IHSG Ambruk Bukan Kena Efek Perang Iran-Israel, Analis Ungkap Faktornya

Selasa, 16 April 2024 - 20:37 WIB
loading...
IHSG Ambruk Bukan Kena...
Analis ungkap faktor IHSG terpuruk bukan karena faktor konflik perang Israel-Iran. FOTO/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) berakhir jatuh 1,68% di 7.164,80. Sempat tertekan lebih dari 3%, indeks mampu bangkit hampir setengah dari harga koreksinya pada Selasa (16/4)

Secara psikologis terdapat anggapan di kalangan pasar bahwa terjadi ‘panic-selling’ menyusul ketegangan geopolitik di timur tengah, terlebih antara Iran dan Israel. Namun itu dibantah oleh analis market.

Head of Research Retail MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, menilai tensi yang memanas antara Iran dan Israel justru mendongkrak harga komoditas baik minyak mentah, maupun aset safe-haven.Sentimen klasik terkait geopolitik dinilai justru memberi angin segar bagi komoditas tambang.

“Nah ini ada outflow (arus dana keluar) dari market ke komoditas, terutama dari emas untuk safe haven ya,” kata Didit sapaan akrabnya saat ditemui di Gedung BEI, Selasa (16/4/2024).

Baca Juga: Seharian Kebakaran, IHSG Hari Ini Ditutup Terjun Sampai 1,68%

Secara makro, menurunnya ekspektasi terhadap penurunan suku bunga bank sentral Amerika Serikat atau Federal Reserve juga dinilai membebani pasar.

Tak ketinggalan, tingkat imbal hasil (yield) surat utang (treasury) AS juga meningkat, sehingga memangkas selera risiko investor terhadap aset berbentuk saham. Alhasil, inilah salah satu faktor yang membuat dana asing angkat kaki dari pasar modal RI.

Dari total transaksi bursa hari ini senilai Rp23,01 triliun, transaksi investor asing berkontribusi sebesar 56,71%. Sementara investor domestik mencapai 43,29%, di mana aksi beli mereka lebih dominan dari aktivitas jual, menurut data RTI diakses pukul 18:49 WIB.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IHSG Dibuka Perkasa...
IHSG Dibuka Perkasa Sentuh Level 5.960, Ada 380 Saham Berlari di Zona Hijau
IHSG Ditutup Melemah...
IHSG Ditutup Melemah 0,28% ke Level 5.902 Sore Ini
IHSG Ambruk Lagi Sentuh...
IHSG Ambruk Lagi Sentuh Level 5.789 usai Kehilangan 1,91% di Sesi Siang
IHSG Dibuka Terpeselet...
IHSG Dibuka Terpeselet ke Zona Merah, Sentuh 5.899 Ditopang Transaksi Rp1,6 Triliun
IHSG Menguat 2,67% Sore...
IHSG Menguat 2,67% Sore Ini, Ditutup di Level 5.900
IHSG Siang Rebound 2,34%...
IHSG Siang Rebound 2,34% ke Level 5.881 Ditopang Saham Teknologi dan Perbankan
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
Trump Klaim AS Telah...
Trump Klaim AS Telah Bikin Kesepakatan Hebat dengan Iran, Teheran Bilang Belum!
Rekomendasi
KPK Jadwal Ulang Pemeriksaan...
KPK Jadwal Ulang Pemeriksaan Bos Maktour Fuad Hasan Pekan Depan
Pemilik Blueray Cargo...
Pemilik Blueray Cargo Ngaku Setor Rp30 Miliar ke Dedi Congor
Aliansi UNJ Melawan...
Aliansi UNJ Melawan Gelar Aksi dan Long March
Berita Terkini
Pemutakhiran NIK Jadi...
Pemutakhiran NIK Jadi Kunci Pembebasan PBB-P2 di Jakarta
ESDM Menjawab Isu Pasokan...
ESDM Menjawab Isu Pasokan Batubara Jadi Penyebab Pemadaman Listrik di Pulau Jawa
Bangun Pertanian di...
Bangun Pertanian di Papua, Pemerintah Gelontorkan Rp5 Triliun
Penjelasan PLN soal...
Penjelasan PLN soal Blackout di Beberapa Wilayah Pulau Jawa
Emas Antam Kembali Berkilau,...
Emas Antam Kembali Berkilau, Hari Ini Naik Rp20 Ribu Sentuh Rp2.709.000 per Gram
IHSG Dibuka Perkasa...
IHSG Dibuka Perkasa Sentuh Level 5.960, Ada 380 Saham Berlari di Zona Hijau
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved