Serangan Rudal Iran ke Israel Membuat Maskapai Ramai-ramai Batalkan Penerbangan

Selasa, 16 April 2024 - 07:35 WIB
loading...
A A A
Maskapai penerbangan Jerman Lufthansa mengatakan, bahwa mereka telah menangguhkan penerbangan ke dan dari Tel Aviv, Erbil dan Amman hingga hari Senin, kemarin. Pihak maskapai mengatakan mereka akan memulai kembali penrbangan pada hari Selasa.

Namun, dikatakan bahwa penerbangan ke Beirut dan Teheran akan tetap ditangguhkan hingga setidaknya 18 April.

Seorang juru bicara Lufthansa mengatakan: "Grup Lufthansa telah memutuskan pada hari Jumat, 12 April, untuk terbang di sekitar wilayah udara Iran hingga dan termasuk Kamis, 18 April, dan dengan demikian untuk sementara menangguhkan penerbangan ke Teheran."

Sementara itu, KLM membatalkan semua penerbangan ke dan dari Tel Aviv hingga Selasa.

Penerbangan Dialihkan

Di sisi lain, beberapa maskapai mengubah rute penerbangan mereka yang dapat menambah waktu perjalanan. Qantas Australia mengatakan, pesawatnya mengubah arah untuk menghindari wilayah udara Iran.

Virgin Atlantic mengatakan: "Kami saat ini tidak terbang di atas Irak, Iran, atau Israel, tetapi kami terus memantau situasi untuk setiap dampak potensial pada operasional perusahaan."

"Keselamatan dan keamanan pelanggan dan orang-orang kami adalah yang terpenting dan akan selalu demikian. Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan kepada pelanggan dengan waktu penerbangan yang sedikit lebih lama."

Maskapai ini berhenti terbang ke Israel tahun lalu, tetapi seorang juru bicara mengatakan pihaknya berniat melanjutkan perjalanan pada bulan September.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Maskapai China Spring...
Maskapai China Spring Airlines Resmi Mengudara di Indonesia, Buka Rute Seminggu 3 Kali
Harga Minyak Dunia Anjlok,...
Harga Minyak Dunia Anjlok, Kapan Pertamax Ikut Turun?
Indonesia Tak Lagi Bergantung...
Indonesia Tak Lagi Bergantung Impor Minyak Timur Tengah
Kuwait Tawarkan Minyak...
Kuwait Tawarkan Minyak ke Pembeli Asia, Pertama Kalinya Sejak Konflik Iran
Harga Avtur Makin Mahal,...
Harga Avtur Makin Mahal, Maskapai Raksasa AS Mendadak Batalkan 6 Rute Penerbangan!
Ekspor Minyak Venezuela...
Ekspor Minyak Venezuela Melesat jadi 1,25 Juta Barel per Hari, AS hingga Eropa Rebutan
Meski IRGC Tutup Selat...
Meski IRGC Tutup Selat Hormuz, Perundingan Damai AS dan Iran Digelar di Swiss
Pilot Australia Terbangkan...
Pilot Australia Terbangkan 2 Buronan Paling Dicari ke Indonesia via Penerbangan Gelap
Marahnya Warga Israel...
Marahnya Warga Israel atas Kesepakatan AS-Iran: Kami Dikhianati Trump, Ini Kesalahan Besar
Rekomendasi
BMKG Deteksi Siklon...
BMKG Deteksi Siklon Tropis Mekkhala, Ingatkan Potensi Hujan Lebat
Piala Dunia 2026: Jepang...
Piala Dunia 2026: Jepang 2 Kali Koyak Gawang Tunisia di Babak Pertama
Anang Hermansyah Kompak...
Anang Hermansyah Kompak Wisuda Bareng Ashanty dan Azriel di UNAIR, Raih Gelar S2 dan S3
Berita Terkini
Industri Herbal Andalkan...
Industri Herbal Andalkan Figur Publik Perkuat Kepercayaan Konsumen
Tamaris Hidro Bidik...
Tamaris Hidro Bidik Dana Rp1 Triliun lewat Sukuk Ijarah
Dukung Pendanaan UMKM,...
Dukung Pendanaan UMKM, Easycash Perkuat Tata Kelola dan Manajemen Risiko
Harga Emas Antam Stagnan...
Harga Emas Antam Stagnan Hari Ini, Buyback Jadi Rp2,4 Juta per Gram
Transformasi Ekonomi...
Transformasi Ekonomi Progresif, Kepala BPS Canangkan Sensus Ekonomi di Maluku Utara
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung Literasi Pasar Modal melalui Seminar Nasional 'Lo Kheng Hong Investment Philosophy'
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved