Urutan Nilai Tukar Mata Uang Negara Timur Tengah Terkecil hingga Terbesar 2024

Kamis, 25 April 2024 - 12:25 WIB
loading...
Urutan Nilai Tukar Mata...
Mata uang negara-negara di Timur Tengah memiliki nilai tukar bervariasi terhadap dolar Amerika Serikat (USD). FOTO/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Negara-negara di Timur Tengah memiliki mata uang yang nilai tukarnya bervariasi terhadap dolar Amerika Serikat (USD), dari mulai yang terkecil hingga terbesar. Nilai tukar adalah harga relatif suatu mata uang yang dinyatakan dalam mata uang lain.

Untuk mengukur rendah atau tingginya nilai tukar mata uang suatu negara, umumnya akan dibandingkan dengan dolar AS yang dianggap sebagai mata uang internasional.

Baca Juga: Bagaimana Perang Iran dan israel Mengubah Geopolitik Timur Tengah?

Nilai kurs tentu tidak selalu tetap, tetapi berubah-ubah. Ada banyak faktor yang memengaruhi kurs, antara lain neraca pembayaran, inflasi, suku bunga, neraca perdagangan, serta kebijakan pemerintah.

Urutan Nilai Tukar Mata Uang Negara Timur Tengah


1. Lebanon
1 Dolar AS = 89.432 Pound Lebanon

2. Iran
1 Dolar AS = 42.062 Rial Iran

3. Suriah
1 Dolar AS = 2.511 Pound Suriah

4. Irak
1 Dolar AS = 1.308 Dinar Irak

5. Yaman
1 Dolar AS = 250,43 Rial Yaman

6. Mesir
1 Dolar AS = 47,90 Pound Mesir

7. Turki
1 Dolar AS = 32,58 Lira Turki

8. Israel
1 Dolar AS = 3,78 Shekel

9. Arab Saudi
1 Dolar AS = 3,75 Riyal Saudi

10. Uni Emirat Arab
1 Dolar AS = 3,67 Dirham Uni Emirat Arab

11. Qatar
1 Dolar AS = 3,64 Riyal Qatar

12. Yordania
1 Dolar AS = 0,71 Dinar Yordania

13. Bahrain
1 Dolar AS = 0,38 Dinar Bahrain

14. Oman
1 Dolar AS = 0,38 Rial Oman

15. Kuwait
1 Dolar AS = 0,31 Dinar Kuwait

Itulah urutan nilai tukar mata uang negara Timur Tengah dari yang terkecil hingga yang terbesar. Perlu dicatat jika nilai tukar ini bisa saja berubah sewaktu-waktu.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Keok Meski BI...
Rupiah Keok Meski BI Rate Naik Lagi, Dolar AS Tembus Rp17.848
Lanjutkan Dedolarisasi,...
Lanjutkan Dedolarisasi, China dan Indonesia Buang Dolar Rp229,6 Triliun dalam 4 Bulan
Pembelian Dolar AS Diperketat,...
Pembelian Dolar AS Diperketat, BI Batasi Transaksi USD10 Ribu Mulai Juli 2026
Rupiah Hari Ini Ditutup...
Rupiah Hari Ini Ditutup Loyo ke Rp17.794 per Dolar AS, Intip Pemicunya
Tantang Dominasi Dolar...
Tantang Dominasi Dolar AS, China Perluas Penggunaan Yuan secara Global
Rupiah Hari Ini Kurang...
Rupiah Hari Ini Kurang Bertenaga di Posisi Rp17.762 per Dolar AS, Berikut Sebabnya
Suara Ledakan Terdengar...
Suara Ledakan Terdengar di Bandar Abbas dan Pulau Qeshm, Iran Segera Balas Serangan AS
AS Pertimbangkan Gunakan...
AS Pertimbangkan Gunakan Aset Iran untuk Biaya Rekonstruksi Negara-negara Teluk
Permukiman Prasejarah...
Permukiman Prasejarah Ditemukan di Gurun Yordania
Rekomendasi
Massa HMI MPO Datangi...
Massa HMI MPO Datangi Gedung DPR, Sampaikan Tuntutan Ini
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Test Drive Leapmotor...
Test Drive Leapmotor B10 Jakarta–Bandung: Pintar, Nyaman, tapi Ada Catatannya
Berita Terkini
Airlangga Jadikan Catatan...
Airlangga Jadikan Catatan MSCI Sebagai Amunisi Tuntaskan Reformasi Pasar Modal
Navigasi Kompleksitas...
Navigasi Kompleksitas Bisnis 2026, Grab For Business Dorong Pelaku Usaha Scale Smarter dan Execute Faster
Kemenhut Bangun Perekonomian...
Kemenhut Bangun Perekonomian Kehutanan Inklusif, Berkelanjutan, dan Kompetitif
IHSG Berakhir Merayap...
IHSG Berakhir Merayap Naik ke 6.177 Diwarnai Lompatan 353 Saham
Tips MotionTrade: Jangan...
Tips MotionTrade: Jangan Bagikan Kode OTP, Lindungi Keamanan Akun Investasi Anda!
OJK Respons Penilaian...
OJK Respons Penilaian MSCI ke Pasar Modal Indonesia: Tahan Status Emerging Market dengan Catatan
Infografis
5 Mata Uang Paling Lemah...
5 Mata Uang Paling Lemah di Dunia versi Forbes 2024
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved