OPEC+ Tunda Kenaikan Produksi Minyak, Cermati Permintaan Global

Sabtu, 07 Desember 2024 - 10:35 WIB
loading...
OPEC+ Tunda Kenaikan...
OPEC+ memutuskan untuk menunda kenaikan produksi minyak mentah untuk mencermati perkembangan fundamental pasar terlebih dahulu. FOTO/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Keputusan OPEC+ untuk menunda kenaikan produksi minyak mentah hingga setelah kuartal pertama disebut sebagai langkah bagi kelompok tersebut untuk menilai perkembangan permintaan global, pertumbuhan Eropa, dan ekonomi AS. Hal itu ditegaskan Menteri Energi Saudi Abdulaziz bin Salman.

Pada Kamis (5/12) lalu, aliansi produsen minyak itu sepakat untuk memperpanjang beberapa pemangkasan produksi, dengan jadwal untuk mulai secara bertahap menghentikan penurunan sukarela sebesar 2,2 juta barel per hari yang dilakukan oleh sebagian anggota OPEC+ yang ditunda tiga bulan hingga April.

Beberapa anggota kelompok menyampaikan penurunan produksi sukarela kedua, sementara koalisi secara keseluruhan juga membatasi produksi berdasarkan kebijakan formalnya — keduanya kini ditetapkan untuk diperpanjang hingga 31 Desember 2026, bukan akhir tahun 2025 yang sebelumnya direncanakan.

Baca Juga: Ojol Dipastikan Dapat Subsidi BBM, Bagaimana Taksi Online?

Seperti dilansir CNBC, Menteri Energi Saudi Abdulaziz bin Salman mengatakan OPEC+ harus memeriksa realitas dan merekonsiliasi sinyal permintaan-penawaran dengan sentimen pasar. Analis Barclays sebagian menggemakan pernyataan menteri tersebut, dan menilai aliansi tersebut mempertahankan sikap hati-hati.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS-Iran Kembali Saling...
AS-Iran Kembali Saling Serang, Harga Minyak Dunia Melesat Lebih 3%
Teluk Kembali Memanas,...
Teluk Kembali Memanas, China Siaga Jaga Produksi BBM Tetap Tinggi
Selat Hormuz Kembali...
Selat Hormuz Kembali Ditutup Total, Siap-siap Harga Minyak Bisa Meroket
Selat Hormuz Dikunci...
Selat Hormuz Dikunci Rapat Iran, Jalur Minyak Terpenting Dunia Kembali Mandek
Usai Hengkang dari OPEC,...
Usai Hengkang dari OPEC, Produksi Minyak UEA Cetak Rekor Tembus 4,1 Juta Barel per Hari
Permintaan Minyak Global...
Permintaan Minyak Global Diramal Turun Tajam di 2026, Terburuk sejak Pandemi Covid-19
Menhaj Buka Peluang...
Menhaj Buka Peluang BPIH Haji 2027 Turun jika Harga Minyak Dunia Terus Merosot
Harga Minyak Dunia Sudah...
Harga Minyak Dunia Sudah Turun, PDIP Minta Pemerintah Evaluasi Harga Pertamax
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Evaluasi Harga BBM Non-Subsidi Pascaanjloknya Harga Minyak Dunia
Rekomendasi
Analisis Kritis dan...
Analisis Kritis dan Metodologis Terkait Dugaan Under-Invoicing di Sektor Sawit
Persaingan Memanas,...
Persaingan Memanas, China Membangun Replika Kapal Perang AS untuk Latihan Tembak Rudal
Supercar Zenvo Aurora...
Supercar Zenvo Aurora Tur Bermesin V12 Tenaga hingga 1.876 hp
Berita Terkini
Takeda Investasi Rp542...
Takeda Investasi Rp542 Miliar Bangun Ekosistem Plasma di Indonesia
AS-Iran Kembali Saling...
AS-Iran Kembali Saling Serang, Harga Minyak Dunia Melesat Lebih 3%
Teluk Kembali Memanas,...
Teluk Kembali Memanas, China Siaga Jaga Produksi BBM Tetap Tinggi
Jakarta Fair 2026 Diserbu...
Jakarta Fair 2026 Diserbu 6 Juta Pengunjung, Nilai Transaksi Cetak Rp8,2 Triliun
Laporan Menkop ke Prabowo:...
Laporan Menkop ke Prabowo: 15.845 Koperasi Merah Putih Sudah Berdiri, 19 Ribu Masih Dibangun
Pengawasan DMO Diperketat,...
Pengawasan DMO Diperketat, PLN Didorong Kebut Kontrak Pasokan Batu Bara
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved