Luhut Belum Mau Terima Turis Asing, Pelancong Lokal Punya Simpanan Uang Banyak

Kamis, 13 Agustus 2020 - 13:44 WIB
loading...
Luhut Belum Mau Terima...
Untuk turis dari mancanegara, Luhut memastikan bahwa pemerintah belum mau menerimanya hingga akhir tahun 2020 mendatang, karena menurutnya pelancong lokal masih memiliki simpanan uang yang cukup banyak. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, saat ini pemerintah tengah berupaya keras memancing animo masyarakat, untuk mulai berwisata ke sejumlah destinasi wisata di Tanah Air. Adapun pemerintah bahkan memasang target bahwa wisatawan domestik yang berwisata itu setidaknya bisa mencapai sekitar 70% .

"(Dalam upaya) pemulihan sektor pariwisata ini, kami mau turis domestik itu 70 persen," kata Luhut dalam acara rakernas APINDO di Jakarta, Kamis (3/8/2020).

(Baca Juga: Jodohkan BUMN Penerbangan dengan Pariwisata, Maunya Jokowi Apa? )

Sementara untuk turis dari mancanegara, Luhut memastikan bahwa pemerintah belum mau menerimanya hingga akhir tahun 2020 mendatang. "Masalah turis asing, kami sampai akhir tahun belum akan terima. Biar saja kita konsolidasi dulu," ujarnya.

Luhut mengatakan, pemerintah optimistis bahwa animo berwisata dari para pelancong lokal akan tinggi, karena menurutnya masyarakat masih memiliki simpanan uang yang cukup banyak. Hal itu disebabkan karena dalam beberapa waktu terakhir, masyarakat Indonesia tidak melakukan perjalanan ke sejumlah destinasi mancanegara yang biasanya ramai dikunjungi seperti misalnya umrah atau bahkan berobat ke negeri tetangga.

"Duit di kita cukup banyak karena yang umrah kan tidak ada. Lalu orang yang biasa berobat di Singapura dan Malaysia, kan tidak berobat. Kalau kita hitung bisa puluhan triliun, atau miliar dolar (jumlahnya)," ungkapnya.

(Baca Juga: Sedot Investasi Rp23 Triliun, ITDC Jadikan Pariwisata Penopang Ekonomi Nasional )

Karenanya, Luhut berharap bahwa dana yang tidak dibelanjakan oleh masyarakat itu nantinya bisa mulai dikeluarkan, untuk tujuan berwisata di destinasi wisata yang ada di Tanah Air. Hal itu menurutnya akan ikut membantu pemerintah dalam upaya memulihkan kembali sektor pariwisata, yang menjadi salah satu tumpuan bagi aspek perekonomian nasional.

"Kami ingin (dana) itu dibelanjakan di dalam negeri. Itu sebabnya rumah sakit pun kami ingin 'enggage' dengan rumah sakit terkenal, misalnya di Bali," tandasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Traveloka Gelar Schooliday...
Traveloka Gelar Schooliday Sale, 46% Wisatawan RI Prioritaskan Biaya
Industri Hotel Mewah...
Industri Hotel Mewah RI Lampaui Pemulihan Pasar, Bali Perkuat Branded Residence
Jasaraharja Putera Perkokoh...
Jasaraharja Putera Perkokoh Kolaborasi Tata Kelola Risiko Pariwisata Labuhan Bajo
Libur Lebaran, Serambi...
Libur Lebaran, Serambi MyPertamina Hadir di 19 Titik Jalur Wisata
KPIG Kebut Pengembangan...
KPIG Kebut Pengembangan Lido City, Proyek Pariwisata Terpadu Siap Jadi Mesin Pertumbuhan
Snowville Sentul Mulai...
Snowville Sentul Mulai Trial Opening, Bidik Pasar Wisata Keluarga
Bukit Peramun Bidik...
Bukit Peramun Bidik Pasar Wisatawan Singapura dan Malaysia
DPR Minta Menteri Pariwisata...
DPR Minta Menteri Pariwisata Bangun Konektivitas Udara untuk Dongkrak Wisatawan
Meruorah Labuan Bajo...
Meruorah Labuan Bajo Siap Naik Kelas Lewat Sinergi Baru
Rekomendasi
Besok Eksekusi Lahan...
Besok Eksekusi Lahan Hotel Sultan, Sejumlah Akses Menuju GBK Ditutup
Dua Kali Berturut PINTU...
Dua Kali Berturut PINTU Raih Penghargaan Kepatuhan Hukum
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan...
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan Haji 2026, Beri Catatan Ini untuk Tahun Depan
Berita Terkini
Maskapai China Spring...
Maskapai China Spring Airlines Resmi Mengudara di Indonesia, Buka Rute Seminggu 3 Kali
Indo Livestock 2026...
Indo Livestock 2026 Satukan Pelaku Industri dari 30 Negara, Perkuat Daya Saing Industri Peternakan RI
Indonesia-Australia...
Indonesia-Australia Kolaborasi Cetak Tenaga Ahli Butchery dan Food Safety
Strategi Moneter Dikritik...
Strategi Moneter Dikritik Banggar DPR, Begini Penjelasan BI Soal Menjaga Rupiah
Ancam Ritel dan Perbankan,...
Ancam Ritel dan Perbankan, Penipuan 'Gift Card' Digital Kian Sulit Terdeteksi
Bangun BRT Metropolitan...
Bangun BRT Metropolitan Cekungan Bandung, Brantas Abipraya Dukung Transformasi Transportasi
Infografis
6 Makanan Indonesia...
6 Makanan Indonesia Paling Dibenci Turis Asing
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved