Putin: Industri Migas Masih Akan Bertahan hingga 100 Tahun Lagi
Kamis, 14 Maret 2024 - 12:03 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Putin Siap Perang Nuklir, Ini Respons AS
Sementara itu, Rusia sebagai salah satu negara penghasil minyak terbesar dunia terus membukukan keuntungan dari ekspor hidrokarbon. Kementerian Keuangan Rusia memperkirakan tahun lalu bahwa pendapatan negara dari ekspor minyak dan gas akan melonjak hampir sepertiganya pada tahun 2024, mencapai lebih dari USD118 miliar. Peningkatan lebih lanjut dalam pendapatan energi hingga lebih dari USD121 miliar atau sekitar Rp1.815 triliun (kurs Rp15.000 per USD), diperkirakan terjadi pada tahun 2025.
Moskow mendongkrak ekspor energinya ke Asia tahun lalu setelah Uni Eropa (UE) berhenti menerima minyak Rusiayang diangkut melalui laut. China dan India pun kemudian menjadi pembeli utama minyak mentah Rusia sejak Moskow mengalihkan kargonya dari Eropa ke wilayah timur sebagai respons terhadap sanksi yang dikenakan oleh negara-negara Barat terkait Ukraina.
Sementara itu, Rusia sebagai salah satu negara penghasil minyak terbesar dunia terus membukukan keuntungan dari ekspor hidrokarbon. Kementerian Keuangan Rusia memperkirakan tahun lalu bahwa pendapatan negara dari ekspor minyak dan gas akan melonjak hampir sepertiganya pada tahun 2024, mencapai lebih dari USD118 miliar. Peningkatan lebih lanjut dalam pendapatan energi hingga lebih dari USD121 miliar atau sekitar Rp1.815 triliun (kurs Rp15.000 per USD), diperkirakan terjadi pada tahun 2025.
Moskow mendongkrak ekspor energinya ke Asia tahun lalu setelah Uni Eropa (UE) berhenti menerima minyak Rusiayang diangkut melalui laut. China dan India pun kemudian menjadi pembeli utama minyak mentah Rusia sejak Moskow mengalihkan kargonya dari Eropa ke wilayah timur sebagai respons terhadap sanksi yang dikenakan oleh negara-negara Barat terkait Ukraina.
(fjo)
Lihat Juga :