Peran Batu Bara Belum Tergantikan, Indonesia Perlu Dorong Clean Coal Process

Kamis, 14 Maret 2024 - 23:23 WIB
loading...
A A A
Rachmat mengatakan, saat ini pun berbagai cara sudah dilakukan industri batu bara untuk menekan emisi. Termasuk di sisi pengguna, khususnya untuk pembangkit listrik, teknologi baru telah bisa mereduksi emisi CO2 dan sulfur dari pembakaran. Selain itu, telah berkembang pula teknologi inovatif carbon capture, utilization and storage (CCUS).

Menurut Rachmat, jika permintaan batu bara tak dihambat, dengan sendirinya industri pun akan mencari dan mengembangkan teknologi yang bisa menekan emisi lebih baik lagi. "Jadi kita bisa membayangkan jika ke depan bisa saja semua PLTU di Indonesia tidak ada emisinya, semua yang keluar, karbon, sulfur, bisa ditangkap, jadi tidak ada lagi masalah," tuturnya.

Staf Khusus Menteri ESDM Bidang Percepatan Tata Kelola Mineral dan Batubara Irwandy Arif membenarkan bahwa peran batu bara ke depan masih cukup penting. Tak hanya sebagai penghasil energi, batu bara juga merupakan kekayaan nasional yang mendukung perekonomian Indonesia.

"Dari kekayaan mineral dan batu bara nasional yang nilainya mencapai USD4 triliun, itu dua pertiganya adalah berasal dari batu bara. Jadi peranan batu bara itu sebenarnya besar," cetusnya.

Menurut Irwandy, industri batu bara memang dibayangi transisi energi. Seiring kehadiran EBT, keberlangsungan batu bara makin dipertanyakan. Padahal, imbuh dia, faktanya saat ini hampir seluruh pembangkit listrik di Jawa menggunakan batu bara. Di sisi lain, pengembangan EBT masih jauh dalam menggantikan energi fosil, termasuk batu bara. Pemerintah pun menyadari hal itu sehingga target EBT dalam bauran energi nasional pada 2025 yang tadinya 23% diturunkan menjadi 17%.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Cegah Pemadaman Listrik...
Cegah Pemadaman Listrik Bergilir, PLTU Bakal Dimodif Bisa Pakai Batu Bara Kalori Rendah
PLN EPI Dorong Bioenergi...
PLN EPI Dorong Bioenergi Jadi Motor Diversifikasi Energi Nasional
Pasokan Batu Bara Aman,...
Pasokan Batu Bara Aman, PLN Jamin Tak Ada Lagi Pemadaman Listrik Mulai 21 Juli 2026
Pemadaman Listrik Ungkap...
Pemadaman Listrik Ungkap Pentingnya Sinkronisasi RKAB dan Pasokan Batu Bara
Tata Kelola RKAB Perlu...
Tata Kelola RKAB Perlu Dibenahi demi Menjaga Pasokan Batu Bara
Percepat Transisi Energi,...
Percepat Transisi Energi, Asiana Technologies Ubah Sampah Jadi Bahan Bakar
Keberlangsungan Energi...
Keberlangsungan Energi Listrik vs Dominasi Oligarki Batubara
Indonesia Berkomitmen...
Indonesia Berkomitmen dalam Transisi Energi Melindungi Lingkungan dan Pekerja
Abdul Rahman Golkar...
Abdul Rahman Golkar ke Deddy Sitorus: Krisis Batu Bara Bukan Persoalan Baru
Rekomendasi
Jakarta Pro Cycling...
Jakarta Pro Cycling Team Raih 5 Medali di Kejurnas Road 2026, Aligya Keiko Bersinar dengan Emas
1 Abad Kelahiran Rahmi...
1 Abad Kelahiran Rahmi Hatta Momen Refleksi Nilai Keteladanan bagi Generasi Muda
PBB Perkirakan Pembersihan...
PBB Perkirakan Pembersihan Puing-puing Gaza Perlu Waktu Lebih dari 140 Tahun
Berita Terkini
Perkuat Kontribusi ke...
Perkuat Kontribusi ke Pembangunan Sultra, Setoran Pajak CNI Paling Besar
Nekat Melenceng dari...
Nekat Melenceng dari Jalur Bakal Disikat! Iran Ultimatum Keras soal Selat Hormuz
Satu Sendok, Sejuta...
Satu Sendok, Sejuta Mitos: Sasa Luruskan Fakta MSG yang Benar
TAP Untuk Negeri Perkuat...
TAP Untuk Negeri Perkuat Produktivitas Petani Sawit Dukung Program B50
Percepat Program Prioritas...
Percepat Program Prioritas Ketahanan Pangan, KKP Dorong Kolaborasi Nasional
Inflasi Jakarta Terjaga...
Inflasi Jakarta Terjaga pada Level 0,41%, Terendah di Pulau Jawa
Infografis
8 PTS Terbaik Indonesia...
8 PTS Terbaik Indonesia Masuk THE Asia University Rankings 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved