Permintaan Meningkat Jelang Idulfitri, Emiten AYAM Siap Tambah Produksi

Senin, 01 April 2024 - 13:23 WIB
loading...
Permintaan Meningkat...
Menghadapi lonjakan permintaan jelang Idulfitri 2024, Emiten AYAM yang bergerak di bidang poultry pun menambah jumlah produksi khususnya ayam pedaging. Foto/Dok. SINDOnews
A A A
JAKARTA - Jelang Idulfitri 2024 , kebutuhan daging ayam dan telur terus meningkat. Tingginya permintaan ini juga mendongkrak harga daging ayam dan telur.

Menghadapi lonjakan permintaan ini, Emiten AYAM yang bergerak di bidang poultry pun menambah jumlah produksi khususnya ayam pedaging. "Untuk memastikan ketersediaan stok, khususnya bulan Ramadan dan Idulfitri, kami telah menambah jumlah produksi untuk ayam pedaging," kata Direktur PT Janu Putra Sejahtera Tbk (JPS) Fadhl, emiten dengan kode AYAM di Jakarta, Senin (1/4/2024). Baca juga: Jelang Lebaran, Harga Daging Ayam Ugal-ugalan Tembus Rp70 Ribu

Menurut Fadhl, PT JPS juga terus meningkatkan pelayanan dan kualitas produk sebagai bagian dari standar pelayanan konsumen. "Kami berkomitmen memberikan pelayanan berkualitas terhadap konsumen dan mitra kami, utamanya memastikan ketersediaan suplai produk kami," tambahnya.

Berdasarkan panel harga pangan nasional, harga telur ayam ras sempat mencapai Rp33.829/kg dan harga ayam pedaging Rp40.280/kg. PT JPS menyambut baik peningkatan harga produk tersebut. "Tentu itu tambahan energi buat kami para peternak," ujarnya.

Menurut Fadhl, kenaikan harga tersebut tidak semata-mata karena tingginya permintaan pada momen Ramadan, tapi juga karena dipicu harga pakan yang melonjak tinggi. "Harga pakan juga naik tinggi, jagung sempat mencapai Rp9.000/kg," jelasnya.

Ketersediaan pakan dengan harga terjangkau akan membantu peternak dalam menjalankan usaha menjadi lebih efisien. PT JPS mengapresiasi langkah-langkah pemerintah dalam menjaga stabilitas harga pakan dan produk turunannya agar lebih terjangkau bagi seluruh stakeholder. Baca juga: Mudik Lebaran 2024, Polisi Antisipasi Pertemuan Arus di Km 152 Tol Cipali

"Kami yakin kerja sama semua stakeholder, baik itu pemerintah, industri, dan masyarakat, pangan sektor peternakan akan menyumbang pertumbuhan ekonomi dan kemakmuran bagi semua," jelasnya.
(poe)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
DADA Buka Registrasi...
DADA Buka Registrasi RUPST 19 Juni, Siapkan Dividen Rp2 Miliar
Andalkan Segmen Rumah...
Andalkan Segmen Rumah Tapak, HBAT Bukukan Penjualan Rp24,53 Miliar di 2025
Free Float 15% Bakal...
Free Float 15% Bakal Kerek Daya Tarik Perusahaan di Mata Investor, Begini Kata BEI
HGII Perkuat Posisi...
HGII Perkuat Posisi di Segmen Hidro, Tulang Punggung EBT Nasional dalam RUPTL 2025–2034
Porsi Free Float Dipenuhi...
Porsi Free Float Dipenuhi hingga 40%, OJK Ungkap Emiten Bakal Dapat Insentif Pajak
MARK Tetapkan Dividen...
MARK Tetapkan Dividen dan Proyeksi Laba 2026, Yield Berpotensi Double Digit
Manfaat dan Hikmah Puasa...
Manfaat dan Hikmah Puasa Syawal, Simak Penjelasannya di Sini!
Mengisi Idulfitri dengan...
Mengisi Idulfitri dengan Wisata, Begini Pandangan Al Quran
Begini Hukum dan Aturan...
Begini Hukum dan Aturan Berwisata dalam Islam
Rekomendasi
Ilmuwan Mengembangkan...
Ilmuwan Mengembangkan Jaket Penghasil Air dari Udara Sekitar
Sidang Putusan Perkara...
Sidang Putusan Perkara Chromebook Digelar 30 Juni, Nadiem: Saya Harap Keputusannya Bebas
Inggris vs Ghana: The...
Inggris vs Ghana: The Three Lions Menuju Rekor Baru
Berita Terkini
Purbaya Buka Suara Soal...
Purbaya Buka Suara Soal Penolakan Rencana Tambah Layer Cukai Rokok
Potensi Sensus Ekonomi...
Potensi Sensus Ekonomi Melahirkan Ribuan Keputusan
Sah! Potongan Komisi...
Sah! Potongan Komisi Ojol Jadi 8% per Juli 2026, Aplikator Sudah Sepakat
Prudential Syariah Raih...
Prudential Syariah Raih Penghargaan Brand of the Year 2026
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
IHSG Hari Ini Ditutup...
IHSG Hari Ini Ditutup Merosot 0,25% ke 6.101, Diwarnai Pelemahan 398 Saham
Infografis
Jika Konflik Meningkat,...
Jika Konflik Meningkat, Pasukan Elite AS Siap Perang di Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved