Gandeng MNC Life, Groopy.id Gelar Seminar Bahas Inflasi Medis

Rabu, 06 Maret 2024 - 15:50 WIB
loading...
Gandeng MNC Life, Groopy.id...
Groopy.id bersama MNC Life menyelenggarakan seminar nasional dengan mengangkat tema Kenaikan Inflasi Medis : Apa Kabar Perusahaan, Rumah Sakit & Asuransi? bersama MNC Life di Jakarta, Rabu (6/3/2024). FOTO/Iqbal Dwi Purnama
A A A
JAKARTA - PT Kandara Digita Kreatif (Groopy.id) menyelenggarakan seminar nasional dengan mengangkat tema Kenaikan Inflasi Medis : Apa Kabar Perusahaan, Rumah Sakit & Asuransi? bersama MNC Life di Jakarta, Rabu (6/3/2024).

CEO Groopy.id Kuntoro Andri Priyanto menjelaskan, seminar ini diselenggarakan untuk membahas lebih lanjut soal nasib industri asuransi hingga rumah sakit, di tengah adanya inflasi medis pasca pandemi covid 19.

"Tujuan dari acara ini adalah kita mau mencari solusi , yang paling penting saat ini temanya adalah, kenaikan inflasi medis itu cukup memukul pelaku pasar," ujar Kuntoro.

Baca Juga: Inflasi Medis Naik 3 Kali Lipat, MNC Life Beri Solusi

Berdasarkan hasil riset Mercer Marsh Benefit (MMB) dalam Health Trends 2023 Medical Trend Rate atau biaya Kesehatan di Indonesia meningkat hingga 13,6 persen di 2023. Hal ini diprediksi lebih tinggi dari proyeksi Asia yang berada di angka 11,5 persen, dan melebihi inflasi keuangan Indonesia pada tahun 2022 sebesar 5,5 persen.

Kuntoro menjelaskan setidaknya ada 3 aspek yang menyebabkan terjadinya inflasi medis di Indonesia saat ini yaitu, biaya pembayaran dokter yang tinggi, biaya investasi teknologi, dan meningkatnya biaya farmasi. Dalam menyikapi adanya inflasi medis tersebut, pihaknya mendorong pemerintah untuk segera melakukan standarisasi biaya antar rumah sakit.

Sebab saat ini antar rumah sakit satu dengan yang lainnya memiliki tarif yang timpang meski masih dalam penanganan kasus yang sama.

"Pertama melalui sinergi untuk melakukan standarisasi antar rumah sakit, karena antara rumah sakit A dengan penyakit yang sama, dengan rumah sakit B, itu disparitas harga nya cukup berbeda-beda, sekarang sedang dicari bagaimana bisa ditemukan standarisasi tarif di dunia kesehatan," sambungnya.

Sementara, Direktur Utama MNC Life, Risye Dillianti menambahkan Adanya inflasi kesehatan tersebut dikhawatirkan mengancam keberlangsungan bisnis asuransi, hingga rumah sakit kedepannya.

"Apabila klaim yang terjadi tinggi dan tidak sebanding dengan pendapatan premi yang diterima asuransi, maka akan berdampak pada masyarakat dan nasabah dan rumah sakit," lanjutnya.

Baca Juga: MNC Life Apresiasi Mitra Penjual Melalui Champion Award Night 2024

Menyikapi adanya inflasi medis tersebut, Risye mengatakan MNC Life memiliki produk berupa telemedicine melalui MotionLife, yang diharapkan mampu menjadi solusi untuk menyikapi tingginya biaya medis yang ada saat ini.

Sehingga, untuk penyakit-penyakit dengan kategori ringan, maka bisa hanya dengan melakukan konsultasi daring atau rawat jalan dan tidak perlu melakukan rawat inap di rumah sakit. "Sehingga penyakit ringan yang bisa dilakukan telekonsultasi, melalui rawat jalan dan tidak harus ke rumah sakit itu bisa dilakukan melalui aplikasi kami," pungkas Risye.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menakar Efek Domino...
Menakar Efek Domino Pertamax Rp16.250: Waspada Ancaman Inflasi
Mengenal Lipstick Effect,...
Mengenal Lipstick Effect, Alasan Mal dan Coffee Shop Tetap Ramai di Tengah Krisis Ekonomi
Inflasi Indonesia Mei...
Inflasi Indonesia Mei 2026 Capai 3,08%, Ini Pendorongnya
Inflasi Medis Picu Kenaikan...
Inflasi Medis Picu Kenaikan Biaya Kesehatan, Allianz Ingatkan Pentingnya Proteksi Jangka Panjang
MNC Sekuritas Tingkatkan...
MNC Sekuritas Tingkatkan Literasi Keuangan lewat Seminar di Universitas Nasional
Di Luar Kendali, Inflasi...
Di Luar Kendali, Inflasi AS Menggila Cetak Rekor Tertinggi dalam 3 Tahun Imbas Kenaikan Harga BBM
Edukasi Jadi Kunci Perkembangan...
Edukasi Jadi Kunci Perkembangan Industri Estetika Medis
Sinergi Pemprov DKI...
Sinergi Pemprov DKI dan BI, Inflasi Jakarta Melandai pada Mei
Inflasi Mei 2026 Naik...
Inflasi Mei 2026 Naik 0,28 Persen, Cabai Merah Jadi Pemicu Utama
Rekomendasi
Data NIK Jadi Penentu,...
Data NIK Jadi Penentu, Warga Diimbau Cek Syarat Pembebasan PBB-P2
Protes Keras Penangkapan...
Protes Keras Penangkapan Roy Suryo-dr Tifa, Refly Harun: Keduanya Kooperatif Sejak Awal
Khotbah Jumat Pertama...
Khotbah Jumat Pertama Muharram : Ada Apa dengan Hari Asyura?
Berita Terkini
Rupiah Keok Meski BI...
Rupiah Keok Meski BI Rate Naik Lagi, Dolar AS Tembus Rp17.848
KAI Logistik Angkut...
KAI Logistik Angkut 6,8 Juta Ton Barang hingga Mei 2026, Terbanyak Batu Bara
Jelang Akhir Pekan,...
Jelang Akhir Pekan, IHSG Dibuka Memerah di Level 6.161
PLN Rombak Jajaran Direksi,...
PLN Rombak Jajaran Direksi, Darmawan Masih Dirut dan Tambah Posisi Wadirut
Akuisisi Aster Jadi...
Akuisisi Aster Jadi Titik Balik Chandra Asri Group, Diversifikasi Bisnis Mulai Dongkrak Kinerja
62 Juta Barel Minyak...
62 Juta Barel Minyak dari Selat Hormuz Siap Banjiri Kilang Asia
Infografis
10 Tokoh Dianugerahi...
10 Tokoh Dianugerahi Gelar Pahlawan Nasional Tahun 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved