024 dan Health+Beauty Expo 2024, menjadi sebuah One Stop Solution bagi para pengusaha muda di Indonesia untuk mendapatkan ide bisnis baru serta terjun langsung menjadi Brand Owner dan Wirausaha yang mandiri, sekaligus juga sebagai bagian dari peranan sektor swasta dalam mendorong lahirnya banyak Wirausahawan/ Entrepreneur di Indonesia,” tutup Alex.
(akr)
Lihat Juga :