Pos Indonesia Kolaborasi Optimalkan Layanan Jasa dan Pengembangan Usaha

Jum'at, 01 Maret 2024 - 08:32 WIB
loading...
Pos Indonesia Kolaborasi...
Pos Indonesia PT Indonesia Comnets Plus menandatangani nota kesepahaman terkait Rencana Kerja Sama Optimalisasi Layanan Jasa dan Sinergi Pengembangan Usaha, di Bandung, Jawa Barat, Rabu (21/2). FOTO/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - PT Pos Indonesia (Persero) atau PosIND , dan PT Indonesia Comnets Plus menandatangani nota kesepahaman terkait Rencana Kerja Sama Optimalisasi Layanan Jasa dan Sinergi Pengembangan Usaha, di Bandung, Jawa Barat, Rabu (21/2) lalu. Kesepakatan tersebut untuk mengoptimalisasi layanan jasa dan pengembangan usaha.

"Tujuan dari kerja sama ini yaitu terkait pembahasan dan diskusi rencana optimalisasi layanan jasa, dan sinergi pengembangan usaha agar saling memberi manfaat bagi kedua pihak dengan tetap memperhatikan ketentuan hukum yang berlaku di Indonesia. Termasuk prinsip-prinsip Good Corporate Governance (GCG)," kata Direktur Bisnis Jasa Keuangan Pos Indonesia Haris dalam siaran pers, Jumat (1/3/2024).

Baca Juga: Bangun Taman Kenangan di Bengkulu, Wujud Kontribusi Pos Indonesia

Penandatanganan nota kesepahaman diwakili oleh Direktur Bisnis Jasa Keuangan Pos Indonesia Haris, dan Direktur Bisnis Konekvitas PT Indonesia Comnets Plus Sigit Witjaksono. Berbarengan dengan penandatanganan nota kesepahaman tersebut, Pos Indonesia menyelenggarakan CEO Summit 2024 dengan tema Thriving On Turbulence, yang juga merupakan judul buku yang akan diluncurkan oleh PosIND.

CEO Summit 2024 yang diselenggarakan di Graha Pos Indonesia, Bandung, ini merupakan rapat pimpinan tahun 2024. Kegiatan tersebut dihadiri oleh senior leader kantor pusat, regional, cabang, termasuk anak perusahaan dan badan afiliasi di bawah naungan PosIND Group.

Baca Juga: Pos Indonesia Perbanyak Door to Door, Penyaluran BLT El Nino di Denpasar 100%

Deputi Bidang Hukum dan Penyelesaian Sanggah LKPP Setya Budi Arijanta mewakili Kepala LKPP, hadir sebagai narasumber yang membahas mengenai Pelaksanaan Kontrak Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (PBJP), serta Ketentuan Pengalihan dan/ atau sub kontrak.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Indonesia-Belarus Bidik...
Indonesia-Belarus Bidik Peningkatan Perdagangan dan Investasi Bilateral
Otto Media Grup dan...
Otto Media Grup dan SOMETHINC Dorong Kolaborasi Bisnis Kreator
PENAS XVII 2026 Jadi...
PENAS XVII 2026 Jadi Magnet Investasi Agribisnis, KTNA dan FERACO Perkuat Kolaborasi Industri dan Teknologi Pangan Nasional
Purbaya Temui Menkeu...
Purbaya Temui Menkeu China, Perkuat Kerja Sama Pembiayaan dan Investasi
Sensus Ekonomi 2026...
Sensus Ekonomi 2026 Resmi Dimulai Besok 15 Juni 2026, Usaha Nasional Didata Tanpa Terkecuali
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
Indonesia Tuan Rumah...
Indonesia Tuan Rumah Pertemuan CPOPC, Perkuat Kolaborasi Hadapi Tantangan Global
JKF Fun Padel Competition...
JKF Fun Padel Competition 2026 Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor Instansi di Jakarta
Narkoba, Masa Depan...
Narkoba, Masa Depan Bangsa, dan Kerja Sama Internasional
Rekomendasi
Rapat Paripurna RAPBN...
Rapat Paripurna RAPBN 2027 hingga Calon Anggota BS OJK Dihadiri 298 Anggota DPR
5 Akhlak Dasar Muslim...
5 Akhlak Dasar Muslim yang Kini Mulai Langka, Nomor 5 Jadi Kunci Menjaga Ukhuwah
Breaking News! Pesawat...
Breaking News! Pesawat Dibakar OTK di Bandara Ipdeheik Yahukimo Papua
Berita Terkini
Traveloka Gandeng Marriott...
Traveloka Gandeng Marriott International Perluas Akses Hotel di Asia Tenggara
Purbaya Beberkan Penyebab...
Purbaya Beberkan Penyebab Neraca Perdagangan Mei 2026 Defisit
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp15.000 Jadi Rp2,64 Juta per Gram
IHSG Dibuka Menguat...
IHSG Dibuka Menguat ke 5.709 Pagi Ini, Mayoritas Sektor Bergerak Positif
Aset Kripto Rp18 Triliun...
Aset Kripto Rp18 Triliun Lenyap Diretas, AI Bisa Jadi Andalan Keamanan Baru
Prabowo Pangkas 1.000...
Prabowo Pangkas 1.000 BUMN Menjadi 250, Bagaimana Nasib Karyawan?
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved