Perusahaan China Beri Kebebasan Staf 'Cuti Tidak Bahagia' selama 10 Hari

Kamis, 25 April 2024 - 17:23 WIB
loading...
Perusahaan China Beri...
Perusahaan di China memberlakukan inisiatif yang tidak biasa yang disebut Cuti Tidak Bahagia. Kebijakan tesebut viral di media sosial. FOTO/iStock
A A A
JAKARTA - Dalam upaya memprioritaskan kesejahteraan karyawan dan mendorong keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi yang lebih sehat, sebuah perusahaan ritel di China telah memperkenalkan inisiatif yang tidak biasa yang disebut 'Cuti Tidak Bahagia'.

Yu Donglai, visioner di balik Pang Dong Lai, sebuah jaringan ritel terkemuka yang berlokasi di provinsi Henan, China, telah meluncurkan kebijakan yang memberikan kebebasan kepada para pekerjanya untuk mengambil cuti hingga 10 hari kerja sesuai dengan kebutuhan, demikian menurut sebuah laporan dari South China Morning Post dikutip Kamis (25/4/2024).

Baca Juga: AS Bikin Rencana Obrak-abrik Persahabatan China dengan Rusia, Ini Targetnya

Yu Donglai mengungkapkan komitmennya untuk memberikan otonomi kepada setiap staf untuk mengatur waktu mereka sendiri.

"Saya ingin setiap anggota staf memiliki kebebasan," tegasnya, sambil menekankan pentingnya mengakui dan mengatasi masa-masa ketidakbahagiaan. "Setiap orang pasti pernah merasa tidak bahagia, jadi jika Anda tidak bahagia, jangan datang ke tempat kerja," kata Yu dengan jujur.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
10 Negara Produsen Pertanian...
10 Negara Produsen Pertanian Terbesar di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
Gegara Ledakan AI, Industri...
Gegara Ledakan AI, Industri Cip Rp27.000 Triliun Jadi Medan Perang AS-China
Aktivitas Pabrik di...
Aktivitas Pabrik di China Memburuk, Sinyal Peringatan bagi Ekonomi Dunia
Daftar Negara dengan...
Daftar Negara dengan Cadangan Mineral Tanah Jarang Terbesar Dunia, Ada Tetangga Indonesia
12,9 Juta Siswa Ikuti...
12,9 Juta Siswa Ikuti Ujian Gaokao untuk Masuk Universitas di China
Imigrasi Semarang Bongkar...
Imigrasi Semarang Bongkar Praktik Love Scamming, Tangkap 4 WNA China
Ini Daftar Negara yang...
Ini Daftar Negara yang Hukum Mati dan Rampas Aset Koruptor, Bagaimana dengan Indonesia?
Rekomendasi
Ditetapkan Tersangka...
Ditetapkan Tersangka oleh KPK, Bupati Cilacap Syamsul Ajukan Praperadilan
Wujudkan Desa Mandiri,...
Wujudkan Desa Mandiri, BRI Peduli Dorong Wisata dan Edukasi Berbasis Masyarakat di Ketapanrame
Pulang Ibadah dari Tanah...
Pulang Ibadah dari Tanah Suci, Bolehkah Memakai Gelar Haji?
Berita Terkini
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
Infografis
10 Negara yang Paling...
10 Negara yang Paling Tidak Dikenal, dari Nauru hingga Tuvalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved