Zong Qinghou, Konglomerat Terkaya China Meninggal Dunia di Usia 79 Tahun
Minggu, 25 Februari 2024 - 20:17 WIB
loading...
A
A
A
Ketika toko-toko ibu dan anak yang menyediakan minuman dan makanan ringan Wahaha kehilangan bisnisnya karena dagang online, Zong menjadi pengkritik industri e-commerce, menuduhnya telah mencekik para peritel fisik dan menghancurkan lebih banyak pekerjaan daripada yang mereka ciptakan.
Baca Juga: Viral! Miliarder Hidup Hemat dengan Cari Makan dari Tempat Sampah
Dia menggunakan keanggotaannya di badan legislatif China, Kongres Rakyat Nasional, untuk mengadvokasi lebih banyak kebijakan pemerintah yang mendukung apa yang dia sebut sebagai ekonomi riil versus ekonomi internet.
Dengan segala kekayaan dan ketenarannya, Zong hidup dengan hemat. Dia berpakaian sederhana, dan tidak akan membeli sepatu baru sampai sepatu yang dipakainya sudah usang. Juru bicara Wahaha yang sudah lama menjabat, Shan Qining, suka menceritakan sebuah kisah tentang para sales di sebuah pameran kapal pesiar yang mengabaikan Zong, dan baru diberitahu setelahnya bahwa mereka telah meremehkan salah satu orang terkaya di China.
Beberapa petunjuk yang ada tentang kekayaannya termasuk selera rokok Davidoff dan jam tangan Vacheron Constantin seharga USD48.000 yang dibelinya untuk menggantikan Rolex karena dia telah mendengar bahwa Rolex disukai oleh orang kaya baru.
Dia tidak menganggap dirinya sebagai salah satu dari mereka, karena kekayaannya diperoleh sedikit demi sedikit, ungkapnya dalam sebuah wawancara pada 2012. "Untuk waktu yang lama, saya bahkan tidak mampu membeli makanan dan pakaian," kata Zong. "Saya naik dari lapisan paling bawah dalam masyarakat."
Baca Juga: Viral! Miliarder Hidup Hemat dengan Cari Makan dari Tempat Sampah
Dia menggunakan keanggotaannya di badan legislatif China, Kongres Rakyat Nasional, untuk mengadvokasi lebih banyak kebijakan pemerintah yang mendukung apa yang dia sebut sebagai ekonomi riil versus ekonomi internet.
Dengan segala kekayaan dan ketenarannya, Zong hidup dengan hemat. Dia berpakaian sederhana, dan tidak akan membeli sepatu baru sampai sepatu yang dipakainya sudah usang. Juru bicara Wahaha yang sudah lama menjabat, Shan Qining, suka menceritakan sebuah kisah tentang para sales di sebuah pameran kapal pesiar yang mengabaikan Zong, dan baru diberitahu setelahnya bahwa mereka telah meremehkan salah satu orang terkaya di China.
Beberapa petunjuk yang ada tentang kekayaannya termasuk selera rokok Davidoff dan jam tangan Vacheron Constantin seharga USD48.000 yang dibelinya untuk menggantikan Rolex karena dia telah mendengar bahwa Rolex disukai oleh orang kaya baru.
Dia tidak menganggap dirinya sebagai salah satu dari mereka, karena kekayaannya diperoleh sedikit demi sedikit, ungkapnya dalam sebuah wawancara pada 2012. "Untuk waktu yang lama, saya bahkan tidak mampu membeli makanan dan pakaian," kata Zong. "Saya naik dari lapisan paling bawah dalam masyarakat."
(nng)
Lihat Juga :