10 Negara dengan Tingkat Kemiskinan Paling Ekstrem di Dunia
Rabu, 06 Maret 2024 - 13:36 WIB
loading...
A
A
A
Terletak di Afrika timur, Burundi adalah negara pegunungan dengan populasi lebih dari 13,4 juta orang. Meskipun negara ini memiliki tingkat pengangguran hanya 1%, namun negara ini menempati urutan ke-5 dalam daftar dengan tingkat kemiskinan mencapai 64,90%.
Situasi kemanusiaan di Burundi sangat parah, terutama karena pandemi COVID-19, inflasi, dan efek perang Rusia-Ukraina ikut dirasakan Burundi dengan kekurangan bahan bakar. Saat semua digabungkan, negara ini mengalami lonjakan harga makanan pokok dan barang-barang, mengakibatkan tingkat kemiskinan yang tinggi.
Tingkat kemiskinan: 68,80%
Republik Afrika Tengah adalah negara dengan tingkat kemiskinan 68,80%. Menurut IPC, sekitar 33% atau 2 juta orang di negara ini menghadapi tingkat kerawanan pangan akut yang tinggi antara September 2023 dan Maret 2024. Selain itu, konflik perang saudara di Republik Afrika Tengah telah membuat banyak orang mengungsi dan terjebak di negara yang terkurung daratan tersebut.
Tingkat kemiskinan: 70,70%
Madagaskar adalah pulau terbesar keempat di dunia, dengan populasi lebih dari 30 juta orang dan tingkat kemiskinan 70,70%. Menurut laporan UNICEF, sekitar 2,3 juta orang di Madagaskar membutuhkan bantuan kemanusiaan pada tahun 2024 karena kekeringan berkepanjangan, banjir yang berulang, topan, dan epidemi.
Tingkat kemiskinan: 76,80%
Negara Afrika Tengah lainnya, Guinea berada di urutan kedua dalam daftar negara dengan tingkat kemiskinan paling ekstrem di angka 76,80%. Meskipun merupakan negara penghasil minyak, ekonomi Guinea masih tertekan dan diproyeksikan mengalami resesi selama tiga tahun ke depan, menurut IMF.
Tingkat kemiskinan: 82,30%
Sudan Selatan adalah negara yang terkurung daratan di Afrika Tengah bagian timur dengan tingkat kemiskinan 82,30%. Setelah berada dalam konflik selama enam tahun, Sudan Selatan telah menjadi salah satu negara paling rawan pangan di dunia, di samping menjadi negara dengan tingkat kemiskinan tertinggi.
Sejak dimulainya konflik pada tahun 2013, Sudan Selatan telah menghadapi salah satu krisis kemanusiaan terburuk di dunia, dengan perkiraan 2/3 dari populasi negara itu, atau 9,4 juta orang mengandalkan bantuan kemanusiaan pada tahun 2023.
Situasi kemanusiaan di Burundi sangat parah, terutama karena pandemi COVID-19, inflasi, dan efek perang Rusia-Ukraina ikut dirasakan Burundi dengan kekurangan bahan bakar. Saat semua digabungkan, negara ini mengalami lonjakan harga makanan pokok dan barang-barang, mengakibatkan tingkat kemiskinan yang tinggi.
4. Republik Afrika Tengah
Tingkat kemiskinan: 68,80%
Republik Afrika Tengah adalah negara dengan tingkat kemiskinan 68,80%. Menurut IPC, sekitar 33% atau 2 juta orang di negara ini menghadapi tingkat kerawanan pangan akut yang tinggi antara September 2023 dan Maret 2024. Selain itu, konflik perang saudara di Republik Afrika Tengah telah membuat banyak orang mengungsi dan terjebak di negara yang terkurung daratan tersebut.
3. Madagaskar
Tingkat kemiskinan: 70,70%
Madagaskar adalah pulau terbesar keempat di dunia, dengan populasi lebih dari 30 juta orang dan tingkat kemiskinan 70,70%. Menurut laporan UNICEF, sekitar 2,3 juta orang di Madagaskar membutuhkan bantuan kemanusiaan pada tahun 2024 karena kekeringan berkepanjangan, banjir yang berulang, topan, dan epidemi.
2. Guinea
Tingkat kemiskinan: 76,80%
Negara Afrika Tengah lainnya, Guinea berada di urutan kedua dalam daftar negara dengan tingkat kemiskinan paling ekstrem di angka 76,80%. Meskipun merupakan negara penghasil minyak, ekonomi Guinea masih tertekan dan diproyeksikan mengalami resesi selama tiga tahun ke depan, menurut IMF.
1. Sudan Selatan
Tingkat kemiskinan: 82,30%
Sudan Selatan adalah negara yang terkurung daratan di Afrika Tengah bagian timur dengan tingkat kemiskinan 82,30%. Setelah berada dalam konflik selama enam tahun, Sudan Selatan telah menjadi salah satu negara paling rawan pangan di dunia, di samping menjadi negara dengan tingkat kemiskinan tertinggi.
Sejak dimulainya konflik pada tahun 2013, Sudan Selatan telah menghadapi salah satu krisis kemanusiaan terburuk di dunia, dengan perkiraan 2/3 dari populasi negara itu, atau 9,4 juta orang mengandalkan bantuan kemanusiaan pada tahun 2023.
(akr)
Lihat Juga :