Pak Luhut Kasih Syarat Nih Buat Investor Asing yang Masuk RI

Kamis, 13 Agustus 2020 - 19:22 WIB
loading...
Pak Luhut Kasih Syarat...
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Pemerintah membuat aturan praktis atau rule of thumb bagi investor asing yang ingin menanamkan modalnya di dalam negeri. Tujuannya agar kedua pihak dapat saling menguntungkan.

"Banyak yang suka kritik saya, katanya saya memberikan kesempatan pada tenaga kerja asing. Nggak begitulah itu, kan kita mesti win-win," ujar Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dalam Rapat Kerja dan Konsultasi Nasional Apindo secara virtual, Kamis (13/8/2020).

Baca Juga: Teman Pengusaha Jangan Ragu Hubungi Luhut Kalau Ada Masalah, Pasti Dibantu

Ia menegaskan, ada lima kriteria yang harus dipenuhi investasi asing jika ingin masuk ke Indonesia. Di antaranya, teknologinya harus ramah lingkungan. Lalu, investor asing tersebut wajib mendidik tenaga kerja lokal. "Misalnya seperti di Morowali ada politeknik, ini bagus karena menerima 600 orang per tahun, pengajarnya ada dari ITB, UI, UGM, dan senior-senior. Lalu ada praktik dan tersedia industrinya. Di mana lagi dapat politeknik begitu? Jadi itu bisa menjadi politeknik terbaik di Indonesia," tuturnya.

Melalui investasi asing, kata dia, bangsa ini dapat mengejar ketertinggalan. "Jadi memang harus ada yang mengalah. Masa kita mau menang sendiri?" tegas Luhut. Kriteria berikutnya, yakni adanya transfer teknologi. Ia menyatakan, perusahaan asing yang bersedia melakukan transfer teknologi, akan dikedepankan. "Nah, yang mau ini Tiongkok. Misalnya apa? Bagaimana mengekstrak dari nickel ore itu bahan untuk lithium baterai. Sekarang kita kirim anak-anak Indonesia sudah hampir dua tahun belajar ke China," ujarnya.

Baca Juga: Halo Gaes! Yuk Ikutan PDKT Cari Peluang Investasi Saham

Luhut menegaskan, proses transfer teknologi tidak bisa diselesaikan dalam waktu sebentar. Perlu waktu 5 sampai 15 tahun, karena tenaga kerja lokal harus dididik. "Kita nggak mau lagi ekspor raw material, kita mau semua value added. Yang sekarang kita rasakan, nickel ore menjadi stainless steel, itu bisa 11 kali nilai tambahnya. Belum lagi masuk sampai lithium baterai," tandasnya.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Chatib Basri Sangkal...
Chatib Basri Sangkal Ditawari Prabowo Posisi Menkeu Gantikan Purbaya
Dasco Ungkap Tujuan...
Dasco Ungkap Tujuan Prabowo Panggil Chatib Basri-Luhut ke Istana
Bareng Luhut Temui Prabowo,...
Bareng Luhut Temui Prabowo, Chatib Basri Buka Suara soal Isu Gantikan Purbaya
Rupiah Nyungsep ke Rp17.667/USD,...
Rupiah Nyungsep ke Rp17.667/USD, Luhut Ingatkan OJK Punya Tugas Tambahan
Luhut Buka Suara Soal...
Luhut Buka Suara Soal Gonjang-ganjing Bursa Saham RI: Investor Global Masih Wait and See
Investasi Asing Lebih...
Investasi Asing Lebih Pilih Malaysia, Singapura, dan Vietnam daripada Indonesia
Luhut: Bansos ke Depan...
Luhut: Bansos ke Depan Tak Lagi Barang, Diberi Cash Transfer Rp5,4 Juta per Orang
Prabowo Subianto Kunjungi...
Prabowo Subianto Kunjungi Luhut Binsar Pandjaitan di Hari Natal
Kawasan Ekonomi Khusus...
Kawasan Ekonomi Khusus sebagai Katalis Ekonomi Nasional
Rekomendasi
Divonis 6 Tahun Penjara,...
Divonis 6 Tahun Penjara, Pengusaha Jambi Bengawan Kamto Tempuh Banding
Polisi Tahan 2 Tersangka...
Polisi Tahan 2 Tersangka Baru Kasus TPPU Tambang Emas Ilegal
Besok Eksekusi Lahan...
Besok Eksekusi Lahan Hotel Sultan, Sejumlah Akses Menuju GBK Ditutup
Berita Terkini
Indonesia-Australia...
Indonesia-Australia Kolaborasi Cetak Tenaga Ahli Butchery dan Food Safety
Strategi Moneter Dikritik...
Strategi Moneter Dikritik Banggar DPR, Begini Penjelasan BI Soal Menjaga Rupiah
Ancam Ritel dan Perbankan,...
Ancam Ritel dan Perbankan, Penipuan 'Gift Card' Digital Kian Sulit Terdeteksi
Bangun BRT Metropolitan...
Bangun BRT Metropolitan Cekungan Bandung, Brantas Abipraya Dukung Transformasi Transportasi
Implementasi B50 Dimulai...
Implementasi B50 Dimulai 1 Juli 2026, Jubir ESDM: Bisa Hemat Devisa Rp157 Triliun
Tok! DPR dan Pemerintah...
Tok! DPR dan Pemerintah Sepakati Asumsi Makro KEM-PPKF 2027, Target Lifting Migas Dikerek
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved