Dihantam Badai Pandemi, UMKM Diyakini Cepat Pulih
Selasa, 18 Agustus 2020 - 08:35 WIB
loading...
A
A
A
Di sisi lain, stimulus juga diperlukan guna meringankan beban pengeluaran UMKM, mendukung kelancaran cashflow, dan menghindari adanya pemutusan pekerjaan.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menjelaskan bahwa per 3 Agustus 2020, realisasi anggaran Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dalam bentuk dukungan bagi UMKM telah tercatat Rp32,5 triliun atau 26,4% dari alokasi Rp123,46 triliun.
“Khusus stimulus subsidi bunga, data per 3 Agustus 2020 menunjukkan realisasi sebesar Rp1,3 triliun yang dinikmati oleh lebih dari 2,4 juta debitur,” katanya. (Baca juga: 75 Tahun Merdeka, politikus PPP Ingatkan Akses Kesehatan dan Pendidikan)
Pemerintah juga telah menempatkan dana pada empat bank Himbara (Himpunan Bank Milik Negara) sebesar Rp30 triliun. Dana ini diharapkan bisa digunakan untuk merestrukturisasi UMKM . Sementara penempatan dana kepada Bank Pembangunan Daerah (BPD) sebesar Rp11,5 triliun juga dilakukan.
Kemudian untuk stimulus belanja Imbal Jasa Penjaminan dan Penjaminan Kredit Modal Kerja, pemerintah telah mengalokasikan penjaminan kepada Jamkrindo dan Askrindo dengan besaran Rp1 triliun. Sementara terkait stimulus PPh Final UMKM Ditanggung Pemerintah (DTP) memiliki target UMKM sebanyak 2,31 juta Wajib Pajak (WP). Per 3 Agustus telah ada realisasi sebesar Rp200 miliar dari 205.200 debitur.
Di sisi lain, realisasi dari stimulus pembiayaan investasi kepada koperasi melalui Lembaga Pengelola Dana Bergulir-Koperasi dan UMKM (LPDB-KUMKM) per 3 Agustus 2020 telah cair seluruh dana dari alokasi yang dianggarkan sebesar Rp1 triliun. (Baca juga: Putin Mengaku Siap Kirim Tentara Rusia ke Belarusia)
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menjelaskan bahwa per 3 Agustus 2020, realisasi anggaran Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dalam bentuk dukungan bagi UMKM telah tercatat Rp32,5 triliun atau 26,4% dari alokasi Rp123,46 triliun.
“Khusus stimulus subsidi bunga, data per 3 Agustus 2020 menunjukkan realisasi sebesar Rp1,3 triliun yang dinikmati oleh lebih dari 2,4 juta debitur,” katanya. (Baca juga: 75 Tahun Merdeka, politikus PPP Ingatkan Akses Kesehatan dan Pendidikan)
Pemerintah juga telah menempatkan dana pada empat bank Himbara (Himpunan Bank Milik Negara) sebesar Rp30 triliun. Dana ini diharapkan bisa digunakan untuk merestrukturisasi UMKM . Sementara penempatan dana kepada Bank Pembangunan Daerah (BPD) sebesar Rp11,5 triliun juga dilakukan.
Kemudian untuk stimulus belanja Imbal Jasa Penjaminan dan Penjaminan Kredit Modal Kerja, pemerintah telah mengalokasikan penjaminan kepada Jamkrindo dan Askrindo dengan besaran Rp1 triliun. Sementara terkait stimulus PPh Final UMKM Ditanggung Pemerintah (DTP) memiliki target UMKM sebanyak 2,31 juta Wajib Pajak (WP). Per 3 Agustus telah ada realisasi sebesar Rp200 miliar dari 205.200 debitur.
Di sisi lain, realisasi dari stimulus pembiayaan investasi kepada koperasi melalui Lembaga Pengelola Dana Bergulir-Koperasi dan UMKM (LPDB-KUMKM) per 3 Agustus 2020 telah cair seluruh dana dari alokasi yang dianggarkan sebesar Rp1 triliun. (Baca juga: Putin Mengaku Siap Kirim Tentara Rusia ke Belarusia)
Lihat Juga :