Kepala Bapanas: Stok Bahan Pokok Seusai Lebaran Aman

Rabu, 24 April 2024 - 18:33 WIB
loading...
Kepala Bapanas: Stok...
Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi. FOTO/Raka Dwi Novianto
A A A
JAKARTA - Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi melaporkan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) bahwa stok bahan pokok setelah Ramadan dalam keadaan aman dan baik.

"Saya barusan melapor kepada Presiden mengenai beberapa kondisi pangan meng-update setelah Lebaran. Pertama, stok untuk semua kebutuhan bahan pokok strategis saya sampaikan berada dalam kondisi aman dan baik," kata Arief di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (24/4/2024).

Untuk beras, kata Arief, cadangan pangan pemerintah masih aman di atas 1,3 juta ton. Menurutnya, harga beras hingga hari ini cenderung stabil dan turun dari beberapa waktu sebelumnya.

Baca Juga: Perkuat Stabilitas Rupiah, BI Naikkan Suku Bunga ke 6,25%

"Hari ini Presiden memberikan arahan bahwa untuk harga di tingkat petani harus dijaga dengan baik. Sehingga memerintahkan Bapanas tentunya bersama Bulog untuk melakukan off take atau serap karena bulan April ini panennya setara beras 5,5 juta ton," jelasnya.

Kemudian, berkaitan dengan HET, Presiden Jokowi menurutnya menetapkan mengenai fleksibilitas harga seperti yang disampaikan beberapa waktu lalu.

"Jadi ada fleksibilitas harga antara tanggal 10 sampai dengan yang kemarin, tanggal 23, itu hari ini kita akan melakukan perpanjangan sampai 31 Mei tahun ini. Tapi dengan catatan kita juga akan harmonisasi sehingga peraturan badannya juga kita terapkan. Jadi hampir pasti angkanya untuk beras premium HET ada di Rp14.900," ungkapnya.

Baca Juga: Brigade Al-Qassam Siapkan Serangan Kejutan ke Israel

Khusus untuk beras medium menurutnya akan didiskusikan lagi. "Angkanya kurang lebih sekitar Rp 12.000-12.500," sambungnya.

Untuk jagung, lanjut Arief, harganya akan disesuaikan. Harga yang sebelumnya Rp4.200 per kg akan dinaikkan menjadi sekitar Rp5.000. "Dari sini kita ketahui bersama bahwa keberpihakan pemerintah tentunya terhadap petani dan peternak itu sangat tinggi," jelas Arief.

Arief menyebut pihaknya menyampaikan kepada masyarakat bahwa harga agro input beberapa komoditas meningkat. Maka, katanya, dengan sangat terpaksa harus disesuaikan.

"Dan satu lagi kita harus sampaikan kepada masyarakat utamanya konsumen bahwa memang dengan sangat terpaksa ini harus kita adjust. Karena agro input dari beberapa komoditas strategis ini juga meningkat. Jadi kita semua percaya bahwa peningkatan produksi akan berbanding dengan kesejahteraan petani dan peternak," ungkapnya.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bahan Pangan Masih Impor,...
Bahan Pangan Masih Impor, Siap-siap Hadapi Lonjakan Harga Imbas Rupiah Loyo
H-2 Lebaran, Harga Bahan...
H-2 Lebaran, Harga Bahan Pangan Meroket: Cabai Rawit Merah Rp131.000 per Kg, Daging Rp168.650
Puasa Belum Satu Pekan,...
Puasa Belum Satu Pekan, Ada Temuan Minyakita Dijual di Atas HET
Jelang Ramadan, Pemerintah...
Jelang Ramadan, Pemerintah Janji Pasokan Bahan Pokok Aman dan Harga Stabil
Bapanas Ancam Pemain...
Bapanas Ancam Pemain di Balik Kelangkaan Minyak Goreng
Beras SPHP 2026 Mulai...
Beras SPHP 2026 Mulai Disalurkan Februari, Masyarakat Bisa Beli hingga 25 Kg
Presiden Prabowo: Indonesia...
Presiden Prabowo: Indonesia Kini Dihormati Dunia karena Berhasil Swasembada Pangan
Pramono Pastikan Stok...
Pramono Pastikan Stok Pangan Jakarta Aman di Tengah Perang AS-Israel Vs Iran
BNPP Fasilitasi Pengiriman...
BNPP Fasilitasi Pengiriman Ikan ke Sarawak melalui PLBN Badau
Rekomendasi
Rencana Aksi Lagi di...
Rencana Aksi Lagi di Bundaran HI, Ketua BEM UI Ingin Dobrak Kemacetan Mobilitas Sosial
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan...
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan Haji 2026, Beri Catatan Ini untuk Tahun Depan
KPK Telusuri Dugaan...
KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus Kuota Haji dari Kemenag ke Pansus DPR
Berita Terkini
Maskapai China Spring...
Maskapai China Spring Airlines Resmi Mengudara di Indonesia, Buka Rute Seminggu 3 Kali
Indo Livestock 2026...
Indo Livestock 2026 Satukan Pelaku Industri dari 30 Negara, Perkuat Daya Saing Industri Peternakan RI
Indonesia-Australia...
Indonesia-Australia Kolaborasi Cetak Tenaga Ahli Butchery dan Food Safety
Strategi Moneter Dikritik...
Strategi Moneter Dikritik Banggar DPR, Begini Penjelasan BI Soal Menjaga Rupiah
Ancam Ritel dan Perbankan,...
Ancam Ritel dan Perbankan, Penipuan 'Gift Card' Digital Kian Sulit Terdeteksi
Bangun BRT Metropolitan...
Bangun BRT Metropolitan Cekungan Bandung, Brantas Abipraya Dukung Transformasi Transportasi
Infografis
5 Makanan Penurun Kolesterol...
5 Makanan Penurun Kolesterol Usai Lebaran yang Wajib Dicoba
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved