Nilai Ekonomi Digital RI Diproyeksi Capai Rp5.832 Triliun di 2030
Sabtu, 27 April 2024 - 07:00 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: China Murka Blinken Ancam Beijing soal Hubungan dengan Rusia
Gambaran ekonomi digital Indonesia tersebut sejalan dengan pesatnya kebutuhan pembiayaan digital saat ini. Jasmi mengatakan, tren kenaikan kebutuhan masyarakat mendorong penyediaan jasa keuangan terus berinovasi, mengembangkan produk atau bisnis model yang sejalan dengan penggunaan digital oleh masyarakat. "Seperti pembiayaan pembelian produk atau jasa melalui E-commerce," ujarnya.
Terkait dengan itu, kata dia, OJK selaku regulator terus mendorong kebijakan yang terbaik. Tujuannya menyeimbangkan aturan, pengawasan, dan perizinan sejalan dengan misi literasi keuangan.
"Dan mendukung konsumen yang optimal dan memitigasi hal yang timbul, serta mendukung pengembangan bisnis agar dapat memberikan kebermanfaatan yang optimal bagi masyarakat, industri, dan perekonomian Indonesia," tandasnya.
Gambaran ekonomi digital Indonesia tersebut sejalan dengan pesatnya kebutuhan pembiayaan digital saat ini. Jasmi mengatakan, tren kenaikan kebutuhan masyarakat mendorong penyediaan jasa keuangan terus berinovasi, mengembangkan produk atau bisnis model yang sejalan dengan penggunaan digital oleh masyarakat. "Seperti pembiayaan pembelian produk atau jasa melalui E-commerce," ujarnya.
Terkait dengan itu, kata dia, OJK selaku regulator terus mendorong kebijakan yang terbaik. Tujuannya menyeimbangkan aturan, pengawasan, dan perizinan sejalan dengan misi literasi keuangan.
"Dan mendukung konsumen yang optimal dan memitigasi hal yang timbul, serta mendukung pengembangan bisnis agar dapat memberikan kebermanfaatan yang optimal bagi masyarakat, industri, dan perekonomian Indonesia," tandasnya.
(fjo)
Lihat Juga :