Pentingnya Asuransi Gadget Saat Garansi Pabrik Tidak Jamin 100 Persen

Jum'at, 16 Februari 2024 - 08:41 WIB
loading...
Pentingnya Asuransi...
Mengganti gadget dan perangkat elektronik yang rusak atau hilang dicuri tentu merepotkan. Makanya, penting memiliki asuransi yang melindungi keamanan gadget dan perangkat elektronik. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Gadget dan perangkat elektronik menjadi bagian tidak terpisahkan dari gaya hidup sehari-hari. Kecanggihan teknologi telah mengubah cara berkomunikasi, bekerja, belajar, serta mencari hiburan. Baik melalui smartphone, tablet, laptop, kamera, komputer, dan televisi.

Melalui gadget, konektivitas dan komunikasi semakin mudah terhubung dengan orang lain di semua aktivitas bisnis sehari-hari terutama terkait generasi usia produktif. Juga menyediakan akses mudah ke berbagai sumber informasi, memungkinkan untuk melakukan riset, berkolaborasi dengan rekan kerja, serta mengelola proyek dengan lebih efisien.



Bahkan, kepemilikan gadget dan perangkat elektronik menjadi sebuah gaya hidup dan status sosial. Tidak heran jika masyarakat menengah atas membeli gadget seharga puluhan juta rupiah.

"Keberadaan gadget menjadi salah satu kebutuhan primer bagi masyarakat masa kini. Meski begitu, kita harus memanfaatkan gadget dengan baik dan bijak," kata Direktur Marketing Great Eastern General Insurance Indonesia (GEGI) Linggawati Tok.

Artinya, gadget dan perangkat elektronik termasuk barang berharga yang harus dilindungi keamanannya. Mengganti gadget dan perangkat elektronik yang rusak atau hilang dicuri tentu merepotkan. Biaya perbaikan dan penggantian menjadi pengeluaran tak terduga dari kantong dompet yang dapat mengganggu arus keuangan pribadi.



Makanya, penting memiliki asuransi yang melindungi keamanan gadget dan perangkat elektronik. Asuransi Gadget (Moveable All Risk) dari GEGI menjamin risiko kerugian atau kerusakan yang terjadi pada barang-barang elektonik yang disebabkan oleh kecelakaan yang terjadi secara tiba-tiba dan tidak disengaja.

"Yang harus diingat, garansi pabrik tidak menjamin gadget dan perangkat elektronik aman 100 persen. Sebab, hanya unit yang mengalami kerusakan karena cacat dari pabrik yang dijamin dalam garansi pabrik. Perbedaan dengan jaminan asuransi seperti kerusakan akibat terjatuh, terbentur, terlindas, jatuh ke air, terbakar, dan meledak akan dijamin oleh asuransi. Ada juga jaminan atas kerusakan akibat bencana alam seperti banjir, gempa bumi, letusan gunung berapi, dan tsunami. Bahkan jika hilang karena pencurian dengan kekerasan termasuk dalam jaminan," terang Linggawati Tok.

Hanya saja, jika kerusakan secara langsung atau tidak langsung yang menurunkan kualitas fungsi akibat penggunaan tentu tidak termasuk. Kerusakan yang berasal dari kesalahan disengaja dari tertanggung agar mendapat penggantian tentu juga dikecualikan dalam asuransi.

Premi Insurance Gadget GEGI terjangkau mulai dari Rp50 ribu. Terdapat dua pilihan periode pertanggungan, yaitu 6 (enam) dan 12 (dua belas) bulan sejak pembelian Gadget. Proses pembelian produk asuransi GEGI bisa dilakukan melalui toko elektronik/gadget rekanan yang telah berkerjasama dengan GEGI.

“Jaminan lengkap mulai dari kerusakan tidak terduga sampai dengan pencurian dengan kekerasan dan paksaan. Karena nilainya yang cukup mahal, maka sangat penting untuk mengasuransikan gadget dan barang elektronik demi mengurangi dampak kerugian finansial,” pungkas Linggawati Tok.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Sebut Batas Umur Jadi...
Sebut Batas Umur Jadi Penghambat Pencari Kerja, Wamenaker Minta Dihapus!
Menilik Alasan di Balik...
Menilik Alasan di Balik Trump Terapkan Tarif Impor 32% ke Indonesia
Kena Tarif Impor Trump...
Kena Tarif Impor Trump 32 Persen, Indonesia Butuh Gebrakan
Daftar 75 Negara yang...
Daftar 75 Negara yang Kena Tarif Impor Trump: Indonesia 32%, Vietnam 46%
Sekilas Tarif Trump...
Sekilas Tarif Trump terhadap China, Uni Eropa, dan Puluhan Negara Lainnya
Janji Manis Wamenaker,...
Janji Manis Wamenaker, Bakal Rekrut Kembali Korban PHK Sritex
Dasco Beri Bocoran Ada...
Dasco Beri Bocoran Ada Investor Asal Qatar Masuk Danantara
Menuju Industri Baja...
Menuju Industri Baja yang Hijau dan Kompetitif, GRP Tegaskan Komitmen Transformasi
Orang Terkaya di Thailand...
Orang Terkaya di Thailand Borong Saham Perbankan Rp6,1 Triliun
Rekomendasi
Pantau Arus Balik Lebaran,...
Pantau Arus Balik Lebaran, Budi Gunawan Ziarah ke Makam Bung Karno
Berkedok Pengobatan,...
Berkedok Pengobatan, Guru Silat Asal Wonogiri Cabuli 7 Muridnya
10 Negara yang Kena...
10 Negara yang Kena Tarif Impor Trump Terbesar, Mayoritas Negara-negara Asia
Berita Terkini
Sebut Batas Umur Jadi...
Sebut Batas Umur Jadi Penghambat Pencari Kerja, Wamenaker Minta Dihapus!
1 jam yang lalu
Atur Waktu Balik Jakarta,...
Atur Waktu Balik Jakarta, Diskon 20% Tarif Tol Kalikangkung-Cikampek Sampai 10 April 2025
2 jam yang lalu
PLN IP Berhasil Penuhi...
PLN IP Berhasil Penuhi Kebutuhan Listrik Malam Takbir dan Idulfitri
3 jam yang lalu
Perkuat Branding lewat...
Perkuat Branding lewat Kemasan, Custoom.in Bantu UMKM Naik Kelas
3 jam yang lalu
Industri Tekstil: Harus...
Industri Tekstil: Harus Pintar-pintar Menyikapi Tarif Impor AS
4 jam yang lalu
Wajib Tahu, Ini Cara...
Wajib Tahu, Ini Cara Hitung dan Bayar Pajak Kendaraan di Jakarta
6 jam yang lalu
Infografis
Kabar 100 Warga Gaza...
Kabar 100 Warga Gaza Dikirim ke Indonesia Disangkal Kemlu
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved