Perang Pecah, Singapore Airlines Stop Terbangi Wilayah Udara Iran
Minggu, 14 April 2024 - 12:00 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Iran Serang Israel, Harga Minyak Bisa Mendidih Lampaui USD100 per Barel
Meski begitu, Singapore Airlines terus memantau perkembangan situasi konflik yang terjadi di Timur Tengah. Maskapai memastikan akan menyesuaikan jalur penerbangan sesuai kebutuhan. "Kami memantau dengan cermat situasi di Timur Tengah, dan kami akan menyesuaikan jalur penerbangan sesuai kebutuhan," tegas SIA.
Langkah serupa juga dilakukan maskapai lainnya seperti Lufthansa dari Jerman dan Qantas Australia. Pada Jumat (12/4) lalu, Lufthansa menyatakan bahwa pesawatnya tidak akan lagi menggunakan wilayah udara Iran.
Kemudian pada hari Sabtu, maskapai penerbangan Australia Qantas juga mengatakan akan mengalihkan penerbangan jarak jauhnya antara Perth dan London untuk menghindari wilayah udara Iran di tengah meningkatnya ketegangan.
Meski begitu, Singapore Airlines terus memantau perkembangan situasi konflik yang terjadi di Timur Tengah. Maskapai memastikan akan menyesuaikan jalur penerbangan sesuai kebutuhan. "Kami memantau dengan cermat situasi di Timur Tengah, dan kami akan menyesuaikan jalur penerbangan sesuai kebutuhan," tegas SIA.
Langkah serupa juga dilakukan maskapai lainnya seperti Lufthansa dari Jerman dan Qantas Australia. Pada Jumat (12/4) lalu, Lufthansa menyatakan bahwa pesawatnya tidak akan lagi menggunakan wilayah udara Iran.
Kemudian pada hari Sabtu, maskapai penerbangan Australia Qantas juga mengatakan akan mengalihkan penerbangan jarak jauhnya antara Perth dan London untuk menghindari wilayah udara Iran di tengah meningkatnya ketegangan.
(fjo)
Lihat Juga :