Belajar dari Singapura, Sukses Jadikan Konser Motor Baru Ekonominya
Selasa, 27 Februari 2024 - 12:37 WIB
loading...
A
A
A
Mulai akhir pekan ini, Singapura akan menjadi tuan rumah bagi bintang pop Amerika Taylor Swift, yang Eras Tour-nya di AS tahun lalu diperkirakan menghasilkan belanja konsumen sekitar USD4,6 miliar atau sekira Rp69 triliun (kurs Rp15.000 per USD). "Taylor Swift juga diperkirakan akan menghasilkan dorongan ekonomi yang cukup besar, mengingat rekor masa lalunya," kata Liu.
Tak lama setelah penyanyi tersebut mengumumkan tanggal konsernya di negara itu, pemesanan hotel di Singapura untuk bulan Maret 2024 melonjak 10%, berdasarkan data dari perusahaan analisis hotel Smith Travel Research. Swift dijadwalkan untuk menampilkan enam pertunjukan pada awal Maret dan bulan tersebut berada di jalur yang tepat untuk mencapai tingkat okupansi tertinggi dari delapan bulan pertama pada tahun 2024, menurut data STR.
Tak hanya itu, permintaan penerbangan ke Singapura juga melonjak. Tur blockbuster Swift hanya melakukan perjalanan ke tiga negara di Asia-Pasifik: Jepang, Australia, dan Singapura. Pekan lalu, Dewan Pariwisata Singapura mengatakan pihaknya memberikan hibah untuk menghadirkan Swift’s Eras Tour ke negara tersebut.
Kedua maskapai andalan negara tersebut, Singapore Airlines dan maskapai penerbangan murah Scoot mengatakan kepada CNBC bahwa permintaan penerbangan ke Singapura pada bulan Maret meningkat, terutama dari Asia Tenggara. Jetstar Asia juga mengonfirmasi adanya lonjakan permintaan sekitar 20% untuk rute yang menghubungkan berbagai tujuan seperti Bangkok, Manila, Jakarta hingga Singapura.
Baca Juga: Susul Harga Beras, Harga Telur Nyaris Tembus Rp30.000 per Kg
Tak lama setelah penyanyi tersebut mengumumkan tanggal konsernya di negara itu, pemesanan hotel di Singapura untuk bulan Maret 2024 melonjak 10%, berdasarkan data dari perusahaan analisis hotel Smith Travel Research. Swift dijadwalkan untuk menampilkan enam pertunjukan pada awal Maret dan bulan tersebut berada di jalur yang tepat untuk mencapai tingkat okupansi tertinggi dari delapan bulan pertama pada tahun 2024, menurut data STR.
Tak hanya itu, permintaan penerbangan ke Singapura juga melonjak. Tur blockbuster Swift hanya melakukan perjalanan ke tiga negara di Asia-Pasifik: Jepang, Australia, dan Singapura. Pekan lalu, Dewan Pariwisata Singapura mengatakan pihaknya memberikan hibah untuk menghadirkan Swift’s Eras Tour ke negara tersebut.
Kedua maskapai andalan negara tersebut, Singapore Airlines dan maskapai penerbangan murah Scoot mengatakan kepada CNBC bahwa permintaan penerbangan ke Singapura pada bulan Maret meningkat, terutama dari Asia Tenggara. Jetstar Asia juga mengonfirmasi adanya lonjakan permintaan sekitar 20% untuk rute yang menghubungkan berbagai tujuan seperti Bangkok, Manila, Jakarta hingga Singapura.
Baca Juga: Susul Harga Beras, Harga Telur Nyaris Tembus Rp30.000 per Kg
Lihat Juga :