Laba Anjlok 25 Persen di 2023, Raksasa Energi Saudi Aramco Bagi Dividen Rp1.520 Triliun

Senin, 11 Maret 2024 - 08:01 WIB
loading...
Laba Anjlok 25 Persen...
Laba Saudi Aramco dilaporkan mengalami penurunan tajam, setelah raksasa energi itu memangkas produksi dan merosotnya harga minyak pada 2023. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Laba Saudi Aramco dilaporkan mengalami penurunan tajam, setelah raksasa energi itu memangkas produksi dan merosotnya harga minyak pada 2023. Keuntungan Saudi Aramco turun 25% menjadi laba USD121 miliar atau setara Rp1.877 triliun yang memecahkan rekor pada tahun 2022.

Baca Juga: Perusahaan Minyak Terbesar Dunia 2023, Peringkat Teratas Jadi Mesin Uang Kerajaan

Akan tetapi angka tersebut masih termasuk laba tertinggi kedua yang pernah diraih perusahaan. Meski begitu Saudi Aramco bakal meningkatkan dividen kepada pemegang saham dan mencari peluang untuk berinvestasi di China.

Dividen akan mengalami peningkatan menjadi USD98 miliar yang jika dirupiahkan mencapai Rp1.520 triliun, naik hampir sepertiga dibandingkan tahun 2022, ketika membukukan rekor laba USD161 miliar, berkat dampak perang Rusia Ukraina terhadap harga energi. Harga minyak pada tahun 2022 sempat mencapai rekor tertinggi di posisi USD130 per barel.

Baca Juga: Saudi Aramco Dikabarkan Bakal Jual Saham Senilai Rp761 Triliun, Terbesar Dalam Sejarah

Negara Saudi yang memiliki hampir 95% saham perusahaan, sehingga keuntungan bumper menghasilkan surplus anggaran untuk kerajaan pada tahun 2022. Namun ceritanya lain lagi pada 2023, dimana harga minyak turun kembali ke USD85 per barel.

Selain itu, Saudi Aramco memilih mengurangi produksi untuk membantu mendukung harga minyak, yang diyakini bakal menekan keuntungan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS-Iran Mendadak Gencatan...
AS-Iran Mendadak Gencatan Senjata, Harga Minyak Merosot Tajam hingga 5%
Ramalan Goldman Sachs...
Ramalan Goldman Sachs soal Harga Minyak Dunia Diwarnai Skenario Buruk Tembus USD145 per Barel
Biaya Logistik Global...
Biaya Logistik Global Menggila, Ancaman Inflasi Tak Hanya dari Harga Minyak
Tembus Blokade Laut...
Tembus Blokade Laut Merah, Tanker Raksasa China Bawa Pulang 4 Juta Barel Minyak Arab Saudi
Harga Minyak Dunia Kembali...
Harga Minyak Dunia Kembali Tembus USD100 per Barel, Pertalite Bakal Naik?
Kendalikan Konsumsi...
Kendalikan Konsumsi BBM Subsidi saat Harga Minyak Dunia Mendidih, Purbaya Sebut Kuota Tetap
Akankah Strategi Houthi...
Akankah Strategi Houthi Meniru Kendali Iran atas Selat Hormuz di Laut Merah Bisa Berhasil?
Houthi dan Milisi Irak...
Houthi dan Milisi Irak Kompak Serang Arab Saudi, Riyadh: Agresor Itu Didukung Iran
Houthi dan Arab Saudi...
Houthi dan Arab Saudi Saling Serang, Ini 5 Pemicunya
Rekomendasi
Kaesang Maju Pileg 2029...
Kaesang Maju Pileg 2029 di Dapil Puan, PAN: Orang Tuanya Pernah Jadi Wali Kota Solo, Wajarlah
Wasit Slavko Vincic...
Wasit Slavko Vincic Pensiun usai Pimpin Final Piala Dunia 2026
Rakornas ASPIKOM 2026...
Rakornas ASPIKOM 2026 Perkuat Transformasi Pendidikan Ilmu Komunikasi, MNC University Turut Berkontribusi
Berita Terkini
BBT Perkuat Ekosistem...
BBT Perkuat Ekosistem Industri Batam lewat Ekspansi Fiber dan 5G
Rupiah Keok Sentuh Rp18.080...
Rupiah Keok Sentuh Rp18.080 per Dolar AS, Catat Kinerja Terburuk di Asia
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp9.000, Kini Dibanderol Rp2,61 Juta per Gram
Rupiah Hari Ini Dibuka...
Rupiah Hari Ini Dibuka Melemah ke Rp18.068, Tersengat Kabar Independensi BI
OSL Indonesia Bidik...
OSL Indonesia Bidik Antusiasme Investor Melalui Kompetisi Trading
IHSG Hari Ini Lanjutkan...
IHSG Hari Ini Lanjutkan Penurunan, Dibuka Melemah ke 6.175
Infografis
25 Perguruan Tinggi...
25 Perguruan Tinggi Terbaik di Indonesia Versi Webometrics 2023
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved