Raksasa Pelayaran Memperingatkan Krisis Laut Merah Bakal Panjang hingga Paruh Kedua 2024

Senin, 19 Februari 2024 - 07:38 WIB
loading...
A A A
Sebagai informasi lalu lintas melalui Terusan Suez – rute tercepat dari Asia ke Eropa – mencapai sekitar 15% dari pengiriman komersial dunia. Perusahaan angkutan logistik besar saat ini menghadapi ancaman peningkatan biaya dan meroketnya premi asuransi karena harus mengalihkan kapal mereka dari Laut Merah.

Menurut van der Steen, selain pengiriman, perusahaan perlu mengukur biaya untuk rantai pasokan mereka dengan biaya aktual.

"Banyak pelanggan kami memperhitungkan biaya per unit untuk rantai pasokan mereka ke dalam penganggaran mereka, yang pada dasarnya adalah apa yang mereka butuhkan untuk membuat hasil mereka bekerja," katanya.

"Jika secara fundamental bergeser dan berubah, itu bisa memiliki efek yang cukup signifikan pada biaya keseluruhan," bebernya.

Perdagangan global telah anjlok 1,3% dari November hingga Desember 2023 sebagai akibat dari serangan terhadap kapal dagang di Laut Merah, menurut laporan terbaru oleh Kiel Institute.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Lebih Ngeri dari Blokade...
Lebih Ngeri dari Blokade Selat Hormuz, Penutupan Laut Merah Ancam Energi Global
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
Dalih Iran Soal Penutupan...
Dalih Iran Soal Penutupan Ketat di Selat Hormuz, Stabilitas Harga Energi Masih Jauh
Rupiah Masih Rapuh,...
Rupiah Masih Rapuh, Hari Ini Sentuh Level Rp17.104 per USD
Tahan Harga BBM Subsidi,...
Tahan Harga BBM Subsidi, Purbaya: Instruksi Langsung Presiden!
Gapasdap Dorong Pemerintah...
Gapasdap Dorong Pemerintah Perhatikan Nasib Angkutan Pelayaran Imbas Kenaikan Dolar AS
Lebih Banyak Kapal Melintasi...
Lebih Banyak Kapal Melintasi Terusan Panama Akibat Perang Iran
Serangan Houthi Berhenti,...
Serangan Houthi Berhenti, Maersk Kembali Melalui Laut Merah dan Terusan Suez
Rekomendasi
Prabowo Minta Tindakan...
Prabowo Minta Tindakan Tegas Terhadap Penyelewengan Tak Merusak Stabilitas Nasional
30 Drone MQ-9 Reaper...
30 Drone MQ-9 Reaper AS Ditembak Jatuh oleh Militer Iran, Ini 4 Kelemahannya
Houthi Resmi Kobarkan...
Houthi Resmi Kobarkan Perang Melawan Arab Saudi, Ini Alasan Utamanya
Berita Terkini
Tabungan Kelas Menengah...
Tabungan Kelas Menengah Melambat, LPS Menyoroti Anomali Melejitnya Simpanan di Atas Rp5 Miliar
AS Kembali Picu Perang...
AS Kembali Picu Perang Dagang, Kali Ini Kanada Bakal Dihantam Tarif 50%
Saat Infrastruktur,...
Saat Infrastruktur, Fasilitas, dan Komunitas Tumbuh Bersama dalam Satu Kawasan
Cara PAMA Ikut Meningkatkan...
Cara PAMA Ikut Meningkatkan Kualitas Kesehatan Masyarakat
Prabowo: 66,4 Juta Warga...
Prabowo: 66,4 Juta Warga RI Dapat LPG Subsidi, Lebih Banyak dari Penduduk Singapura
Menanti Peran Besar...
Menanti Peran Besar Pertamina dalam Proyek LNG Kelas Dunia Blok Masela
Infografis
Jet Tempur F/A-18 AS...
Jet Tempur F/A-18 AS Seharga Rp1 Triliun Hilang di Laut Merah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved